Berita Terkini
Trending Tags

Dikenal Pendiam, Keluarga Ungkap Sifat Terduga Pelaku Pembunuhan Nur Aini

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
  • visibility 122
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Rumah Nur Aini Korban Pembunuhan Masih terpasang Garis Polisi. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo — Penyelidikan kasus pembunuhan seorang ibu rumah tangga di Desa Golan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, terus berkembang. Polisi menetapkan Aji Saputra (30), anak kandung korban, sebagai terduga kuat pelaku tunggal dalam kasus pembunuhan tersebut. Hingga kini, keberadaan terduga pelaku masih dalam pencarian aparat kepolisian.

Kasus yang menewaskan Nur Aini ini masih menyisakan banyak pertanyaan. Terlebih, polisi belum berhasil menemukan keberadaan Aji Saputra yang diduga melarikan diri usai kejadian. Informasi terakhir yang dihimpun, terduga pelaku diduga berada di wilayah Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Adik terduga pelaku, Muhammad Gilang, mengungkapkan kepribadian kakak tirinya tersebut dikenal sebagai sosok yang pendiam di lingkungan keluarga. “Orangnya memang pendiam, jarang cerita banyak, tapi kami cukup dekat dan masih sering komunikasi,” ujar Gilang.

Gilang mengaku sangat terkejut saat menerima kabar ibunya meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan di dalam rumah. Ia mengaku tidak pernah menyangka kakak kandungnya sendiri kini diduga terlibat dalam pembunuhan tersebut.

Menurut Gilang, pertemuan terakhirnya dengan Aji Saputra terjadi sekitar empat hingga lima hari sebelum peristiwa pembunuhan. Dalam pertemuan itu, Aji sempat mencurahkan perasaan dan menunjukkan emosi yang terpendam terkait masa lalunya.

“Dia sempat curhat soal masa lalu, kelihatan ada emosi yang dipendam, tapi tidak pernah marah atau mengamuk,” kata Gilang.

Aji Saputra diketahui sempat bolak-balik bekerja di Bali. Terakhir kali, ia pulang ke Ponorogo sekitar tiga bulan lalu. Selama berada di Ponorogo, Gilang mengaku masih beberapa kali bertemu dengan kakaknya tersebut. Terkait temuan sepeda motor dan tas yang sempat viral di media sosial, Gilang membenarkan bahwa barang-barang tersebut merupakan milik Aji Saputra.

“Motor dan tas itu memang milik kakak saya,” ujarnya. Ia juga memastikan akun media sosial yang berisi curhatan dan beredar luas di masyarakat memang milik terduga pelaku. “Akun itu benar miliknya, bukan hoaks,” tegas Gilang.

Pihak keluarga berharap terduga pelaku dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat, sehingga proses hukum dapat berjalan dengan baik dan kasus ini dapat terungkap secara terang benderang. Sementara itu, kepolisian terus melakukan upaya pencarian dan pengembangan penyelidikan guna mengungkap secara tuntas kasus pembunuhan tersebut.(ega).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jaringan Narkoba 2 Ton, Dewi Astutik alias PA Pakai Identitas Palsu

    Jaringan Narkoba 2 Ton, Dewi Astutik alias PA Pakai Identitas Palsu

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Sosok Dewi Astutik alias PA (42), warga asal Ponorogo, menjadi sorotan setelah namanya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Badan Narkotika Nasional (BNN) dan red notice Interpol. Ia diduga terlibat dalam jaringan narkoba internasional yang menyelundupkan dua ton sabu melalui jalur laut. Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu, membenarkan bahwa Dewi […]

    Bagikan
  • Disbudpar Magetan Angkat Bicara Terkait Keluhan Wisatawan Soal Harga Tak Wajar di Sarangan

    Disbudpar Magetan Angkat Bicara Terkait Keluhan Wisatawan Soal Harga Tak Wajar di Sarangan

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Magetan angkat bicara soal ramainya keluhan wisatawan terkait dugaan praktik “getok harga” oleh sejumlah pedagang di kawasan wisata Telaga Sarangan. Fenomena tersebut sempat memicu perdebatan hangat di media sosial setelah beberapa wisatawan mengaku dikenai tarif makanan dan minuman yang dinilai jauh dari kewajaran. Kepala Bidang […]

    Bagikan
  • Gerilia Jadi Model Baru Kepedulian Sosial di Magetan, RT Mulai Aktif Memantau Lansia Rentan

    Gerilia Jadi Model Baru Kepedulian Sosial di Magetan, RT Mulai Aktif Memantau Lansia Rentan

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya Pemerintah Kabupaten Magetan dalam memperkuat jejaring perlindungan sosial berbasis komunitas mulai menunjukkan hasil nyata. Melalui program Gerakan RT Peduli Lansia (Gerilia), sejumlah wilayah kini membangun sistem pemantauan yang lebih dekat dan responsif terhadap kondisi warga lanjut usia. Program ini diluncurkan Dinas Sosial (Dinsos) Magetan sejak akhir 2025 dan kini mulai […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Gelar Skrining TBC untuk Petugas Dapur Gizi

    Pemkot Madiun Gelar Skrining TBC untuk Petugas Dapur Gizi

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus memperkuat pengawasan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sebagai langkah antisipasi penyebaran penyakit menular, Wali Kota Madiun, Maidi, memerintahkan pemeriksaan Tuberkulosis (TBC) bagi seluruh petugas di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kota Madiun. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari deteksi dini untuk menekan kasus TBC […]

    Bagikan
  • Sering Mengamuk, Keluarga Terpaksa Mengurung Suhananto Sejak 2014

    Sering Mengamuk, Keluarga Terpaksa Mengurung Suhananto Sejak 2014

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Keputusan keluarga mengurung Suhananto, 45 tahun, warga Desa Sendang, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, di dalam kandang besi bukan tanpa alasan. Selama lebih dari 25 tahun, keluarga hidup dalam bayang-bayang gangguan jiwa yang dialami Suhananto. Nanto merupakan anak ketiga dari empat bersaudara pasangan Buki dan Damitun. Gangguan kejiwaan yang dialaminya bermula setelah […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Luncurkan SPPG Dukung Program Makan Bergizi Gratis

    Pemkab Madiun Luncurkan SPPG Dukung Program Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun resmi meluncurkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai upaya memperkuat implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa sekolah. Peluncuran dilakukan Bupati Madiun Hari Wuryanto, didampingi Wakil Bupati Purnomo Hadi, di Desa Sidorejo, Kecamatan Kebonsari, Selasa (05/08/2025). Peluncuran ditandai pelepasan armada pengangkut makanan menuju sekolah-sekolah penerima program. […]

    Bagikan
expand_less