Berita Terkini
Trending Tags

Pemkab Magetan Siapkan Langkah Cepat Atasi Banjir, Normalisasi Saluran Hingga Sudetan Air Jadi Prioritas

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
  • visibility 253
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kepala Dinas PUPR Magetan, Muhtar Wakid mengungkapkan, normalisasi saluran dilakukan untuk atasi banjir. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan — Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bergerak cepat menangani persoalan banjir yang kembali melanda sejumlah wilayah. Berbagai langkah strategis mulai dari jangka pendek hingga jangka panjang telah disiapkan untuk mengurangi risiko banjir berulang.

Kepala Dinas PUPR Magetan, Muhtar Wakid, mengungkapkan bahwa pihaknya bersama Bupati telah meninjau langsung sejumlah titik terdampak banjir yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir, termasuk saat malam takbiran dan awal April.

Ia menjelaskan, sebelum peninjauan lapangan dilakukan, tim PUPR terlebih dahulu melakukan pemetaan menyeluruh menggunakan drone, mulai dari wilayah hulu hingga hilir, yakni dari Terung hingga Sukomoro. Data tersebut kemudian dianalisis bersama lintas bidang di internal PUPR, seperti Bina Marga, Sumber Daya Air (SDA), dan Cipta Karya.

“Setelah data terkumpul, kami lakukan pembahasan dan memaparkan hasilnya kepada Bupati, Wakil Bupati, serta OPD terkait. Dari situ dirumuskan solusi jangka pendek, menengah, hingga panjang,” ujar Muhtar.

Untuk penanganan jangka pendek, Pemkab Magetan kini fokus pada normalisasi saluran air yang dinilai menjadi penyebab utama meluapnya air di kawasan Kebaran hingga Samsat.

Menurut Muhtar, sedimentasi yang menyebabkan pendangkalan saluran menjadi faktor utama banjir kembali terjadi, setelah sebelumnya kawasan tersebut sempat bebas banjir selama beberapa tahun usai penanganan tanggul.

“Saluran mengalami pendangkalan sehingga air meluap kembali ke area Samsat. Saat ini sudah kami mulai pengerukan dan penguatan tanggul di kiri-kanan saluran agar tidak meluber lagi,” jelasnya.

Proses normalisasi sepanjang sekitar 1,5 kilometer tersebut ditargetkan selesai dalam waktu dua minggu, dengan catatan kondisi cuaca mendukung dan koordinasi dengan warga berjalan lancar.

Selain normalisasi, langkah lain yang ditempuh adalah mengurangi volume air dari wilayah hulu melalui pembangunan sudetan atau pengalihan aliran air.

Salah satu titik yang menjadi perhatian adalah kawasan Srogo, di mana air yang melimpah selama hujan deras akan dialihkan menuju Kali Sadon.

“Sebagian sudetan sudah ada dan berfungsi, namun masih ada limpasan air di sisi utara yang akan kami arahkan kembali ke Kali Sadon agar tidak menambah beban saluran di bawah,” imbuhnya.

Image Not Found
Penanganan jangka pendek, Pemkab Magetan kini fokus pada normalisasi saluran air. Foto : Kus-Sinergia

Untuk jangka menengah, PUPR berencana menambah sejumlah sudetan baru. Namun, langkah ini membutuhkan anggaran besar sehingga perlu perencanaan matang.

Sementara itu, terkait banjir di jalur provinsi seperti kawasan Sarangan, Muhtar menyebut penyebab utamanya adalah dimensi saluran yang tidak memadai menampung debit air dari hulu.

“Saluran yang ada sekarang tidak cukup menampung air. Ini harus dibongkar dan disesuaikan dimensinya. Karena menyangkut jalan provinsi, kami harus berkoordinasi dengan pihak provinsi,” tegasnya.

Muhtar juga menyoroti tingginya curah hujan sebagai faktor signifikan penyebab banjir. Ia menyebut, curah hujan yang terjadi mencapai 145 milimeter per hari, yang masuk kategori sangat tinggi.

Ia menjelaskan secara sederhana, dalam kondisi tersebut setiap satu meter persegi wilayah menerima sekitar 145 liter air. Jika dikalikan dengan luas daerah tangkapan air, volume air yang turun bisa mencapai ribuan meter kubik.

