Danrem 081/DSJ Tinjau Rencana Pemasangan 3 Titik Jembatan Armco di Blitar
- account_circle Kriswanto
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 14
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Blitar – Upaya meningkatkan aksesibilitas dan mendukung aktivitas masyarakat di wilayah pedesaan terus dilakukan. Komandan Korem (Danrem) 081/Dhirotsaha Jaya, Kolonel Arm Untoro Hariyanto, meninjau langsung tiga lokasi yang direncanakan menjadi titik pemasangan Jembatan Armco di Kabupaten Blitar, Selasa (11/3/2026).
Tiga lokasi tersebut berada di Desa Pagergunung, Kecamatan Kesamben; Desa Kedungbunder, Kecamatan Sutojayan; serta Desa Kebonduren, Kecamatan Ponggok. Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi lapangan sekaligus memastikan kesesuaian lokasi dengan rencana pembangunan jembatan.
Dari hasil peninjauan tersebut, Kolonel Untoro menyampaikan bahwa hanya satu lokasi yang dinilai paling memungkinkan untuk pemasangan Jembatan Armco, yakni di Desa Kedungbunder.
“Dari hasil peninjauan tadi, hanya lokasi di Desa Kedungbunder yang layak dipasang Jembatan Armco. Sedangkan dua lokasi lainnya akan kami ajukan kembali untuk dibangun jembatan jenis gantung dan konvensional melalui program Jembatan Perintis Garuda,” ujarnya usai meninjau lokasi.

Menurutnya, pembangunan jembatan sangat penting untuk memperlancar mobilitas masyarakat, terutama di wilayah yang masih memiliki keterbatasan akses. Infrastruktur tersebut juga diharapkan mampu mendukung kegiatan ekonomi warga.
Ia menambahkan, pembangunan jembatan merupakan bagian dari upaya TNI Angkatan Darat dalam membantu pemerintah mempercepat pemerataan pembangunan di daerah.
Melalui program tersebut, TNI AD juga ingin terus hadir di tengah masyarakat dan berkontribusi dalam mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi warga, khususnya terkait akses transportasi.
“Harapannya, keberadaan jembatan ini nantinya dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik untuk aktivitas ekonomi, pertanian, pendidikan, maupun kegiatan sosial lainnya,” kata Untoro. (krs)
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Diez







