Berita Terkini
Trending Tags

Kejati Jatim Tegaskan Isu Pemerasan Kades oleh Jaksa Madiun Tidak Terbukti

  • account_circle Sinergia Mediatama
  • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
  • visibility 249
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Wakil Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Saiful Bahri Siregar, Foto : Tim Liputan-Sinergia

Sinergia | Surabaya — Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur menegaskan isu dugaan pemerasan terhadap kepala desa se-Kabupaten Madiun oleh jaksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Madiun tidak terbukti.

Wakil Kepala Kejati Jawa Timur Saiful Bahri Siregar menyampaikan hasil klarifikasi yang dilakukan terhadap Kasi Intel Kejari Madiun, menyusul kabar operasi tangkap tangan (OTT) yang sempat ramai diberitakan.

“Berita yang benar adalah kami melakukan klarifikasi. Pada hari itu kami membawa salah satu jaksa di Kabupaten Madiun untuk dimintai klarifikasi, bukan melakukan penangkapan,” kata Saiful, Jumat (2/1/2025).

Saiful menjelaskan, klarifikasi dilakukan pada Rabu (31/12) setelah Kejati Jatim menerima informasi dugaan pemerasan pada 30 Desember 2025. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya pemerasan, pemotongan, maupun permintaan uang dari jaksa kepada kepala desa.

“Berdasarkan hasil klarifikasi terkait dugaan pemerasan, pemotongan, atau pemberian uang dari kepala desa se-Kabupaten Madiun, hal tersebut tidak benar,” ujarnya.

Tim Kejati Jatim, lanjut Saiful, telah meminta keterangan dari sejumlah pihak, mulai dari kepala desa, camat, hingga Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Madiun.

Dari keterangan tersebut, terungkap adanya inisiatif sebagian kecil kepala desa yang sempat berencana memberikan uang sebagai bentuk ucapan terima kasih kepada aparat penegak hukum.

“Ada inisiatif dari beberapa kepala desa untuk memberikan bantuan kepada yang mereka sebut ‘omah lor’ dan ‘omah kidul’, yang dimaknai sebagai kejaksaan dan kepolisian,” kata Saiful.

Ia menegaskan, rencana tersebut bukan permintaan dari pihak kejaksaan maupun kepolisian. Nilai yang direncanakan masing-masing sebesar Rp.1 juta untuk setiap institusi.

“Itu murni inisiatif mereka. Tidak benar jika dikatakan ada permintaan dari pihak kami maupun pihak sebelah,” tegasnya.

Namun, rencana tersebut tidak pernah terealisasi karena tidak mendapat persetujuan dari seluruh kepala desa. Dalam rapat bersama camat, sebagian kepala desa menolak rencana tersebut.

“Pada rapat dengan Kepala Dinas PMD tanggal 24 Desember 2025, rencana pemberian itu akhirnya dibatalkan,” ujarnya.

Saiful menambahkan, jaksa yang diklarifikasi tidak pernah berhubungan dengan kepala desa, camat, maupun Dinas PMD terkait rencana pemberian uang tersebut. Dari total kepala desa di Kabupaten Madiun, hanya sekitar delapan kepala desa yang sempat memiliki inisiatif tersebut dan seluruhnya dibatalkan. “Karena itu kami menyimpulkan informasi atau laporan yang kami terima tidak valid dan tidak benar. Permasalahan ini kami nyatakan selesai,” pungkas Saiful.(Tim Liputan-Sinergia).

Bagikan
  • Penulis: Sinergia Mediatama

Rekomendasi Untuk Anda

  • Manasik Haji TK Kecamatan Wungu Tanamkan Karakter Keagamaan Sejak Dini

    Manasik Haji TK Kecamatan Wungu Tanamkan Karakter Keagamaan Sejak Dini

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak 670 anak dari seluruh Taman Kanak-Kanak (TK) se-Kecamatan Wungu mengikuti kegiatan manasik haji yang digelar sebagai bagian dari program kerja Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Kecamatan Wungu. Kegiatan ini berlangsung meriah dan sarat makna keagamaan. Ketua Panitia, Sri Suwahyuni, menyampaikan bahwa kegiatan manasik haji ini merupakan agenda rutin […]

    Bagikan
  • Hari Jadi ke-107 Kota Madiun, Wali Kota Madiun dan Jajaran Ziarah Makam Leluhur

    Hari Jadi ke-107 Kota Madiun, Wali Kota Madiun dan Jajaran Ziarah Makam Leluhur

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-107 Kota Madiun, Wali Kota Madiun, Maidi, bersama jajaran Forkopimda, Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah, serta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menggelar kegiatan ziarah ke makam para pendiri Kota Madiun, Kamis (19/06/2025). Ziarah dimulai dari makam Ki Ageng Ronggo Jumeno atau dikenal juga sebagai Ki […]

    Bagikan
  • Dinkes Magetan Catat 1.997 Kasus Gangguan Pendengaran, Perkuat Deteksi Dini

    Dinkes Magetan Catat 1.997 Kasus Gangguan Pendengaran, Perkuat Deteksi Dini

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus gangguan pendengaran di Kabupaten Magetan menunjukkan tren yang mengkhawatirkan. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat, tercatat hampir 2.000 kasus terjadi sepanjang tahun 2025 ini. Kondisi ini mendorong kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan pendengaran. Dari total 1.997 kasus yang tercatat, gangguan terbanyak […]

    Bagikan
  • Kantor Imigrasi Madiun Terbitkan Hampir 20 Ribu Paspor selama 2025, Umroh Mendominasi

    Kantor Imigrasi Madiun Terbitkan Hampir 20 Ribu Paspor selama 2025, Umroh Mendominasi

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Madiun mencatat sebanyak 19.967 paspor telah diterbitkan sepanjang tahun 2025. Dari jumlah tersebut, permohonan untuk keperluan ibadah umroh menjadi yang paling mendominasi. Kasubsi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Madiun, Taufiq Iqbal Noviandi, mengatakan tercatat 7.173 pemohon mengajukan paspor untuk keperluan […]

    Bagikan
  • Konflik Internal PKB Kian Memanas, Ketua DPRD Magetan Dilaporkan ke Dua Aparat Penegak Hukum

    Konflik Internal PKB Kian Memanas, Ketua DPRD Magetan Dilaporkan ke Dua Aparat Penegak Hukum

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ketegangan mengenai proses Pergantian Antar Waktu (PAW) di tubuh Fraksi PKB Magetan terus meningkat. Polemik internal yang awalnya dipandang sebagai persoalan administratif kini berubah menjadi perkara hukum serius. Hal itu setelah Ketua DPRD Magetan dilaporkan ke dua lembaga penegak hukum sekaligus. Pada Senin (24/11/2025), Ketua LBH Parade Keadilan, Sumadi kembali mengambil […]

    Bagikan
  • Petani di Madiun Pangkas Biaya Produksi hingga 80 Persen dengan Pestisida Nabati

    Petani di Madiun Pangkas Biaya Produksi hingga 80 Persen dengan Pestisida Nabati

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Petani di Desa Klumutan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, membuktikan pertanian ramah lingkungan tak selalu berarti biaya produksi lebih mahal. Melalui penerapan Manajemen Tanaman Sehat (MTS) dan pemanfaatan pestisida nabati, ongkos budidaya padi mereka disebut bisa ditekan hingga 80 persen dibanding penggunaan pestisida kimia. Salah satu petani, Sukardiono, mengatakan penghematan terutama berasal […]

    Bagikan
expand_less