Rabu, 4 Nov 2026
Trending Tags

Klir, Investor dan Warga Desa Kuwu Sepakat Saluran Air Dipindah Sesuai Regulasi

  • account_circle Sinergia Mediatama
  • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
  • visibility 382
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Investor dan Warga Desa Kuwu sepakat untuk memindahkan saluran air, Foto : Ndor – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Janji Pemkab Madiun yang pasang badan memfasilitasi semua investor bukan isapan jempol. Ini setelah investor asal China, PT Wahlung bersepakat dengan pihak Pemerintah Desa ( Pemdes) serta warga Desa Kuwu Kec Balerejo Kab Madiun, untuk memindahkan saluran air, Rabu (14/05/2025).

Keberadaan saluran irigasi ada di dalam lahan kurang lebih 6 hektar yang sedang dibangun pabrik mainan tersebut. Perwakilan investor melakukan pengecekan lokasi pemindahan saluran tersier bersama Dinas PUPR bidang SDA.

Hasilnya, mereka sepakat saluran irigasi tersier tersebut diganti dan dipindahkan di sisi sebelah timur dekat batas makam desa setempat. Selain itu, juga ada penambahan jalan penghubung makam ke punden berangkidul selebar 4 meter.

Nonok Agus Puryanto, Tim Teknis dari Bidang SDA Dinas PUPR menyampaikan, hasil pengecekan saluran yang berada di dalam lahan PT Wahlung Indonesia tersebut termasuk kategori saluran tersier.

Sesuai Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Permen PUPR) Nomor 17 Tahun 2015, untuk kewenangan saluran tersier berada di pihak desa atau dikelola oleh pihak P3A, HIPPA atau kelompok tani.

“Masuk kategori saluran tersier, keputusan sepenuhnya ada di pihak desa, jadi umpama diadakan pemindahan saluran, ya sesuai kesepakatan masyarakat desa,” jelasnya.

Menurutnya, panjang luasan tanah saluran tersier yang ada di dalam kawasan PT Wahlung Indonesia seluas 604 meter persegi. Berdasarkan kesepakatan bersama, akan dipindahkan dengan lebar 120 cm. Sedangkan panjang saluran masih menunggu pengukuran dari pihak BPN dan PT Wahlung Indonesia.

Sementara itu, Pj Kades Kuwu, Fajar Lumaksono mengatakan, terkait pemindahan saluran tersier tersebut masyarakat Desa Kuwu sepakat dan menyetujui. Kesepakatan itu disetujui warga melalui Musyawarah Desa Khusus yang digelar pada Senin (12/05/2025) malam di Kantor Desa Kuwu.

Image Not Found
Investor dan Warga Desa Kuwu sepakat untuk memindahkan saluran air, Foto : Ndor – Sinergia

“Setelah disurvei dari Bidang SDA Dinas PUPR, dinyatakan sebagai saluran irigasi tersier. Dan setelah kami cek di desa, ini juga bukan merupakan tanah kas desa dan bukan merupakan aset desa,” jelasnya.

Sehingga, tanpa mengurangi fungsi awal, bahwa irigasi tersebut tetap dipergunakan sebagaimana mestinya, yaitu untuk pengairan lahan pertanian.

“Sebetulnya kalau warga Desa Kuwu itu malah sangat senang sekali atas adanya pembangunan pabrik di sini, karena bisa menyerap tenaga kerja, minimal tidak ada warga kuwu yang menganggur,” jelasnya.

Sementara itu, Perwakilan Kuasa PT Wahlung Indonesia, Atik Prihartatik menyampaikan, pengalihan saluran tersier seluas 604 meter persegi di dalam lahan PT Wahlung Indonesia merupakan tanah yang dibeli PT Wahlung.

“Jadi saluran tersier ini sebelumnya adalah bantuan dari masyarakat untuk mengakses pengairan sawah petani. Maka kita memberikan haknya warga sesuai fungsi awalnya dengan baik, minimal sesuai dengan apa yang ada di ukuran, yaitu kurang lebihnya 604 meter persegi,” pungkasnya.

