Berita Terkini
Trending Tags

Cegah Insiden Serupa Al-Khoziny, Pemkab Ponorogo Siapkan Asesmen Bangunan Pesantren

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
  • visibility 42
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
DPUPKP ajak komunikasi dengan kemenag, ( foto: istimewa – sinergia)

Sinergia | Ponorogo – Pemerintah Kabupaten Ponorogo mulai menindaklanjuti langkah pencegahan terhadap potensi insiden bangunan roboh di lingkungan pesantren. Hal ini menyusul peristiwa robohnya gedung di salah satu pondok pesantren di Sidoarjo beberapa waktu lalu.

Melalui Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP), Pemkab Ponorogo menggelar pertemuan bersama Kementerian Agama (Kemenag) serta perwakilan pondok pesantren di Aula DPUPKP Ponorogo. Pertemuan tersebut membahas rencana asesmen terhadap kondisi fisik bangunan pesantren di wilayah Ponorogo.

Kepala Dinas PUPKP Ponorogo, Jamus, mengatakan asesmen akan difokuskan pada aspek kekuatan struktur bangunan, ventilasi, sistem kelistrikan, hingga kesiapsiagaan bencana. Menurutnya, langkah ini penting agar seluruh pondok pesantren di Ponorogo memenuhi standar keselamatan yang memadai.

 “Tujuan kami memastikan bangunan pesantren aman dan layak digunakan. Tidak hanya dari sisi struktur, tapi juga dari sistem pendukung keselamatan lainnya,” ujar Jamus.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Mutawakkil, K. Sunartip Fadlan, menyambut baik rencana tersebut. Ia menilai asesmen dari pemerintah menjadi bentuk kepedulian terhadap keselamatan para santri sekaligus membantu pesantren yang belum memahami standar teknis pembangunan.

“Langkah ini sangat positif. Banyak pesantren yang membangun dengan swadaya, kadang tanpa pendampingan teknis. Dengan adanya asesmen ini, kami bisa lebih memahami aspek keselamatan bangunan,” ujarnya.

Ke depan, hasil asesmen ini akan dijadikan dasar bagi pemerintah daerah untuk memberikan rekomendasi teknis pembangunan maupun perbaikan gedung pesantren di Ponorogo. Langkah tersebut diharapkan dapat mencegah terulangnya insiden serupa seperti yang terjadi di Sidoarjo.

Ega Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siswa Mulai Pulih, Dugaan Keracunan MBG di Ngawi Sisakan Trauma Orang Tua

    Siswa Mulai Pulih, Dugaan Keracunan MBG di Ngawi Sisakan Trauma Orang Tua

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Dugaan keracunan massal akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMKN 1 Sine, Kabupaten Ngawi, masih menyisakan kekhawatiran mendalam. Hingga Rabu malam (1/10/2025), sebagian siswa yang sempat dirawat di Puskesmas Ngrambe sudah diperbolehkan pulang. Dari 18 pasien, kini hanya beberapa yang masih menjalani perawatan karena kondisi lemas. Meski kondisi mulai membaik, […]

    Bagikan
  • Diduga Gegara Obat Nyamuk, Rumah Janda Lansia di Ngawi Hangus Terbakar

    Diduga Gegara Obat Nyamuk, Rumah Janda Lansia di Ngawi Hangus Terbakar

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Sebuah rumah di Desa Keniten, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, ludes terbakar pada Jumat (26/09/2025) pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu oleh obat nyamuk bakar yang masih menyala di kamar tidur. Rumah yang terbakar diketahui milik Painem (65), seorang janda lanjut usia yang sehari-hari bekerja sebagai buruh tani. […]

    Bagikan
  • DPRD Ponorogo Bakal Kawal Ketat Efisiensi Anggaran Pemkab Ponorogo

    DPRD Ponorogo Bakal Kawal Ketat Efisiensi Anggaran Pemkab Ponorogo

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Efisiensi anggaran yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mendapat pengawalan ketat dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ponorogo. Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno menegaskan pada tahap awal, Pemkab berhasil menghemat anggaran hingga Rp 21 miliar. Efisiensi ini dilakukan sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 dan Surat Edaran […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun dan TNI-Polri Gelar Kurve Bersihkan Sungai dan Pangkas Pohon Rawan Roboh

    Pemkot Madiun dan TNI-Polri Gelar Kurve Bersihkan Sungai dan Pangkas Pohon Rawan Roboh

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun bersama jajaran TNI-Polri menggelar aksi kerja bakti (kurve) di sejumlah titik pada Jumat (20/2/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut arahan Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) kepala daerah terkait penguatan kepedulian terhadap lingkungan. Aksi kurve dipusatkan di wilayah Kelurahan Mojorejo, Kecamatan Taman, Kota […]

    Bagikan
  • Petani Tenggelam di Sungai Ponorogo Ditemukan Meninggal pada Hari Kedua Pencarian

    Petani Tenggelam di Sungai Ponorogo Ditemukan Meninggal pada Hari Kedua Pencarian

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Seorang petani asal Desa Pengkol, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, ditemukan meninggal dunia setelah dilaporkan hanyut saat menyeberangi Sungai Keling. Korban bernama Bani (70), ditemukan pada Rabu (21/05/2025) sore dalam kondisi sudah tak bernyawa setelah dua hari proses pencarian intensif oleh tim SAR gabungan. Peristiwa nahas ini bermula saat korban hendak […]

    Bagikan
  • BPBD Sosialisasikan Mitigasi Bencana bagi Pelajar di Ponorogo

    BPBD Sosialisasikan Mitigasi Bencana bagi Pelajar di Ponorogo

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur bersama BPBD Ponorogo menggelar simulasi kebencanaan di SMKN 2 Ponorogo pada Kamis (13/02/2025). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan siswa dan tenaga pendidik dalam menghadapi bencana alam, terutama banjir, gempa bumi, dan kebakaran. Simulasi dimulai dengan skenario gempa bumi. Saat sirine berbunyi, para siswa dan guru […]

    Bagikan
expand_less