Berita Terkini
Trending Tags

DLHP Magetan Mendapat Teguran KLHK, Disebut Pengelolaan Sampah Masih Open Dumping

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
  • visibility 178
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gunungan sampah yang berada di TPA sekitaran Kabupaten Magetan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memberikan perhatian serius terhadap pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di berbagai daerah yang masih menerapkan sistem open dumping. Sebanyak 343 pemerintah kabupaten/kota telah menerima surat teguran, termasuk Kabupaten Magetan, Jawa Timur, yang disebut masih menjalankan sistem tersebut.

Namun, klaim itu dibantah oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan (DLHP) Kabupaten Magetan, Saif Muchlisun. Ia menegaskan bahwa TPA di Magetan telah menerapkan sistem controlled landfill, bukan open dumping seperti yang dinyatakan KLHK.

“Kita juga dapat teguran terkait pengelolaan yang menurut pusat masih open dumping, padahal kita sudah controlled landfill. Ini sedang kami komunikasikan dengan pusat, karena di Magetan setiap sebulan sekali lahan di TPA ditutup tanah. Itu termasuk sistem controlled landfill,” tegas Saif, Rabu (14/05/2025).

Lebih lanjut, Saif menjelaskan bahwa di tingkat masyarakat, sudah terbentuk kelompok swadaya masyarakat (KSM) yang turut mengelola sampah. Kegiatan pengambilan sampah dilakukan setiap hari, bahkan hingga malam hari.

“Kondisi di lapangan bisa disaksikan sendiri, TPA bersih dan terkendali, termasuk sampah yang dikelola masyarakat,” tambahnya.

Meski demikian, pihak DLHP mengakui bahwa pengelolaan gas metan dari TPA belum maksimal. Gas metan belum sepenuhnya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar, dan masih terdapat beberapa titik kebocoran air lindi yang kini telah ditangani.

“Gas metan juga sudah mulai kami kelola. Untuk lindi, memang ada beberapa kebocoran, tapi sudah kami tutup,” ungkap Saif.

Menanggapi teguran dari KLHK, DLHP Magetan telah mengirimkan surat klarifikasi. Dalam surat tersebut ditegaskan bahwa pengelolaan sampah di Magetan menggunakan sistem controlled landfill, bukan open dumping.

Saif juga menambahkan, Pemkab Magetan tengah mempersiapkan pengembangan pengelolaan di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) agar tidak semua sampah langsung masuk ke TPA. Selain itu, pengelolaan TPA di lahan baru juga akan menggunakan sistem sanitary landfill, yang saat ini masih dalam tahap pengusulan ke Kementerian PU.

“TPST nanti akan dikelola dengan sistem sanitary landfill. Saat ini masih dalam bentuk usulan, belum tahap pembangunan,” tutupnya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bulog Madiun Perketat Pengawasan MinyaKita, Pedagang Diingatkan Tak Jual di Atas HET

    Bulog Madiun Perketat Pengawasan MinyaKita, Pedagang Diingatkan Tak Jual di Atas HET

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Perum Bulog Kantor Cabang (Kancab) Madiun memperketat pengawasan distribusi MinyaKita di wilayah kerjanya. Langkah ini dilakukan menyusul mencuatnya dugaan penyalahgunaan distribusi minyak goreng bersubsidi tersebut yang menyebabkan harga jual di tingkat konsumen melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 15.700 per liter. Pengawasan diperketat saat Bulog mendistribusikan MinyaKita ke Pasar Sayur Caruban, […]

    Bagikan
  • Cuaca Kota Madiun Mulai Tak Menentu, BMKG: Tanda Awal Musim Pancaroba

    Cuaca Kota Madiun Mulai Tak Menentu, BMKG: Tanda Awal Musim Pancaroba

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 392
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Cuaca di Kota Madiun kini mulai tak menentu. Siang terasa terik menyengat, namun sore hari kerap diguyur hujan. Menurut Pengamat Meteorologi dan Geofisika (PMG) Madya Stasiun Geofisika Nganjuk, Setiyaris, kondisi ini merupakan tanda masuknya masa peralihan musim atau pancaroba. “Perkiraan awal musim hujan di wilayah Kota Madiun terjadi pada dasarian […]

    Bagikan
  • Usai PSU Pilkada Magetan 2024, Nanik-Suyatni Ungguli Sujatno – Ida

    Usai PSU Pilkada Magetan 2024, Nanik-Suyatni Ungguli Sujatno – Ida

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle Buyung Wahyu
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Magetan telah merampungkan rekapitulasi penghitungan suara hasil Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Magetan 2024. Bertempat di Gedung Jalak Lawu, proses rekapitulasi dimulai sejak pukul 09.00 WIB dengan penghitungan suara dari tingkat kecamatan, lalu dilanjutkan ke tingkat kabupaten. Suara yang dihitung mencakup hasil PSU […]

    Bagikan
  • Usai Ambil Daging Kurban, Tukang Becak Ditemukan Tergelatak di Dalam Selokan

    Usai Ambil Daging Kurban, Tukang Becak Ditemukan Tergelatak di Dalam Selokan

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Warga Kelurahan/Kecamatan Kartoharjo Kota Madiun dikejutkan dengan temuan seseorang yang tergeletak di dalam selokan samping Hotel Kharisma pada Rabu (27/5/2026) sore. Pihak kepolisian yang menerima laporan dari warga menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Tak jauh dari lokasi kejadian ditemukan becak milik korban. Usai dilakukan pemeriksaan barang ditemukan beberapa […]

    Bagikan
  • Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan, Bupati Madiun Meminta OPD Perbaiki Kinerja dan Memperkuat Kolaborasi

    Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan, Bupati Madiun Meminta OPD Perbaiki Kinerja dan Memperkuat Kolaborasi

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Ndor
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Tidak terasa satu tahun pasangan Harmonis, Bupati Madiun Hari Wuryanto dan Wabup Madiun Purnomo Hadi memegang kendali pemerintahan di bumi kampung pesilat. Dua jagoan Harmonis itu dilantik Presiden Prabowo Subianto pada tanggal 20 Februari 2025 lalu. Kini tepat satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Madiun dirayakan. Namun tidak dengan seremoni […]

    Bagikan
  • Pemuda di Ngawi Sebarkan Rekaman VCS Mantan Kekasih, Terancam 10 Tahun Penjara

    Pemuda di Ngawi Sebarkan Rekaman VCS Mantan Kekasih, Terancam 10 Tahun Penjara

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ngawi mengungkap kasus penyebaran konten pornografi yang dilakukan seorang pemuda berinisial ABF (18). Aksi tersebut diduga dipicu rasa cemburu setelah pelaku mengetahui korban, yang merupakan mantan kekasihnya menjalin komunikasi dengan pria lain. Akibat perbuatannya, ABF kini harus berhadapan dengan proses hukum. Ia dijerat dengan Pasal 407 […]

    Bagikan
expand_less