Berita Terkini
Trending Tags

Sejumlah Sekolah di Ponorogo Belum Menerapkan Perda KTR

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
  • visibility 54
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Plt Sekretaris Dinkes Ponorogo, Anik Setyarini saat di wawancarai awak media, Patria – Sinergia

Sinergia | Kab. Ponorogo – Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo masih menemukan sejumlah sekolah yang belum menerapkan Peraturan Daerah (Perda) No. 4/2024 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Padahal, regulasi tersebut telah disahkan oleh DPRD dan Pemkab Ponorogo sejak Juli 2024 lalu.

Plt Sekretaris Dinkes Ponorogo, Anik Setyarini menjelaskan 86 persen lembaga pendidikan di Bumi Reog telah menerapkan aturan tersebut. Dinkes mendorong agar seluruh sekolah segera menyesuaikan diri dengan Perda tersebut.

“Dari total 1.038 sekolah, mulai SD, SMP, SMA, maupun sederajat, baik negeri, swasta, maupun di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag), yang sudah menerapkan KTR baru 897 sekolah,” ujarnya, Senin (17/02/2025).

Salah satu kendala dalam penerapan Perda ini, lanjut Anik, adalah keberadaan tamu yang masih merokok di lingkungan sekolah. Meski larangan sudah terpasang di sejumlah papan pengumuman, pihak sekolah masih kesulitan menegur karena alasan ewuh pekewuh (tidak enak hati).

“Selain itu, kantin sekolah juga dilarang menjual rokok maupun menampilkan iklan rokok di lingkungan pendidikan. Selain sekolah, aturan KTR juga berlaku di tujuh kawasan lainnya, termasuk fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes)” imbuhnya.

Meski begitu, Anik memastikan bahwa seluruh fasyankes di Ponorogo sudah menerapkan aturan tersebut. Ia menegaskan, di sekolah dan fasyankes, tidak boleh ada ruang khusus merokok.

“Jadi di dua kawasan ini harus benar-benar bebas rokok. Tidak boleh ada tempat merokok sama sekali,” katanya.

Lima kawasan lain yang wajib menerapkan KTR masih diperbolehkan menyediakan smoking area. Salah satunya adalah gedung pemerintahan, dengan syarat ruangan khusus merokok harus berada di luar gedung dan diberi tanda yang jelas.

Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kualitas dan Nilai Gizi Menu MBG Kerap Diprotes Warga, Ini Langkah Pemkot Madiun

    Kualitas dan Nilai Gizi Menu MBG Kerap Diprotes Warga, Ini Langkah Pemkot Madiun

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menuai sorotan dari masyarakat. Di Kota Madiun, sejumlah orang tua siswa penerima manfaat mempertanyakan kelayakan menu yang diberikan dalam program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut. Keluhan yang muncul sebagian besar berkaitan dengan kualitas bahan baku dan kesesuaian menu dengan anggaran yang beredar di masyarakat. […]

    Bagikan
  • Udara Dingin di Magetan Bukan Karena Apelion, BMKG Jelaskan Penyebab Sebenarnya

    Udara Dingin di Magetan Bukan Karena Apelion, BMKG Jelaskan Penyebab Sebenarnya

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Udara dingin yang menyelimuti Kabupaten Magetan dan sejumlah wilayah di Selatan Indonesia dalam beberapa hari terakhir menarik perhatian warga. Suhu udara terasa jauh lebih sejuk dibandingkan bulan-bulan sebelumnya, bahkan pada siang hari. Sementara saat malam dan dini hari, hawa dingin semakin menusuk tulang. Banyak masyarakat mengaitkan fenomena ini dengan Apelion, yaitu […]

    Bagikan
  • Puluhan Siswa di Kedunggalar Ngawi Keracunan Usai Santap MBG

    Puluhan Siswa di Kedunggalar Ngawi Keracunan Usai Santap MBG

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, kembali menjadi sorotan. Hal ini setelah puluhan siswa SD dan SMP mengalami gangguan kesehatan usai menyantap menu yang dibagikan pada Rabu (26/11/2025). Para siswa mengeluhkan sakit perut, mual, hingga sesak napas tak lama setelah makan yang memicu kepanikan di lingkungan sekolah. […]

    Bagikan
  • Pemprov Jatim Kucurkan Bansos Rp. 5,9 Miliar untuk Warga Kabupaten Madiun

    Pemprov Jatim Kucurkan Bansos Rp. 5,9 Miliar untuk Warga Kabupaten Madiun

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengucurkan anggaran sebesar Rp. 5,9 miliar untuk bantuan sosial (Bansos) dan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) bagi masyarakat Kabupaten Madiun pada tahun 2025. Dana tersebut ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan serta memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar […]

    Bagikan
  • Stabilisasi Harga Kebutuhan Pokok, Polres Magetan Gelar Gerakan Pangan Murah di Desa-Desa,

    Stabilisasi Harga Kebutuhan Pokok, Polres Magetan Gelar Gerakan Pangan Murah di Desa-Desa,

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di Kabupaten Magetan kembali diperkuat oleh Polres Magetan melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM). Program ini digelar dengan menggandeng Perum Bulog dan Badan Pangan Nasional (BPN) sebagai langkah nyata dalam pengendalian inflasi sekaligus memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat. Berbeda dari kegiatan pasar murah konvensional, […]

    Bagikan
  • PDAM Kab. Madiun Segera Punya Direktur Baru, Berikut Lima Nama Kandidat

    PDAM Kab. Madiun Segera Punya Direktur Baru, Berikut Lima Nama Kandidat

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Proses seleksi direksi baru Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Dharma Purabaya Kabupaten Madiun memasuki babak akhir. Panitia Seleksi telah merilis nama-nama kandidat yang lolos tahap administrasi untuk masa jabatan 2025–2030. Dari daftar yang diumumkan, sejumlah peserta diketahui mendaftar lebih dari satu posisi. Namun, nama Pelaksana Tugas (Plt) Direktur […]

    Bagikan
expand_less