Berita Terkini
Trending Tags

Puluhan Warga Desa Balaigono Magetan Terserang Chikungunya

  • account_circle Sinergia Mediatama
  • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
  • visibility 75
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Nyamuk Chikungunya, Foto : Istimewa

Sinergia | Kab. Magetan – Peralihan musim hujan ke kemarau bisa meningkatkan populasi nyamuk karena cuaca yang tidak stabil dan banyaknya genangan air yang menjadi tempat berkembang biak nyamuk. Hal itu harus diwaspadai oleh masyarakat. Apalagi, jika nyamuk yang berkembang biak yakni chikungunya atau demam berdarah dengue.

Seperti yang terjadi dalam dua minggu terakhir, puluhan warga di Desa Balaigondo Kecamatan Ngariboyo Kabupaten Magetan terserang penyakit chikungunya. Puluhan warga pun mengalami kelumpuhan dan muntah-muntah akibat gigitan nyamuk chikungunya. Tidak hanya menyerang anak-anak, gigitan nyamuk cikungunya juga menyerang orang dewasa hingga lansia. 

“Khawatir karena disini sudah banyak warganya yang terserang ya. Sudah banyak yang kena. Mungkin hampir semua. Puluhan (warga-red) lebih,” ujar Putri, warga Desa Balaigondo.

Putri juga mengaku dirinya juga sempat sakit akibat chikungunya. Gejalanya seperti panas dan diare hingga badan kaku-kaku.”Yang kena anak-anak, dewasa juga ada. Ini ada fogging dari pemerintah desa untuk antisipasi dan mudah-mudahan chikungunya menghilang ya,” pungkasnya.

Image Not Found
Petugas sedang melakukan voging, Foto : Istimewa

Sementara itu, Pemerintah Desa Balaigondo melakukan upaya fogging di sekitar rumah-rumah yang terdampak chikungunya. Sebelumnya, bersama pihak puskesma juga sudah melakukan peninjauan di lingkungan warga untuk melakukan penyelidikan epidemiologi. Upaya fogging ini sebagai langkah untuk memberantas nyamuk dewasa.

“Kita lakukan pendataan dan pengecekan ternyata ditemukan jentik-jentik nyamuk. Kita minta ke Ketua RT untuk melakukan kerja bakti lingkungan bersama warga juga. Ini kita juga tindak lanjuti dengan fogging,” terang Nur Hasan, Perangkat Desa Balaigondo.

Meski sudah dilakukan fogging, warga Desa Balaigondo diminta untuk menjaga kebersihan lingkungan. Selain itu, juga diharapkan untuk melakukan upaya pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan menerapkan 3 m plus. “Harus dijaga lingkungan rumahnya. Jangan sampai ada tempat-tempat untuk berkembang biak nyamuk,” pungkas Nur Hasan.

Tim Liputan – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Sinergia Mediatama

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung Ketahanan Pangan, Pemkab Madiun Gencarkan Program “Satu Rumah Satu Pohon”

    Dukung Ketahanan Pangan, Pemkab Madiun Gencarkan Program “Satu Rumah Satu Pohon”

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun terus mendorong pelaksanaan program nasional “Satu Rumah Satu Pohon” sebagai bagian dari upaya ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan. Program ini merupakan inisiatif dari Presiden Republik Indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan pangan melalui pemanfaatan lahan pekarangan masyarakat. Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menjelaskan bahwa penanaman pohon produktif seperti […]

    Bagikan
  • Mayat Perempuan Mengambang di Bengawan Madiun Gegerkan Warga

    Mayat Perempuan Mengambang di Bengawan Madiun Gegerkan Warga

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Warga Desa Kiringan, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan yang mengambang di aliran Sungai Bengawan Madiun, Minggu siang (14/12/2025). Penemuan tersebut sontak menarik perhatian warga sekitar. Proses evakuasi pun berlangsung dramatis. Mayat pertama kali ditemukan oleh Sunaryo, warga setempat yang hendak memancing di sungai tersebut sekitar pukul […]

    Bagikan
  • BPBD Kota Madiun Gelar Pelatihan Vertikal Rescue untuk Relawan

    BPBD Kota Madiun Gelar Pelatihan Vertikal Rescue untuk Relawan

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun menggelar pelatihan Vertikal Rescue bagi para relawan, Selasa (15/07/2025). Kegiatan yang berlangsung di Stadion Wilis ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan teknis tim reaksi cepat dalam menghadapi potensi bencana di wilayah Kota Madiun. Pelatihan ini difokuskan pada teknik penyelamatan di medan ketinggian, seperti […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Targetkan Relokasi Warga Rawan Banjir dan Tanah Retak Mulai 2026

    Pemkab Madiun Targetkan Relokasi Warga Rawan Banjir dan Tanah Retak Mulai 2026

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun memastikan rencana relokasi bagi warga yang tinggal di kawasan rawan bencana akan mulai direalisasikan pada 2026. Program ini menyasar warga Dusun Kebonduren, Desa Kenongorejo Kecamatan Pilangkenceng, yang menjadi langganan banjir, serta warga Desa Mendak Kecamatan Dagangan, yang terdampak kerusakan tanah atau tanah retak. Bupati Madiun, Hari Wuryanto, mengatakan […]

    Bagikan
  • Warga Maospati Geruduk Kantor Kelurahan, Pertanyakan Relokasi Pasar Hewan

    Warga Maospati Geruduk Kantor Kelurahan, Pertanyakan Relokasi Pasar Hewan

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ketegangan terjadi di Maospati, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Senin pagi (19/5/2025). Belasan warga mendatangi Kantor Kelurahan Maospati, memprotes rencana relokasi Pasar Hewan Pahinggan yang dinilai tidak manusiawi dan dilakukan tanpa sosialisasi yang layak. Aksi ini dipicu oleh pemberitaan yang menyebut bahwa warga telah menyetujui relokasi tanpa ganti rugi. Informasi itu langsung […]

    Bagikan
  • Jelang Arus Mudik 2026, Puluhan Sopir Bus AKAP di Terminal Purboyo Madiun Jalani Tes Urine photo_camera 4

    Jelang Arus Mudik 2026, Puluhan Sopir Bus AKAP di Terminal Purboyo Madiun Jalani Tes Urine

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Puluhan sopir bus antarkota antarprovinsi (AKAP) menjalani pemeriksaan kesehatan di Terminal Tipe A Purboyo Madiun, Kamis (12/3/2026). Salah satunya terkait pemeriksaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (Napza). Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan para pengemudi dalam kondisi sehat dan bebas dari penyalahgunaan zat berbahaya menjelang arus mudik lebaran 2026. Kegiatan yang […]

    Bagikan
expand_less