Dinas Pertanian Kabupaten Madiun Update Monitoring Program Satu Rumah Satu Pohon Produktif
- account_circle Mandor
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 31
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun, Dinas Pertanian dan Perikanan Pemkab Madiun kian getol dalam mendukung visi misi pasangan Bupati Madiun Hari Wuryanto dan Wakil Bupati Madiun, Purnomo Hadi. Salah satu program unggulan adalah mewujudkan satu rumah satu pohon produktif dan terus dipantau.
Sekretaris Dinas Pertanian dan Perikanan, Raswiyanto mengatakan sejak program itu bergulir tahun 2025 lalu, pihaknya sudah membuat data pemetaan bagi penerima manfaat program pasangan Harmonis Bersahaja tersebut.
“Dinas Pertanian dalam program ini selalu berkoordinasi dengan OPD lain. Termasuk juga update data dengan pihak Kecamatan dan pemerintahan desa,” terang Raswiyanto, Minggu (15/03/2026).
Sesuai data, di tahun 2025 lalu penerima manfaat program satu rumah satu pohon berupa bibit mangga dan alpukat sekitar 23 ribu pohon, dengan jumlah sasaran penerima rumah tangga sebanyak 39 ribu orang.
Menurut Raswiyanto, sejak tahun lalu sudah melakukan pemantauan di 15 kecamatan yang ada di Kabupaten Madiun. Satu orang koordinator petugas penyuluh lapangan di setiap kecamatan wajib untuk memberikan update data.
Misalnya saja di Kecamatan Jiwan. Tercatat ada pergerakan cukup signifikan. Di mana dari 13 desa sudah realisasi. “Untuk Jiwan tahun lalu masih satu desa belum realisasi dan tahun 2026 ini mulai bergerak,” ujarnya.
Dijelaskan Tahun 2025 lalu di Kecamatan Jiwan juga sudah terealisasi jumlah pohon yang sudah ditanam sebanyak 2.233 bibit dengan sasaran rumah tangga sekitar 7.279 orang.
Sedangkan rencana aksi di tahun 2026, ada peningkatan dari sisi jumlah pohon maupun penerima manfaat. Dinas Pertanian sudah melakukan pendataan riil di setiap desa desa rencana menanam pohon sebanyak 52.799 batang.
“Kalau jumlah sasaran rumah tangga tahun 2026 ini meningkat menjadi 55.378. Bibit akan diserahkan melalui kegiatan misalnya saja pada saat acara Sarasehan Bahana Bersahaja,” pungkas Raswiyanto. (Ndor/kris)
- Penulis: Mandor
- Editor: Diez







