Berita Terkini
Trending Tags

Dikenal Pendiam, Keluarga Ungkap Sifat Terduga Pelaku Pembunuhan Nur Aini

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
  • visibility 193
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Rumah Nur Aini Korban Pembunuhan Masih terpasang Garis Polisi. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo — Penyelidikan kasus pembunuhan seorang ibu rumah tangga di Desa Golan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, terus berkembang. Polisi menetapkan Aji Saputra (30), anak kandung korban, sebagai terduga kuat pelaku tunggal dalam kasus pembunuhan tersebut. Hingga kini, keberadaan terduga pelaku masih dalam pencarian aparat kepolisian.

Kasus yang menewaskan Nur Aini ini masih menyisakan banyak pertanyaan. Terlebih, polisi belum berhasil menemukan keberadaan Aji Saputra yang diduga melarikan diri usai kejadian. Informasi terakhir yang dihimpun, terduga pelaku diduga berada di wilayah Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Adik terduga pelaku, Muhammad Gilang, mengungkapkan kepribadian kakak tirinya tersebut dikenal sebagai sosok yang pendiam di lingkungan keluarga. “Orangnya memang pendiam, jarang cerita banyak, tapi kami cukup dekat dan masih sering komunikasi,” ujar Gilang.

Gilang mengaku sangat terkejut saat menerima kabar ibunya meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan di dalam rumah. Ia mengaku tidak pernah menyangka kakak kandungnya sendiri kini diduga terlibat dalam pembunuhan tersebut.

Menurut Gilang, pertemuan terakhirnya dengan Aji Saputra terjadi sekitar empat hingga lima hari sebelum peristiwa pembunuhan. Dalam pertemuan itu, Aji sempat mencurahkan perasaan dan menunjukkan emosi yang terpendam terkait masa lalunya.

“Dia sempat curhat soal masa lalu, kelihatan ada emosi yang dipendam, tapi tidak pernah marah atau mengamuk,” kata Gilang.

Aji Saputra diketahui sempat bolak-balik bekerja di Bali. Terakhir kali, ia pulang ke Ponorogo sekitar tiga bulan lalu. Selama berada di Ponorogo, Gilang mengaku masih beberapa kali bertemu dengan kakaknya tersebut. Terkait temuan sepeda motor dan tas yang sempat viral di media sosial, Gilang membenarkan bahwa barang-barang tersebut merupakan milik Aji Saputra.

“Motor dan tas itu memang milik kakak saya,” ujarnya. Ia juga memastikan akun media sosial yang berisi curhatan dan beredar luas di masyarakat memang milik terduga pelaku. “Akun itu benar miliknya, bukan hoaks,” tegas Gilang.

Pihak keluarga berharap terduga pelaku dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat, sehingga proses hukum dapat berjalan dengan baik dan kasus ini dapat terungkap secara terang benderang. Sementara itu, kepolisian terus melakukan upaya pencarian dan pengembangan penyelidikan guna mengungkap secara tuntas kasus pembunuhan tersebut.(ega).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wabup Madiun Monev Pembangunan Fasilitas Linen RSUD Dolopo, Progres Capai 92 Persen

    Wabup Madiun Monev Pembangunan Fasilitas Linen RSUD Dolopo, Progres Capai 92 Persen

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun terus menggenjot peningkatan layanan kesehatan dengan membangun fasilitas instalasi linen di RSUD Dolopo. Wakil Bupati Madiun dr. Purnomo Hadi melakukan peninjauan langsung terhadap progres fisik pembangunan gedung tersebut pada Selasa (05/08/2025). “Instalasi linen ini sangat penting karena menjadi pusat pengolahan, pencucian, dan sterilisasi linen rumah sakit seperti […]

    Bagikan
  • Memacu Andrenalin di Rumah Hantu Lawu Plaza, Jadi Hiburan Pilihan Akhir Tahun

    Memacu Andrenalin di Rumah Hantu Lawu Plaza, Jadi Hiburan Pilihan Akhir Tahun

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Suasana mencekam dan pengalaman pemicu adrenalin menjadi daya tarik utama wahana rumah hantu yang hadir di Kota Madiun. Berlokasi di lantai satu Lawu Plaza, pusat perbelanjaan Jalan Pahlawan Kota Madiun, wahana bertema Rumah Tua Gunung Wilis ini langsung menarik perhatian pengunjung sejak dibuka awal Desember lalu. Patung-patung hantu yang dipajang […]

    Bagikan
  • Pro Kontra Program MBG Hingga Muncul Keracunan Massal di Madiun Raya

    Pro Kontra Program MBG Hingga Muncul Keracunan Massal di Madiun Raya

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Program Makanan Bergizi Gratis ( MBG) belakangan menuai pro dan kontra publik baik di Kab Magetan, Kab Ngawi dan Kab Madiun. Pemicunya sama yaitu peristiwa keracunan massal yang menimpa pelajar. Tercatat keracunan MBG di Madiun Raya pertama kali muncul di Kec Sine Kab Ngawi. Tak berapa lama, sejumlah pelajar di Kec […]

    Bagikan
  • Resah, Seorang Kades Laporkan Oknum LSM Atas Dugaan Pemerasan Ke Polres Madiun

    Resah, Seorang Kades Laporkan Oknum LSM Atas Dugaan Pemerasan Ke Polres Madiun

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 91
    • 1Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sejumlah Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Madiun mengaku resah dengan oknum anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), wartawan, dan Ormas. Pasalnya mereka kerap mendatangi kantor desa dengan upaya mencari cari kesalahan kinerja pemerintah di desa hingga berujung pada praktik pemerasan.  Seperti yang dialami Kepala Desa Kedungrejo, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun Suyadi. Karena […]

    Bagikan
  • Ironis, Seorang Ayah di Magetan Diduga Aniaya Bayi Baru Lahir hingga Lidah Melepuh

    Ironis, Seorang Ayah di Magetan Diduga Aniaya Bayi Baru Lahir hingga Lidah Melepuh

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus kekerasan terhadap bayi mengguncang Kabupaten Magetan. Seorang ayah di Desa Mangunrejo, Kecamatan Kawedanan, diduga tega menyulut lidah bayi yang baru berusia beberapa hari menggunakan korek gas. Aksi keji itu dipicu rasa cemburu dan dugaan perselingkuhan yang tak berdasar. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Saat kejadian, […]

    Bagikan
  • Sumur Petani Berbusa, Limbah Dapur Program Gizi Diduga Jadi Penyebab

    Sumur Petani Berbusa, Limbah Dapur Program Gizi Diduga Jadi Penyebab

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Warga Desa Jambangan, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, digegerkan munculnya fenomena tak biasa. Air sumur pertanian yang selama ini digunakan mengairi sawah tiba-tiba berubah warna, berbusa, dan mengeluarkan bau tak sedap. Dugaan sementara, sumber masalah berasal dari pembuangan limbah dapur Satuan Layanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mengalir ke saluran irigasi. Dalam dua […]

    Bagikan
expand_less