“Volume air sebesar itu setara satu embung yang jebol. Jadi wajar jika dampaknya cukup besar,” ungkapnya.

Pemkab Magetan menegaskan akan terus melakukan evaluasi dan percepatan penanganan agar bencana banjir tidak terus berulang, sekaligus memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat tetap terjaga. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lonjakan Wisatawan Telaga Sarangan Tak Berbanding Lurus dengan PAD, Disbudpar Magetan Dikejar Target

    Lonjakan Wisatawan Telaga Sarangan Tak Berbanding Lurus dengan PAD, Disbudpar Magetan Dikejar Target

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dalam tiga hari terakhir, Telaga Sarangan dipadati ribuan wisatawan. Sejak Jumat (05/09/2025), kunjungan terus meningkat signifikan. Data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) mencatat 5.610 pengunjung pada Jumat, naik menjadi 8.563 di hari Sabtu (06/09/2025), dan kembali melonjak hingga 9.611 orang pada Minggu (07/09/2025). Kondisi cuaca cerah dan arus lalu lintas yang […]

    Bagikan
  • Komisi Informasi Jawa Timur Gelar Verifikasi Faktual Keterbukaan Publik

    Komisi Informasi Jawa Timur Gelar Verifikasi Faktual Keterbukaan Publik

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Komisi Informasi (KI) Jawa Timur melakukan verifikasi faktual atau visitasi monitoring dan evaluasi (monev) keterbukaan informasi badan publik tahun 2025 di Kota Madiun. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (18/09/2025) tersebut dipusatkan di Gedung Gcio Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Madiun, dihadiri jajaran PPID Diskominfo dan awak media. Komisioner KI […]

    Bagikan
  • Peringati Bulan Bung Karno, Kader PDIP Karangrejo Bersihkan Punden dan Rawat Ruang Budaya Desa

    Peringati Bulan Bung Karno, Kader PDIP Karangrejo Bersihkan Punden dan Rawat Ruang Budaya Desa

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Semangat menjaga lingkungan dan merawat warisan budaya diwujudkan Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Magetan, melalui kegiatan kerja bakti di kawasan punden Desa Gebyok, Selasa (16/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Juni Bulan Bung Karno yang tahun ini mengusung tema “Merawat Pertiwi”. Kader partai bersama warga […]

    Bagikan
  • Plt Wali Kota Madiun Minta Target Pembangunan Tidak Melenceng dari Rencana

    Plt Wali Kota Madiun Minta Target Pembangunan Tidak Melenceng dari Rencana

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun memberikan peringatan keras kepada aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota Madiun. Salah satunya terkait pemahaman terhadap arah pembangunan daerah hingga tingkat paling bawah. Hal itu ditegaskan, Bagus dalam Apel Kerja Pejabat dan ASN di halaman Balai Kota Madiun pada […]

    Bagikan
  • Usai Digeledah KPK, Dirut PDAM Kota Madiun : Sekedar Berkunjung, Lain-Lain Tanyakan ke KPK

    Usai Digeledah KPK, Dirut PDAM Kota Madiun : Sekedar Berkunjung, Lain-Lain Tanyakan ke KPK

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 356
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Penggeledahan Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (8/4/2026) di rumah pribadi Direktur Utama Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Taman Sari Kota Madiun, Suyoto berlangsung hampir 4 jam. Penggeledahan oleh lembaga antirasuah di rumah yang berada Jalan Mangkuprajan, Kelurahan Demangan Kecamatan Taman tersebut dikawal ketat oleh aparat kepolisian. Dalam […]

    Bagikan
  • Kursi Ketua Askot PSSI Kota Madiun Masih Lowong, Persiapan Liga Terancam Tersendat

    Kursi Ketua Askot PSSI Kota Madiun Masih Lowong, Persiapan Liga Terancam Tersendat

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Jabatan Ketua Asosiasi Kota (Askot) PSSI Kota Madiun hingga kini belum terisi setelah ditinggal almarhum Andi Raya Bagus Miko Saputra. Belum adanya figur yang siap memimpin organisasi sepak bola tertinggi di tingkat kota itu dikhawatirkan berdampak pada persiapan liga yang dijadwalkan bergulir 7 Desember mendatang. “Benar, sementara ini kursi ketua […]

    Bagikan
expand_less