
Sinergia | Kab. Madiun – DPRD Kabupaten Madiun menggelar rapat paripurna Serah Terima Jabatan (Sertijab) di ruang paripurna DPRD setempat Senin (3/3/2025). Selain dihadiri jajaran legislatif dan Forkopimda Madiun, prosesi serah terima jabatan dari PJ Bupati Madiun Tontro Pahlawanto kepada Bupati Madiun definitif Hari Wuryanto disaksikan oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak.
Dalam kesempatan itu, Bupati Madiun Hari Wuryanto turut menyampaikan pidato perdana dengan menjabarkan visi, misi dan program unggulannya dihadapan hadirin. Pihaknya berjanji akan melanjutkan membangun Kabupaten Madiun dengan semangat baru dan ingin tetap konsisten menepati janji saat berkampanye pada Pilkada tahun 2024, serta melaksanakan periode 5 tahunan pertama, RPJPD Kabupaten Madiun tahun 2025-2045 dengan upaya merealisasikan visi Madiun yang bersih sehat dan sejahtera.
Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Fery Sudarsono mengatakan, Rapat paripurna digelar sesuai dengan Peraturan Presiden 16/2016 tentang Tata Cara Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota. Serta Surat Edaran Gubernur Jawa Timur tanggal 16 Desember 2024 nomor 100.1.4.2/47807/011.2/2024 perihal usul pemberhentian, pengesahan, dan pengangkatan pemenang Pilkada serentak.
“Alhamdulillah pada kesempatan ini sudah dilaksanakan serah terima jabatan. Kita juga sudah dengarkan pidato perdana dari Bupati Madiun terpilih,” ucapnya usai memimpin jalannya Rapat Paripurna.

Dalam menjalankan fungsi pengawasan, nantinya anggota legislatif bakal melakukan pengawasan terhadap kebijakan-kebijakan yang dijalankan oleh Pemkab Madiun. Khususnya pada kepemimpinan Hari Wuryanto dan Purnomo Hadi lima tahun kedepan.
“Program yang dilaksanakan harus selaras dengan apa yang sudah diarahkan oleh Presiden Prabowo dan Pemerintah Provinsi,” tegas Fery.
Pun, saat ini wakil rakyat akan fokus melakukan pengawasan terhadap 100 hari kerja Bupati Madiun. Dia berharap Hari Wuryanto dapat menjadi nahkoda Kabupaten Madiun untuk bermuara sebagai daerah yang semakin maju dan berkembang.
“Kita akan kawal semua kegiatan harus sesuai dengan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) yang sudah kita sepakati bersama,” tutur Politisi PDIP itu.
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak menyampaikan, Hari Wuryanto bukanlah orang baru di Pemerintahan. Artinya, tidak perlu waktu terlalu lama untuk adaptasi dan penyesuaian dengan lingkungan Pemkab Madiun, apalagi ia sudah memiliki pengalaman menjadi Wakil Bupati Madiun periode 2018-2024.
“Kami meyakini dibawah kepemimpinan Pj Bupati (Tontro) juga ada kesinambungan, jadi tidak perlu bongkar pasang ulang lagi untuk menjalankan kebijakan,” ujar Emil.
Di satu sisi, menurut Emil Pemkab Madiun memiliki keunggulan dibanding daerah lain, utamanya pada sisi industri manufaktur padat karya. Dia menilai hal ini akan menjadi potensi yang luar biasa bagi Bumi Kampung Pesilat untuk memekarkan sayap investasi di bidang industri.
Sementara itu, Hari Wuryanto berkomitmen akan melanjutkan pembangunan Kabupaten Madiun dengan semangat baru sesuai janjinya saat kampanye. Serta melaksanakan periode lima tahun pertama, RPJPD Kabupaten Madiun tahun 2025-2045 dengan upaya merealisasikan visi Madiun yang bersih sehat dan sejahtera (Bersahaja).
“Bersih dengan membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan berwibawa. Sehat dengan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, bukan saja kondisi sehat secara fisik melainkan juga spiritual dan sosial dan bermasyarakat. Sejahtera dengan membangun masyarakat yang bisa menikmati kemakmuran bebas dari kemiskinan,” tuntasnya.
Dana – Sinergia