Ndor – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Sinergia Mediatama

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Magetan Lantik 128 Kepala Sekolah, Bupati Pastikan Rekrutmen Baru Segera Dibuka untuk Isi Jabatan yang Masih Kosong

    Pemkab Magetan Lantik 128 Kepala Sekolah, Bupati Pastikan Rekrutmen Baru Segera Dibuka untuk Isi Jabatan yang Masih Kosong

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan melantik sebanyak 128 kepala sekolah jenjang Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri, Jumat (31/7/2026). Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat tata kelola pendidikan sekaligus mengisi kekosongan jabatan kepala sekolah yang selama ini terjadi di sejumlah satuan pendidikan. Bupati Magetan […]

    Bagikan
  • Distribusi Banpang di Madiun Capai 77 Persen, Ditarget Rampung Lebih Cepat

    Distribusi Banpang di Madiun Capai 77 Persen, Ditarget Rampung Lebih Cepat

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Penyaluran bantuan pangan (Banpang) periode Februari–Maret 2026 di Kabupaten Madiun dipastikan berjalan lancar. Pemerintah menjamin isu kenaikan harga plastik yang sempat mencuat tidak mengganggu distribusi program tersebut. Deputi III Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andriko Noto Susanto, mengatakan seluruh kebutuhan pengadaan, termasuk karung kemasan, telah diantisipasi pemerintah. […]

    Bagikan
  • Debit Empat Waduk di Kabupaten Madiun Menyusut, Ribuan Hektare Sawah Terancam Kekurangan Air

    Debit Empat Waduk di Kabupaten Madiun Menyusut, Ribuan Hektare Sawah Terancam Kekurangan Air

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Debit air di empat waduk utama di Kabupaten Madiun terus mengalami penurunan di tengah musim kemarau. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu pasokan air irigasi bagi ribuan hektare lahan pertanian yang selama ini bergantung pada suplai air waduk. Berdasarkan data pemantauan tinggi muka air (TMA) yang dipublikasikan melalui laman Unit Pengelola Bendungan (UPB) […]

    Bagikan
  • Karangrejo Jadi Lokasi Alternatif Sekolah Rakyat Magetan, Nilai Proyek Diperkirakan Senilai Rp. 200 Miliar

    Karangrejo Jadi Lokasi Alternatif Sekolah Rakyat Magetan, Nilai Proyek Diperkirakan Senilai Rp. 200 Miliar

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Magetan mengalami pergeseran lokasi. Setelah proposal pembangunan di lahan bekas SDN Selosari 4 ditolak pemerintah pusat, Pemkab Magetan kini menyiapkan opsi baru di Kecamatan Karangrejo. Lahan seluas 8 hektare di wilayah ini kini diajukan sebagai kandidat lokasi baru proyek pendidikan skala nasional tersebut. Lokasinya tak […]

    Bagikan
  • Wali Kota Madiun Nonaktif Maidi Ungkap Alasan Putus Hubungan dengan Imam Pejel, Singgung Soal Parkir hingga Proyek 

    Wali Kota Madiun Nonaktif Maidi Ungkap Alasan Putus Hubungan dengan Imam Pejel, Singgung Soal Parkir hingga Proyek 

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Kedekatan Wali Kota Madiun nonaktif Maidi dengan Aang Imam Subarkah alias Imam Pejel selama kurun 2019-2023, terungkap dalam persidangan keenam perkara dugaan korupsi di Pengadilan Tipikor Surabaya pada Kamis (23/7/2026). Imam mengaku sempat dipercaya mengelola hotel, mengerjakan proyek penunjukan langsung (PL), mengelola uang miliaran rupiah, mengambil uang dari pemilik Rumah Sakit […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun Dorong Penurunan Kemiskinan Lewat Kolaborasi Pilar Sosial dan Data Tunggal Nasional

    Bupati Madiun Dorong Penurunan Kemiskinan Lewat Kolaborasi Pilar Sosial dan Data Tunggal Nasional

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun menargetkan angka kemiskinan di wilayahnya turun di bawah rata-rata provinsi pada akhir 2025. Target itu disampaikan Bupati Madiun Hari Wuryanto dalam pertemuan bersama para pilar sosial, Selasa (28/10/2025), sebagai bentuk apresiasi atas peran mereka dalam memperkuat sistem perlindungan dan pemberdayaan sosial. “Kami berterima kasih karena pilar sosial menjadi […]

    Bagikan
expand_less