Berita Terkini
Trending Tags

Demo GMNI dan PMII Batal, Polri-TNI Tetap Jaga Ketat DPRD dan Puspem Mejayan

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
  • visibility 28
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Polri-TNI Jaga Ketat Gedung DPRD dan Puspem Mejayan, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Demo GMNI dan PMII Batal, Polri-TNI Tetap Jaga Ketat DPRD dan Puspem Mejayan

Sinergia | Kab. Madiun – Ratusan personel gabungan Polri dan TNI tetap disiagakan di dua lokasi vital Kabupaten Madiun, Senin (1/9/2025), meski rencana aksi demonstrasi Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dibatalkan.

Pengamanan ketat dilakukan di Gedung DPRD Kabupaten Madiun dan Pusat Pemerintahan (Puspem) Mejayan. 

“Menyikapi situasi kamtibmas terkini, kami melaksanakan pengamanan objek vital agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Kasi Humas Polres Madiun Iptu Anita Diyah Puspitosari, Senin pagi.

Image Not Found
Polri-TNI Jaga Ketat Gedung DPRD dan Puspem Mejayan, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Hingga pukul 10.00 WIB, tidak terlihat adanya aksi mahasiswa maupun masyarakat di dua lokasi tersebut. Namun, sistem pengamanan berlapis tetap diberlakukan sebagai langkah antisipasi. Menurut Iptu Anita, kondisi Madiun saat ini terbilang aman dan kondusif, dengan masyarakat yang dinilai mampu menjaga kerukunan.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Madiun menerbitkan surat edaran Nomor 800/3079/402.201/2025 yang ditandatangani Sekda Tontro Pahlawanto. Surat tersebut mengatur langkah pengamanan internal ASN mulai 1 September 2025, di antaranya:

1. Pegawai ASN memakai pakaian bebas rapi selama jam kerja;

2. Apel bersama di halaman Kantor Bupati Madiun ditiadakan;

3. Kendaraan dinas berpelat merah tidak digunakan sementara;

4. Kepala perangkat daerah wajib mensosialisasikan kebijakan ini ke seluruh unit kerja;

5. Ketentuan berlaku sampai ada kebijakan baru.

Edaran ini dikeluarkan menyusul situasi keamanan di sejumlah daerah Jawa Timur yang dinilai kurang kondusif.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Madiun Tekankan Pembangunan Berkelanjutan, Fokus Pendidikan dan SDM

    Wali Kota Madiun Tekankan Pembangunan Berkelanjutan, Fokus Pendidikan dan SDM

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun melaksanakan Forum Konsultasi Publik (FKP) Rencana Awal (Ranwal) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025-2030 serta Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) rancangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026 Ke di Asrama Haji Kota Madiun, Kamis (20/03/2025). Kegiatan ini turut dihadiri jajaran DPRD Kota Madiun, OPD hingga […]

    Bagikan
  • Upacara HUT Kemerdekaan RI Ke 80 di Jiwan Madiun, Berdoa Agar Pemimpin Amanah Tanpa Cela

    Upacara HUT Kemerdekaan RI Ke 80 di Jiwan Madiun, Berdoa Agar Pemimpin Amanah Tanpa Cela

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-80, berlangsung cukup meriah di lapangan Desa Jiwan Kec Jiwan, Kab Madiun, Minggu (17/08/2025). Usai acara kegiatan diselingi beberapa suguhan menarik seperti drama kolosal. Seperti diketahui, upacara peringatan hari Kemerdekaan RI randown acara tersusun sangat detail. Salah satu cukup krusial adalah pembacaan doa. Petugas pembaca […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Perketat Pengamanan Jalur PSHW-TM Saat Suran Agung 2025

    Polres Madiun Perketat Pengamanan Jalur PSHW-TM Saat Suran Agung 2025

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Perayaan Suran Agung 2025, Kepolisian Resor (Polres) Madiun memperketat pengamanan di sejumlah titik strategis yang menjadi jalur pergerakan rombongan dari Persaudaraan Setia Hati Winongo (PSHW) pada Minggu ( 6/7/2025). Kapolres Madiun, AKBP Mohammad Zainur Rofik, mengungkapkan bahwa ratusan personel disiagakan untuk mengawal dan mengamankan jalannya kegiatan, terutama menjelang puncak acara. Fokus […]

    Bagikan
  • Pernikahan Aktivis Walhi Jateng Berjalan Lancar di Madiun, Pemdes Randualas Pastikan Sesuai Prosedur

    Pernikahan Aktivis Walhi Jateng Berjalan Lancar di Madiun, Pemdes Randualas Pastikan Sesuai Prosedur

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Prosesi pernikahan aktivis lingkungan Jawa Tengah, Adetya Pramandira atau Dera, dengan Fathul Munif berlangsung lancar di Dukuh Seloaji, Dusun Slaji, Desa Randualas, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Kamis (11/12/2025). Pemerintah desa memastikan seluruh rangkaian acara digelar sesuai ketentuan. Kasi Kesejahteraan Rakyat Desa Randualas, Suratno, menyampaikan bahwa akad nikah hingga doa bersama berjalan […]

    Bagikan
  • Danrem 081/DSJ Apresiasi Ketahanan Pangan Terpadu di Trenggalek

    Danrem 081/DSJ Apresiasi Ketahanan Pangan Terpadu di Trenggalek

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Sinergia | Trenggalek – Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto memuji lahan ketahanan pangan terpadu di Trenggalek. Ia menyebut, semuanya sudah terintegrasi dengan baik. “Tadi kita lihat ketahanan pangan terpadu di Trenggalek ini sudah bagus, dalam satu komplek ada padinya, ada buah, sayur-sayuran, kemudian ada ikan, sapi, dan juga kambing, semua sudah terintegrasi dengan baik […]

    Bagikan
  • Pasar Gula Macet, Petani Tebu Madiun Menjerit 13 Minggu Tak Terbayar

    Pasar Gula Macet, Petani Tebu Madiun Menjerit 13 Minggu Tak Terbayar

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Memasuki panen raya tebu, ratusan petani di Kabupaten Madiun terancam bangkrut karena tidak menerima pembayaran hasil panen selama 13 minggu. Sejak Juli 2025, gula petani tak terserap pasar akibat stok melimpah dan mandeknya program penyerapan pemerintah. “Petani tebu setengah mati tidak bisa hidup karena gula tidak laku. Sudah 13 minggu […]

    Bagikan
expand_less