Berita Terkini
Trending Tags

Pernikahan Aktivis Walhi Jateng Berjalan Lancar di Madiun, Pemdes Randualas Pastikan Sesuai Prosedur

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
  • visibility 130
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Prosesi pernikahan aktivis lingkungan Jawa Tengah berlangsung lancar di Desa Randualas, Kec.Kare, Kab.Madiun, Foto: Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab.Madiun – Prosesi pernikahan aktivis lingkungan Jawa Tengah, Adetya Pramandira atau Dera, dengan Fathul Munif berlangsung lancar di Dukuh Seloaji, Dusun Slaji, Desa Randualas, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Kamis (11/12/2025). Pemerintah desa memastikan seluruh rangkaian acara digelar sesuai ketentuan.

Kasi Kesejahteraan Rakyat Desa Randualas, Suratno, menyampaikan bahwa akad nikah hingga doa bersama berjalan tertib tanpa hambatan.

“Pernikahan Dera dan Munif berjalan aman dari awal hingga selesai. Tidak ada persoalan ataupun gangguan,” kata Suratno.

Acara dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dan rampung tanpa kendala. Ia menegaskan tidak ada pemeriksaan tambahan ataupun prosedur khusus yang memengaruhi jalannya prosesi.

“Semua lancar, tidak ada kemacetan maupun hambatan lain,” ujarnya.

Suratno menambahkan bahwa keduanya kini sah berstatus suami istri. Ia juga menyebut pernikahan sebelumnya telah dilakukan di Jakarta. Mengenai proses hukum yang membelit kedua mempelai, pihak desa mengaku tidak memiliki informasi lebih jauh.

“Untuk urusan hukum saya tidak tahu. Tugas saya hanya mengurus pelaksanaan pernikahan,” jelasnya.

Berdasarkan pantauan dilokasi prosesi akad turut dihadiri keluarga besar kedua mempelai dari Semarang maupun Madiun. Salah satu anggota keluarga yang enggan disebut namanya menyebutkan bahwa pasangan tersebut telah memperoleh surat penangguhan penahanan untuk menjalankan pernikahan sederhana tersebut.

Dera dan Munif merupakan aktivis lingkungan dan HAM dari Semarang yang tengah diproses hukum oleh Polrestabes Semarang. Keduanya dijerat UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) serta Pasal 160 KUHP terkait unggahan di media sosial mengenai gelombang aksi pada Agustus 2025.

Mereka ditangkap puluhan polisi di sebuah rumah kos di Tlogosari, Pedurungan, Semarang, pada 27 November 2025. Penahanan keduanya memicu perhatian publik dan dukungan luas dari berbagai kalangan.

Tercatat lebih dari 200 orang mengajukan permohonan penangguhan penahanan, termasuk tokoh agama, akademisi, serta masyarakat sipil. Di antara para penjamin terdapat dua tokoh nasional, Alissa Wahid dan Inayah Wahid, putri Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Keduanya merupakan bagian dari Jaringan Gusdurian.

Dera diketahui bekerja sebagai staf advokasi dan pengorganisasian rakyat di Walhi Jawa Tengah. Sementara Munif dikenal sebagai aktivis Aksi Kamisan di Semarang.

Meski berada dalam proses hukum, pernikahan keduanya tetap dapat dilaksanakan di Madiun, kampung halaman keluarga mempelai perempuan. (Tov/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ratusan KKS Belum Terbagi, Dinsos Ponorogo Pacu Penyelesaian Penyaluran

    Ratusan KKS Belum Terbagi, Dinsos Ponorogo Pacu Penyelesaian Penyaluran

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Program penyaluran Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di Kabupaten Ponorogo terus berprogres. Namun masih menyisakan sejumlah kendala di lapangan. Hingga pertengahan Oktober ini, dari total 8.214 kartu tahap pertama, sebanyak 6.919 KKS telah dibagikan kepada penerima manfaat. Sementara 1.295 kartu dilaporkan belum terdistribusi. Dinas Sosial Kabupaten Ponorogo menyebutkan berbagai faktor menjadi penyebab […]

    Bagikan
  • Kayu Limbah Disulap Jadi Kerajinan Antik Bernilai Seni Tinggi

    Kayu Limbah Disulap Jadi Kerajinan Antik Bernilai Seni Tinggi

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kayu limbah yang kerap diabaikan banyak orang disulap menjadi kerajinan antik bernilai seni tinggi di tangan Heri Ismakut, warga Desa Mojomati, Kecamatan Jetis, Ponorogo. Dengan teknik ukir tradisional dan pewarnaan khas tempo dulu, karya-karya Heri tidak hanya memperkenalkan kembali seni lama yang nyaris punah, tetapi juga memiliki nilai ekonomi tinggi. […]

    Bagikan
  • Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata Rutin Ikuti Kajian Ba’dha Sholat Fardhu

    Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata Rutin Ikuti Kajian Ba’dha Sholat Fardhu

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Sinergia | Makkah – Tidak ada waktu luang yang disia-siakan Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata selama di Tanah Suci Makkah. Berbagai kegiatan pun diikuti guna mengisi waktu seperti menyimak kajian di Mushola hotel. Kajian ini rutin dilaksanakan usai waktu sholat Fardhu. Kajian ini tidak hanya diikuti jemaah Sindo Wisata, namun juga jemaah haji dari travel […]

    Bagikan
  • PKB Magetan Siapkan Muscab, Penjaringan Calon Pengurus Masih Berlangsung

    PKB Magetan Siapkan Muscab, Penjaringan Calon Pengurus Masih Berlangsung

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Magetan tengah mempersiapkan pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) yang direncanakan berlangsung pada awal April 2026. Agenda ini menjadi momentum penting bagi partai untuk menentukan kepengurusan baru di tingkat kabupaten. Ketua DPC PKB Magetan, Suratno menyampaikan, jika tidak ada perubahan jadwal, Muscab PKB Magetan […]

    Bagikan
  • Teknisi WiFi Ditemukan Tewas di Atap Rumah Warga Magetan, Diduga Alami Serangan Jantung

    Teknisi WiFi Ditemukan Tewas di Atap Rumah Warga Magetan, Diduga Alami Serangan Jantung

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Seorang teknisi jaringan internet ditemukan tewas di atas atap rumah warga di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Senin (30/3/2026) sore. Korban diduga meninggal dunia akibat serangan jantung saat melakukan perbaikan kabel WiFi seorang diri. Korban diketahui bernama Lukmanto (48), warga Madiun. Ia saat itu tengah memperbaiki jaringan internet di rumah milik Sumadi, […]

    Bagikan
  • 14 ASN Lolos Seleksi Administrasi JPTP Pemkab Madiun, Ada Camat, Kepala Sekolah, Hingga Kalaksa BPBD

    14 ASN Lolos Seleksi Administrasi JPTP Pemkab Madiun, Ada Camat, Kepala Sekolah, Hingga Kalaksa BPBD

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak 14 Aparatur Sipil Negara (ASN) dinyatakan lolos seleksi administrasi pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Madiun. Pengumuman hasil seleksi terbuka dan kompetitif itu tercantum dalam surat Panitia Seleksi Nomor 09/402.201/PANSEL/2025 yang diunggah di laman resmi BKPSDM Kabupaten Madiun, Jumat (05/09/2025). Formasi jabatan yang diperebutkan meliputi […]

    Bagikan
expand_less