Dindik Jatim Apresiasi TKA SMP Kota Madiun Fasilitas Laptop & Chromebook Lengkap, Pelaksanaan Lebih Efektif
- account_circle Kriswanto
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 64
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SMP di Kota Madiun mendapat apresiasi dari Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai. Hal itu disampaikan usai peninjauan TKA di SMP Negeri 1 Madiun yang didampingi Cabdindik Madiun-Ngawi serta Dinas Pendidikan Kota Madiun pada Rabu (8/4/2026). Aries menilai kesiapan sarana dan pelaksanaan TKA di Kota Madiun tergolong sangat baik dibandingkan daerah lain di Jawa Timur.
Menurutnya, peninjauan ini merupakan bagian dari arahan Menteri Pendidikan agar seluruh daerah segera memantau langsung pelaksanaan TKA.
Pelaksanaan TKA di Kota Madiun berjalan lancar tanpa kendala berarti. Ia menyoroti kesiapan sekolah mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan, hingga evaluasi yang dinilai sangat matang. Salah satu keunggulan utama adalah ketersediaan perangkat ujian.
“Setiap siswa sudah memiliki perangkat masing-masing, baik laptop maupun Chromebook, sehingga pelaksanaan berjalan lebih mudah dan tanpa kendala teknis,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi ini berbeda dengan sejumlah daerah lain seperti Surabaya dan Sidoarjo, yang masih mengandalkan perangkat milik sekolah. Akibatnya, siswa harus mengikuti ujian secara bergantian dalam beberapa sesi, yang berpotensi memengaruhi efektivitas dan kesiapan peserta.
“Beberapa daerah karena menggunakan laptop atau PC milik sekolah, nah tentu mereka harus beradaptasi. Nah ini tentu menjadi plus dan minus. Bagi saya di Kota Madiun tentu menjadi sesuatu yang sangat luar biasa karena bisa berjalan dengan baik dan efektif,” tegasnya.
Lebih jauh, Aries menegaskan bahwa TKA bukan sekadar penilaian hasil akhir, melainkan cerminan proses belajar siswa selama tiga tahun. Hasil TKA nantinya akan menjadi salah satu indikator penting bagi siswa dalam melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya, seperti SMA atau SMK.

“Karena nanti di dalam jenjang berikutnya mereka akan masuk di SMA, SMK dan lain-lain tentu nilai TKA ini akan menjadi ukuran juga buat mereka,” pungkas Aries.
Sementara itu, Lismawati, Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun menyampaikan rasa bangga atas apresiasi yang diberikan oleh pihak provinsi. Ia menegaskan bahwa kesiapan fasilitas di Kota Madiun memberikan dampak signifikan terhadap kondisi psikologis siswa saat mengikuti ujian.
“Karena setiap anak sudah memegang perangkat sendiri, mereka lebih siap dan tidak terbebani dengan sistem bergantian seperti di daerah lain,” jelasnya.
Ia juga memastikan bahwa hingga hari pertama pelaksanaan, tidak ada laporan kendala berarti. Hal ini berkat persiapan intensif yang dilakukan sejak beberapa hari sebelumnya, termasuk pengecekan menyeluruh di seluruh sekolah.
“Sampai dengan saat ini ini tidak ada laporan kendala karena kemarin H-1, H-2 tim dari dinas pendidikan ini semuanya sudah ngecek di semua sekolah. Jadi kendala-kendala yang ada itu sudah sangat diminimalisir sekali,” jelasnya.
Ke depan, Pemerintah Kota Madiun berharap hasil TKA tidak hanya menjadi tolak ukur kemampuan individu siswa, tetapi juga menjadi dasar evaluasi peningkatan kualitas pendidikan, khususnya dalam bidang literasi dan numerasi.
“Dari hasil TKA ini nanti juga untuk mengukur kemampuan anak di bidang literasi dan numerasi juga optimal. Nah sehingga nanti untuk raport pendidikannya sekolah, raport pendidikannya Kota Madiun, raport pendidikannya provinsi bahkan nasional di bidang literasi numerasinya bisa meningkat,” tutupnya.
Dengan kelengkapan sarana dan pelaksanaan yang optimal, Kota Madiun dinilai mampu menjadi contoh bagi daerah lain dalam menyelenggarakan TKA yang efektif, efisien, dan berorientasi pada kualitas pendidikan. TKA di Kota Madiun dilaksanakan selama dua hari yakni 8-9 April 2026 yang diikuti sekitar 3.044 siswa kelas 12 SMP. (Krs)
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Diez






