Berita Terkini
Trending Tags

Khofifah Pastikan Evakuasi Korban Robohnya Mushola di Ponpes Al Khoziny Dilakukan Secara Profesional

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
  • visibility 103
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa proses pencarian dan evakuasi korban ambruknya Musala Pondok Pesantren Al Khoziny di Kabupaten Sidoarjo telah dilakukan secara profesional oleh tim gabungan. Pernyataan ini disampaikan Khofifah usai melakukan ziarah ke makam Gubernur pertama Jawa Timur, Raden Mas Tumenggung Ario Soerjo, di Kelurahan Selosari, Kecamatan Magetan, Minggu (05/10/2025).

Insiden ambruknya musala tersebut terjadi pada Senin (29/09/2025) dan memasuki hari kelima pencarian, Jumat (03/10/2025), diwarnai protes dari keluarga korban yang menilai proses evakuasi berjalan lamban. Menanggapi hal itu, Khofifah meminta masyarakat memahami bahwa proses di lapangan membutuhkan kehati-hatian tinggi.

“Tim yang bekerja adalah gabungan Basarnas, BNPB, hingga para akademisi dari sejumlah perguruan tinggi. Mereka sudah bekerja secara profesional. Hanya saja, prosesnya memang tidak bisa secepat yang diharapkan karena ini bukan sekadar mengambil bongkahan bangunan,” jelasnya.

Khofifah menambahkan, meski telah mengerahkan empat unit alat berat sesuai dengan rekomendasi tim di lapangan, penggunaannya harus dilakukan dengan hati-hati untuk menghindari risiko tambahan terhadap kemungkinan korban yang masih tertimbun.

“Penggunaan alat berat baru bisa dilakukan pada hari ketiga. Tidak sesederhana itu, karena setiap tindakan harus dipastikan aman,” terangnya.

Sejak awal kejadian, Pemprov Jawa Timur juga telah memberikan berbagai dukungan logistik dan teknis untuk kelancaran evakuasi. Selain alat berat, disiapkan pula lampu dengan kapasitas penerangan tinggi agar proses pencarian bisa dilakukan selama 24 jam penuh.

“Kami juga sudah menginstruksikan agar biaya pengobatan seluruh korban di RSUD Sidoarjo ditanggung Pemerintah Provinsi. Sekali lagi, ini bukan sekadar mengambil reruntuhan, tetapi membuka akses dengan penuh kehati-hatian karena bisa saja masih ada korban di bawahnya,” ujar Khofifah.

Selain itu, tim DVI Postmortem yang melibatkan Polda Jawa Timur, Mabes Polri, serta tim forensik juga terus bekerja mengidentifikasi jenazah korban.

“Tim forensik masih bekerja keras. Tadi malam sudah ada tiga jenazah yang berhasil diidentifikasi, dan saya ikut langsung dalam prosesi penyerahan jenazah kepada keluarga masing-masing,” tutupnya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Balon Udara Besar Jatuh di Kebun Ketela Warga, Sempat Diambil Anak-Anak

    Balon Udara Besar Jatuh di Kebun Ketela Warga, Sempat Diambil Anak-Anak

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebuah balon udara berukuran besar jatuh di kebun ketela milik warga di Desa Cekok, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Kamis (26/3/2026) siang. Balon tersebut diketahui masih dalam kondisi mengembang dan sempat mengeluarkan asap saat pertama kali ditemukan. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Balon udara tanpa awak tersebut memiliki […]

    Bagikan
  • Moment Langka Warga Desa Sukolilo Madiun Guyub Rukun Swadaya Merehab Puskesmas

    Moment Langka Warga Desa Sukolilo Madiun Guyub Rukun Swadaya Merehab Puskesmas

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun : Fenomena langka ternyata masih terjadi di tengah hiruk pikuk serba modern. Warga Desa Sukolilo, Kec Jiwan, Kab Madiun, membuat gebrakan dan patut diapresiasi. Warga desa yang guyub rukun ini berhasil melakukan swadaya murni membangun Puskesmas Pembantu. Mereka bergotong royong merehab puskesmas agar bisa dimanfaatkan membuat nyaman warga sekitar serta sudah […]

    Bagikan
  • Harga Jual Anjlok, Petani Bawang Merah di Magetan Makin Merana Akibat Serangan Hama

    Harga Jual Anjlok, Petani Bawang Merah di Magetan Makin Merana Akibat Serangan Hama

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Petani bawang merah di Kabupaten Magetan menghadapi tantangan berat pada musim tanam kali ini. Selain ancaman hama, anjloknya harga jual di pasaran turut menambah beban petani. Suratin (50), Petani Bawang Merah asal Desa Panekan, mengungkapkan bahwa serangan ulat menjadi kendala paling serius saat ini. Menurutnya, hama tersebut sangat sulit dikendalikan, terutama […]

    Bagikan
  • Pasar Janti Dibongkar, DPRD Ponorogo: Jangan Lagi Ada Warung Remang-Remang

    Pasar Janti Dibongkar, DPRD Ponorogo: Jangan Lagi Ada Warung Remang-Remang

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pasar Janti di Desa Ngrupit, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, resmi dibongkar oleh Pemerintah Desa pada Selasa (26/08/2025). Pembongkaran ini dilakukan setelah muncul dugaan kuat bahwa pasar desa tersebut beralih fungsi menjadi tempat praktik prostitusi berkedok warung kopi. Pantauan di lokasi, satu unit alat berat diturunkan untuk merobohkan bangunan yang berdiri di […]

    Bagikan
  • KAI Daop 7 Madiun Mohon Maaf, Sejumlah Perjalanan Terganggu Akibat Cuaca Ekstrem di Semarang

    KAI Daop 7 Madiun Mohon Maaf, Sejumlah Perjalanan Terganggu Akibat Cuaca Ekstrem di Semarang

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 (Daop 7) Madiun menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas gangguan perjalanan yang terjadi akibat cuaca ekstrem di wilayah Daop 4 Semarang. Hujan deras yang mengguyur sejak Selasa pagi (28/10/2025) menyebabkan luapan air di jalur hulu dan hilir kilometer 2+3 hingga 3+0, […]

    Bagikan
  • Mendung Tebal, Hilal Awal Ramadan 1447 H Tak Terlihat di Kabupaten Madiun

    Mendung Tebal, Hilal Awal Ramadan 1447 H Tak Terlihat di Kabupaten Madiun

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 419
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Pemantauan hilal untuk penentuan awal Ramadan 1447 Hijriah di Kabupaten Madiun tidak membuahkan hasil. Selain posisi hilal yang masih berada di bawah ufuk, kondisi cuaca mendung tebal turut menghambat proses rukyatul hilal yang digelar pada Selasa (17/2/2026) sore. Pemantauan dilakukan oleh Kementerian Agama bersama Lembaga Falakiyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (LFPCNU) […]

    Bagikan
expand_less