Berita Terkini
Trending Tags

1.119 PPPK Paruh Waktu Terima SK, Sekda Magetan Tekankan Soal Integritas ASN

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
  • visibility 159
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sebanyak 1.119 PPK Paruk Waktu resmi menerima SK di Alun-Alun Magetan, dengan penekanan integritas ASN, Foto: Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu Tahun 2025. Penyerahan dilakukan dalam apel khusus di Alun-alun Magetan, Selasa (16/12/2025).

SK diserahkan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Magetan yang mewakili Bupati Magetan kepada perwakilan peserta PPPK. Total sebanyak 1.119 orang dinyatakan resmi diangkat sebagai PPPK Paruh Waktu.

Sekda Magetan, Welly Kristanto, menjelaskan bahwa pengangkatan PPPK Paruh Waktu merupakan bagian dari rangkaian panjang seleksi ASN yang telah berlangsung dalam beberapa tahap.

“Kegiatan hari ini adalah penyerahan SK PPPK Paruh Waktu. Total yang menerima sebanyak 1.119 orang. Proses ini diawali dari seleksi PPPK tahap satu, dilanjutkan tahap dua. Sementara yang belum terakomodir di dua tahap tersebut, kemudian mengikuti tahap tiga yang dikenal sebagai PPPK Paruh Waktu,” jelas Welly.

Dari total formasi tersebut, lanjut Welly, sebanyak 38 orang berasal dari tenaga pendidik, sementara 1081 PPPK Paruh Waktu sisanya merupakan tenaga teknis yang akan ditempatkan di berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Magetan.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Magetan, Suratno, turut menyampaikan pesan penting kepada para PPPK yang baru menerima SK. Ia menekankan pentingnya menjaga integritas dan orientasi pelayanan publik.

“Pertama, kami ucapkan selamat kepada 1.119 penerima SK PPPK Paruh Waktu. Yang paling penting adalah menjaga kredibilitas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas Suratno.

Ia juga mengingatkan agar para PPPK tidak memosisikan diri sebagai penguasa, melainkan sebagai pelayan masyarakat.

“Jangan merasa menjadi bos. Bosnya siapa? Rakyat. Kredibel, akuntabel, dan jalankan amanah dengan penuh tanggung jawab untuk mengabdi dan mendedikasikan diri kepada masyarakat,” tambahnya.

Suratno berharap, dengan penempatan PPPK di seluruh OPD, kinerja pemerintahan daerah ke depan semakin optimal dan mampu mendukung program pembangunan lima tahun Bupati Magetan terpilih.

“Kami berharap penempatan ini bisa memperkuat kinerja perangkat daerah dan menyukseskan program pembangunan lima tahun ke depan,” pungkasnya. (Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siswa SMK di Ponorogo Minta Bantuan Damkar Lepaskan Borgol yang Terkunci di Tangan

    Siswa SMK di Ponorogo Minta Bantuan Damkar Lepaskan Borgol yang Terkunci di Tangan

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP dan Damkar Ponorogo membantu seorang siswa SMK yang tidak dapat melepaskan borgol yang terkunci di pergelangan tangannya usai digunakan untuk bermain. Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Ponorogo, Bambang Supeno, mengatakan siswa bernama Ilham Maulana itu datang ke Markas Damkar pada Kamis (16/7/2026) dengan […]

    Bagikan
  • Banjir Berulang di Magetan Tuai Kritik, Aktivis Desak Evaluasi Kinerja OPD

    Banjir Berulang di Magetan Tuai Kritik, Aktivis Desak Evaluasi Kinerja OPD

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Banjir yang kembali melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Magetan menuai sorotan tajam dari berbagai pihak. Dalam satu tahun terakhir, sejak awal kepemimpinan Bupati Nanik Sumantri bersama Wakil Bupati Suyatni Prihasmoro, kejadian serupa tercatat telah terjadi dua kali. Aktivis LSM Magetan Center, Beni Ardi, menilai kondisi ini tidak bisa lagi dianggap sebagai […]

    Bagikan
  • Kuli Bangunan di Ponorogo Ditangkap Usai Curi Sepeda Motor

    Kuli Bangunan di Ponorogo Ditangkap Usai Curi Sepeda Motor

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Polsek Sukorejo berhasil meringkus pelaku pencurian sepeda motor hanya dalam waktu kurang dari empat jam setelah kejadian berlangsung. Pelaku diketahui adalah Muchsin alias Paimin (59), warga Desa Wagir Kidul, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo. Muchsin, yang sehari-hari bekerja sebagai kuli bangunanini tertangkap tangan saat hendak membuat kunci duplikat sepeda motor hasil curiannya. […]

    Bagikan
  • Jembatan Lapuk di Madiun Direhabilitasi Polisi, Kini Lebih Aman dan Terang

    Jembatan Lapuk di Madiun Direhabilitasi Polisi, Kini Lebih Aman dan Terang

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Jembatan Merah Putih di Dusun Krapyak, Desa Purworejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun yang sebelumnya rusak dan membahayakan warga akhirnya rampung direhabilitasi. Struktur jembatan yang sempat lapuk dan minim penerangan kini telah diperbaiki oleh jajaran Polres Madiun bersama masyarakat, sehingga kembali layak dilalui. Peresmian hasil rehabilitasi dilakukan pada Jumat (8/5/2026) oleh Polres […]

    Bagikan
  • Dua Penerbang Tempur Lanud Iswahjudi Catatkan 1.000 Jam Terbang, TNI AU Tambah Torehkan Emas di Udara

    Dua Penerbang Tempur Lanud Iswahjudi Catatkan 1.000 Jam Terbang, TNI AU Tambah Torehkan Emas di Udara

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Dua penerbang tempur TNI Angkatan Udara dari Lanud Iswahjudi mencatat tonggak penting dalam karier militernya. Mereka adalah Kapten Pnb Yanuar “Ten-Gu” Widyantoko dari Skadron Udara 3 dan Kapten Pnb Sulistyo “Black Lice” Laksono Cahyo dari Skadron Udara 14. Keduanya resmi menembus capaian 1.000 jam terbang menggunakan jet tempur F-16 Fighting […]

    Bagikan
  • Mencari Pakan Ternak, Pria 65 Tahun di Ngawi Tewas Tersangkut di Pohon Setinggi 8 Meter

    Mencari Pakan Ternak, Pria 65 Tahun di Ngawi Tewas Tersangkut di Pohon Setinggi 8 Meter

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Musibah tragis menimpa seorang warga Desa Legundi, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Pamut (65) ditemukan tewas tersangkut di atas pohon setinggi lebih dari delapan meter saat mencari pakan ternak, Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Peristiwa tersebut sontak menggegerkan warga sekitar. Jasad korban pertama kali terlihat tersangkut di pohon yang […]

    Bagikan
expand_less