Berita Terkini
Trending Tags

Khofifah Pastikan Evakuasi Korban Robohnya Mushola di Ponpes Al Khoziny Dilakukan Secara Profesional

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
  • visibility 156
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa proses pencarian dan evakuasi korban ambruknya Musala Pondok Pesantren Al Khoziny di Kabupaten Sidoarjo telah dilakukan secara profesional oleh tim gabungan. Pernyataan ini disampaikan Khofifah usai melakukan ziarah ke makam Gubernur pertama Jawa Timur, Raden Mas Tumenggung Ario Soerjo, di Kelurahan Selosari, Kecamatan Magetan, Minggu (05/10/2025).

Insiden ambruknya musala tersebut terjadi pada Senin (29/09/2025) dan memasuki hari kelima pencarian, Jumat (03/10/2025), diwarnai protes dari keluarga korban yang menilai proses evakuasi berjalan lamban. Menanggapi hal itu, Khofifah meminta masyarakat memahami bahwa proses di lapangan membutuhkan kehati-hatian tinggi.

“Tim yang bekerja adalah gabungan Basarnas, BNPB, hingga para akademisi dari sejumlah perguruan tinggi. Mereka sudah bekerja secara profesional. Hanya saja, prosesnya memang tidak bisa secepat yang diharapkan karena ini bukan sekadar mengambil bongkahan bangunan,” jelasnya.

Khofifah menambahkan, meski telah mengerahkan empat unit alat berat sesuai dengan rekomendasi tim di lapangan, penggunaannya harus dilakukan dengan hati-hati untuk menghindari risiko tambahan terhadap kemungkinan korban yang masih tertimbun.

“Penggunaan alat berat baru bisa dilakukan pada hari ketiga. Tidak sesederhana itu, karena setiap tindakan harus dipastikan aman,” terangnya.

Sejak awal kejadian, Pemprov Jawa Timur juga telah memberikan berbagai dukungan logistik dan teknis untuk kelancaran evakuasi. Selain alat berat, disiapkan pula lampu dengan kapasitas penerangan tinggi agar proses pencarian bisa dilakukan selama 24 jam penuh.

“Kami juga sudah menginstruksikan agar biaya pengobatan seluruh korban di RSUD Sidoarjo ditanggung Pemerintah Provinsi. Sekali lagi, ini bukan sekadar mengambil reruntuhan, tetapi membuka akses dengan penuh kehati-hatian karena bisa saja masih ada korban di bawahnya,” ujar Khofifah.

Selain itu, tim DVI Postmortem yang melibatkan Polda Jawa Timur, Mabes Polri, serta tim forensik juga terus bekerja mengidentifikasi jenazah korban.

“Tim forensik masih bekerja keras. Tadi malam sudah ada tiga jenazah yang berhasil diidentifikasi, dan saya ikut langsung dalam prosesi penyerahan jenazah kepada keluarga masing-masing,” tutupnya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Madiun Tembus 1.516 Orang, Jiwan dan Saradan Tertinggi

    Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Madiun Tembus 1.516 Orang, Jiwan dan Saradan Tertinggi

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Madiun masih menjadi persoalan serius. Hingga November 2025, jumlah penderita tercatat mencapai 1.516 orang, terdiri dari 1.222 kasus HIV dan 294 kasus AIDS. Kasus penderita meninggal dunia sebanyak 728 orang dan penderita hidup 788 orang. Jumlah itu berdasarkan data sebaran per kecamatan yang dihimpun Dinas Kesehatan Kabupaten […]

    Bagikan
  • Satreskrim Polres Ngawi Ungkap Kasus Kekerasan Seksual terhadap Dua Anak, Tiga Pemuda Ditetapkan Tersangka

    Satreskrim Polres Ngawi Ungkap Kasus Kekerasan Seksual terhadap Dua Anak, Tiga Pemuda Ditetapkan Tersangka

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ngawi mengungkap kasus dugaan kekerasan seksual terhadap dua anak di bawah umur yang terjadi di Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menetapkan tiga pemuda sebagai tersangka yang diduga terlibat dalam aksi tersebut. Ketiga tersangka masing-masing berinisial RD (22), SYA (19), dan RK (21), yang […]

    Bagikan
  • Pengasuh Ponpes di Ngawi Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Tiga Santriwati

    Pengasuh Ponpes di Ngawi Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Tiga Santriwati

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 1.548
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Seorang pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Ngawitan Sunan Kalijogo di Desa Walikukun, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, dilaporkan ke polisi atas dugaan pencabulan terhadap tiga santriwati. Terlapor diketahui adalah DAN (50). Kasus ini kini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Ngawi setelah para korban resmi melapor pada Jumat […]

    Bagikan
  • Dandim Diskusi dengan 7 Ketua BEM di Madiun, Bahas Revisi UU TNI dan Program TNI

    Dandim Diskusi dengan 7 Ketua BEM di Madiun, Bahas Revisi UU TNI dan Program TNI

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Menyuarakan aspirasi tidak hanya dilakukan dengan aksi unjuk rasa atau demo. Namun, aspirasi dapat dilakukan dengan cara diskusi tatap muka dan saling tukar pikiran. Itulah yang tergambar saat Dandim 0803/Madiun, Letkol Kav Widhi Bayu Sudibyo menggelar pertemuan dengan BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) Se-Kota dan Kabupaten Madiun, bertempat di Makodim 0803/Madiun, Jalan […]

    Bagikan
  • Sinkronisasi Program Pusat, Pemkot Madiun Alihkan Anggaran Incinerator dan Prioritaskan TPS 3R

    Sinkronisasi Program Pusat, Pemkot Madiun Alihkan Anggaran Incinerator dan Prioritaskan TPS 3R

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun memastikan penundaan pengadaan incinerator pada Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) tahun ini. Keputusan tersebut diambil setelah adanya kepastian program pengentasan kawasan kumuh dari Pemerintah Pusat pada tahun depan dengan pagu Rp. 58 miliar. “Ketika finalisasi pembahasan APBD kemarin, kita mendapat kabar bahwa ada kegiatan dari pemerintah pusat yang […]

    Bagikan
  • Sindikat Uang Palsu Lintas Provinsi Terbongkar, Dua Kepala Desa Aktif di Ngawi Terlibat

    Sindikat Uang Palsu Lintas Provinsi Terbongkar, Dua Kepala Desa Aktif di Ngawi Terlibat

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Tim Tiger Satreskrim Polres Ngawi membongkar jaringan pengedar uang palsu lintas provinsi. Dalam kasus ini, lima orang ditetapkan sebagai tersangka, dua di antaranya adalah kepala desa aktif. Kapolres Ngawi, AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, mengungkapkan, kasus ini bermula dari keresahan warga terkait peredaran uang palsu di sejumlah wilayah di Kabupaten Ngawi. […]

    Bagikan
expand_less