Berita Terkini
Trending Tags

Ponorogo Masuk 10 Besar Penghasil Padi Jatim, Pemkab Dukung Swasembada Pangan Nasional

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
  • visibility 279
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita, Foto: Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo menunjukkan kontribusi nyata dalam mendukung program swasembada pangan nasional yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto. Kabupaten yang dikenal sebagai Bumi Reog ini tercatat masuk 10 besar daerah penghasil padi di Jawa Timur. Meski dihadapkan pada luas lahan pertanian yang relatif lebih kecil dibandingkan kabupaten lain.

Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita, menyebut capaian tersebut merupakan hasil kerja keras petani serta dukungan kebijakan pemerintah daerah.

“Alhamdulillah, swasembada pangan di Ponorogo berjalan baik. Petani kita luar biasa. Ponorogo masuk 10 besar penghasil padi di Jawa Timur dan juga surplus,” ujar Lisdyarita, yang akrab disapa Bunda Lisdyarita, Kamis (8/1/2026).

Menurutnya, Pemkab Ponorogo terus melakukan berbagai upaya untuk menjaga keberlanjutan swasembada pangan. Salah satu fokus utama adalah regenerasi petani, dengan mendorong keterlibatan generasi muda.

“Kami lakukan regenerasi petani. Milenial dan Gen Z harus mau terjun ke sektor pertanian agar swasembada pangan ini bisa terus bertahan,” tegasnya.

Berdasarkan data Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dipertahankan), luas tanam padi di Ponorogo mencapai sekitar 78 ribu hektare per tahun, dengan rata-rata produktivitas 6,5 hingga 7 ton per hektare.

Capaian tersebut menjadikan Ponorogo tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangan daerah, tetapi juga mengalami surplus produksi padi.

Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Dipertahankan Ponorogo, Tri Budi Widodo, menyebut jika angka tersebut dihitung secara sederhana, hasil panen padi Ponorogo sangat signifikan.

“Silakan dihitung sendiri, 78 ribu hektare dikali 7 ton per hektare. Itu hasil padi Ponorogo selama satu tahun,” ujarnya.

Tingginya produktivitas padi di Ponorogo ditopang oleh pola tanam yang berbeda di tiap wilayah. Di wilayah barat dan utara, petani mampu menanam padi tiga hingga empat kali dalam setahun, sementara wilayah selatan rata-rata dua hingga tiga kali tanam. Panen raya pun terjadi beberapa kali dalam setahun, terutama pada Januari dan Juni, dengan panen serempak di sejumlah kecamatan.

Meski memiliki keterbatasan luas lahan, inovasi pertanian yang diterapkan petani Ponorogo terbukti mampu meningkatkan hasil produksi. Salah satunya adalah metode persemaian di halaman rumah, yang kini menjadi rujukan daerah lain.

Bahkan, sejumlah kabupaten seperti Bojonegoro dan Pasuruan datang langsung ke Ponorogo untuk mempelajari dan mengadopsi inovasi tersebut.

Selain itu, Pemkab Ponorogo juga terus memperkuat program pendukung swasembada pangan, di antaranya program listrik masuk sawah.

“Program ini memungkinkan petani tetap berproduksi saat musim kemarau, sehingga aktivitas pertanian tidak terhenti,” pungkas Tri Budi Widodo. Dengan berbagai capaian tersebut, Ponorogo optimistis dapat terus berkontribusi dalam mewujudkan swasembada pangan nasional, sejalan dengan visi dan kebijakan pemerintah pusat.(ega).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPR Bank Daerah Kota Madiun Bangkit, Wali Kota Maidi Berikan Apresiasi Tinggi

    BPR Bank Daerah Kota Madiun Bangkit, Wali Kota Maidi Berikan Apresiasi Tinggi

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kebangkitan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) BPR Bank Daerah Kota Madiun dari masa sulit mendapat perhatian dan apresiasi langsung dari Wali Kota Madiun, Maidi. Setelah sempat mengalami keterpurukan, kini kinerja BPR mulai menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. “Perkembangannya cukup signifikan, dan saya sangat mengapresiasi kerja keras seluruh tim BPR,” ujar Wali Kota […]

    Bagikan
  • Reog dan Jaran Thek Perempuan Semarakan Hari Ibu di Ponorogo

    Reog dan Jaran Thek Perempuan Semarakan Hari Ibu di Ponorogo

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Peringatan Hari Ibu di Kabupaten Ponorogo berlangsung berbeda dari biasanya. Pemerintah Kabupaten Ponorogo menggelar upacara yang dirangkai dengan pertunjukan Reog Ponorogo dan Jaran Thek, yang seluruh pemainnya merupakan perempuan. Penampilan kesenian tradisional tersebut menyita perhatian peserta upacara dan masyarakat. Atraksi ini sengaja ditampilkan sebagai bentuk penghormatan sekaligus penegasan peran perempuan dalam […]

    Bagikan
  • 11 Warga Catatkan Aliran Kepercayaan di KTP Sepanjang 2025

    11 Warga Catatkan Aliran Kepercayaan di KTP Sepanjang 2025

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sepanjang tahun 2025 ini, sebanyak 11 warga Kabupaten Madiun memilih mencatatkan aliran kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa (YME) dalam KTP mereka. Data itu disampaikan oleh Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Dispendukcapil Kabupaten Madiun, Sayogyo. Ia menegaskan bahwa pencatatan aliran kepercayaan merupakan hak setiap warga negara yang dijamin […]

    Bagikan
  • DPRD-Pemkot Madiun Sepakati Empat Raperda jadi Perda, Landasan Hukum untuk Pelayanan Masyarakat

    DPRD-Pemkot Madiun Sepakati Empat Raperda jadi Perda, Landasan Hukum untuk Pelayanan Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun menggelar rapat paripurna dengan agenda penetapan empat rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (Perda) Jumat (19/09/2025). Adapun dua Raperda inisiatif DPRD Kota Madiun yakni Raperda tentang Pemberdayaan Organisasi Kemasyarakatan dan Raperda tentang Kerja Sama Daerah. Sementara itu, dua Raperda usulan Pemkot Madiun […]

    Bagikan
  • Viral Nota Mahal di Telaga Sarangan, Wisatawan Keluhkan Harga Tak Wajar

    Viral Nota Mahal di Telaga Sarangan, Wisatawan Keluhkan Harga Tak Wajar

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 385
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Telaga Sarangan Magetan Jawa Timur kembali menjadi perbincangan publik. Bukan soal keindahan alamnya, namun harga makanan minuman yang dinilai tidak wajar. Hal itu pun viral di media social usai salah satu wisatawan membagikan pengalaman tidak menyenangkan yang dirasakan saat bertransaksi di salah satu warung sekitar telaga di lereng Gunung Lawu tersebut. […]

    Bagikan
  • Mudik Lebaran 2026 Lebih Mudah! Jasa Marga Kenalkan Aplikasi Travoy untuk Pantau Lalu Lintas Tol Real-Time

    Mudik Lebaran 2026 Lebih Mudah! Jasa Marga Kenalkan Aplikasi Travoy untuk Pantau Lalu Lintas Tol Real-Time

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 346
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menghadapi lonjakan arus mudik dan balik Lebaran 2026, PT Jasa Marga melalui anak usahanya, Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK), mulai mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital untuk membantu para pengguna jalan tol. Salah satu inovasi yang disosialisasikan adalah penggunaan aplikasi Travoy sebagai panduan perjalanan selama musim mudik maupun balik lebaran. Direktur Utama […]

    Bagikan
expand_less