Berita Terkini
Trending Tags

Siswa Mulai Pulih, Dugaan Keracunan MBG di Ngawi Sisakan Trauma Orang Tua

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
  • visibility 92
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kecemasan orang tua yang menunggu anaknya pulih di puskesmas. Foto : Kusnanto

Sinergia | Ngawi – Dugaan keracunan massal akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMKN 1 Sine, Kabupaten Ngawi, masih menyisakan kekhawatiran mendalam. Hingga Rabu malam (1/10/2025), sebagian siswa yang sempat dirawat di Puskesmas Ngrambe sudah diperbolehkan pulang. Dari 18 pasien, kini hanya beberapa yang masih menjalani perawatan karena kondisi lemas.

Meski kondisi mulai membaik, banyak orang tua mengaku trauma dan memilih membekali anak mereka dari rumah. “Trauma mas, saya lebih baik bekali anak saya sendiri. Orang tua mana yang tidak waswas kalau begini,” tutur Rahmi, salah satu wali murid.

Hal serupa juga diungkapkan oleh para siswa yang sudah dipulangkan. Velita dan Widi, dua siswi kelas XI, mengaku kualitas makanan yang disajikan kala itu tidak layak konsumsi. “Sayurnya masih mentah, nasinya dingin dan keras, lauk ayam lada hitam bumbunya terlalu banyak,” kata Widi di depan Puskesmas Ngrambe.

Velita menambahkan, hampir satu kelas di sekolahnya ikut merasakan gejala serupa. “Banyak yang sakit perut, mual, pusing sampai diare. Bahkan satu kelas sampai dirawat di Puskesmas,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko, memastikan evaluasi menyeluruh akan segera dilakukan bersama penyedia makanan. “Kita akan koordinasi dengan semua pihak, apa saja yang perlu diperbaiki agar tidak menimbulkan masalah lagi,” jelasnya.

Meski begitu, Antok—sapaan akrab Dwi Rianto—menegaskan program MBG tidak bisa serta-merta dihentikan karena merupakan program nasional. Namun, ia memastikan penanganan kasus dugaan keracunan ini akan ditangani dengan serius.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Magetan Klaim Tak Lagi Kekurangan Guru, P3K Paruh Waktu Jadi Solusi

    Magetan Klaim Tak Lagi Kekurangan Guru, P3K Paruh Waktu Jadi Solusi

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Isu kekurangan guru yang selama bertahun-tahun menjadi persoalan nasional disebut telah teratasi di Kabupaten Magetan. Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, menegaskan bahwa pengangkatan guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) paruh waktu dalam jumlah besar membuat kebutuhan tenaga kependidikan terisi secara optimal. “Dengan adanya P3K paruh waktu, insya Allah tenaga kependidikan […]

    Bagikan
  • Disdukcapil Magetan Luncurkan Aplikasi “SI PAK HER”, Permudah Layanan Adminduk dari Rumah

    Disdukcapil Magetan Luncurkan Aplikasi “SI PAK HER”, Permudah Layanan Adminduk dari Rumah

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Magetan resmi meluncurkan inovasi layanan digital berupa aplikasi SI PAK HER (Sistem Pelayanan Administrasi Kependudukan Hemat, Efektif, dan Responsif). Aplikasi ini dihadirkan untuk mempermudah masyarakat dalam mengurus dokumen kependudukan tanpa harus datang langsung ke kantor pelayanan. Peluncuran aplikasi tersebut juga diiringi dengan hadirnya layanan […]

    Bagikan
  • Akses Jalan Nasional Trenggalek–Ponorogo Lumpuh Akibat Longsor, Ini Langkah Penanganannya

    Akses Jalan Nasional Trenggalek–Ponorogo Lumpuh Akibat Longsor, Ini Langkah Penanganannya

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Sinergia | Trenggalek – Akses jalan nasional Trenggalek–Ponorogo di Kilometer 16 hingga Rabu (4/3/2026) masih tertutup total akibat longsor yang dipicu runtuhan batu berukuran besar yang terjadi pada Selasa (3/3/2026) petang. Material berupa bongkahan batu dan tanah menutup seluruh badan jalan, menyebabkan jalur strategis penghubung dua kabupaten tersebut lumpuh total. Penutupan jalur nasional ini berdampak […]

    Bagikan
  • Wujudkan Generasi Berakhlak, 2.000 Siswa di Kota Madiun Diwisuda Khatam Al-Qur’an

    Wujudkan Generasi Berakhlak, 2.000 Siswa di Kota Madiun Diwisuda Khatam Al-Qur’an

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebanyak 2.000 siswa tingkat SD dan SMP di Kota Madiun mengikuti wisuda khatam Al-Qur’an, Rabu (05/11/205) di kawasan Pahlawan Religi Center (PRC). Kegiatan tersebut menjadi bentuk apresiasi dari Pemerintah Kota Madiun kepada para pelajar yang telah berhasil menuntaskan bacaan 30 juz Al-Qur’an. Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun, Lismawati, mengatakan kegiatan […]

    Bagikan
  • Dewa 19 Bakal Guncang Ponorogo pada Penutupan Peringatan Hari Jadi ke-529

    Dewa 19 Bakal Guncang Ponorogo pada Penutupan Peringatan Hari Jadi ke-529

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kabar menggembirakan bagi para Baladewa di Ponorogo. Grup musik legendaris Dewa 19 direncanakan akan tampil di Bumi Reog untuk memeriahkan peringatan Hari Jadi ke-529 Kabupaten Ponorogo. Informasi ini beredar luas di media sosial dalam beberapa hari terakhir, dan kini telah dikonfirmasi langsung oleh Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko. Ia menyatakan telah […]

    Bagikan
  • Polemik PAW DPRD Magetan, Kuasa Hukum Gus Wahid Tuding Ketua Dewan Langgar Prosedur dan Bertindak Sepihak!

    Polemik PAW DPRD Magetan, Kuasa Hukum Gus Wahid Tuding Ketua Dewan Langgar Prosedur dan Bertindak Sepihak!

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Magetan yang melibatkan Nur Wakhid atau Gus Wahid kembali memanas di tengah proses hukum. Kuasa hukum penggugat, Sumadi, menuding Ketua DPRD Magetan mengambil langkah sepihak dalam pengajuan PAW tanpa mengikuti prosedur yang diatur oleh perundang-undangan. Tudingan ini dilontarkan Sumadi usai pelaksanaan mediasi ketiga dalam […]

    Bagikan
expand_less