Berita Terkini
Trending Tags

Penanganan ODGJ Jambon Ponorogo, Ipda Purnomo Berencana Jemput Nanto

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
  • visibility 231
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Suhananto akan dijemput Ipda Purnomo sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo — Penanganan kasus orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang dikurung dalam kandang besi di Desa Sendang, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, mulai menemui titik terang. Ipda Purnomo, Kanit Binpolmas Polres Lamongan, menyatakan berencana menjemput Suhananto atau Nanto, 45 tahun, sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan.

Rencana tersebut disampaikan Ipda Purnomo melalui unggahan di media sosial setelah dirinya mendatangi langsung lokasi tempat Nanto dikurung. Dalam unggahan tersebut, Ipda Purnomo menegaskan komitmennya untuk kembali ke Ponorogo.

“Demi rasa kemanusiaan, insyaallah kami akan kembali ke Ponorogo lagi,” tulis Ipda Purnomo dalam keterangan unggahannya.

Langkah tersebut dilakukan setelah Ipda Purnomo melihat kiriman video dari polres ponorogo kondisi Nanto yang memprihatinkan. Selama bertahun-tahun, Nanto dikurung di dalam kandang besi berukuran sekitar tiga meter panjang, dua meter tinggi, dan satu setengah meter lebar. Seluruh aktivitas harian, mulai dari tidur, makan, hingga buang air besar dilakukan di dalam kandang, dengan saluran pembuangan berupa lubang di lantai yang langsung terhubung ke septic tank.

Ipda Purnomo dikenal aktif menangani persoalan kemanusiaan, khususnya kasus ODGJ yang membutuhkan perhatian khusus. Rencana penjemputan ini diharapkan menjadi langkah awal agar Nanto mendapatkan penanganan medis dan sosial yang lebih layak.

Sebelumnya, aparat kepolisian di Ponorogo telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi dan menyatakan telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur untuk penanganan lanjutan. Hingga kini, instansi terkait belum datang ke lokasi, namun koordinasi lintas wilayah terus dilakukan.

Keluarga Nanto menyambut baik rencana tersebut dan berharap penanganan yang dilakukan dapat membawa perubahan nyata. Mereka berharap Nanto bisa mendapatkan perawatan yang manusiawi, sekaligus memberi rasa aman bagi keluarga dan warga sekitar.(ega).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Temukan Kasus DBD, Dinkes Kota Madiun Gencarkan Fogging dan PSN

    Temukan Kasus DBD, Dinkes Kota Madiun Gencarkan Fogging dan PSN

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya mengendalikan penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) terus digencarkan Pemerintah Kota Madiun. BPBD bersama Dinas Kesehatan PPKB Kota Madiun melakukan fogging di lingkungan SDN 01 Kartoharjo serta kawasan Jalan Jayengan, Kartoharjo pada Kamis (27/11/2025). Langkah ini dilakukan setelah dua siswa SDN 01 Kartoharjo dan dua warga Jalan Jayengan dinyatakan positif […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun Pimpin Apel ASN, Sinkronkan Program Asta Cita dengan Program Kerja Harmonis

    Bupati Madiun Pimpin Apel ASN, Sinkronkan Program Asta Cita dengan Program Kerja Harmonis

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Bupati Madiun, Hari Wuryanto, memimpin apel Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Madiun yang digelar di Halaman Pendopo Ronggo Jumeno, Caruban, Senin pagi (3/3/2025). Apel perdana ini digelar seusai Bupati Madiun mengikuti retret di Akademi Militer (AKMIL) Magelang beberapa waktu lalu. Dalam apel ini turut dihadiri oleh Ketua Tim […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Bagikan Seragam Sekolah Kepada 4.945 Siswa SD-SMP Negeri/Swasta

    Pemkot Madiun Bagikan Seragam Sekolah Kepada 4.945 Siswa SD-SMP Negeri/Swasta

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Pendidikan membagikan seragam sekolah gratis bagi siswa Sekolah Dasar (SD) maupun siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) baik Negeri dan Swasta. Pembagian seragam lengkap dengan atributnya ini secara simbolis diserahkan Wali Kota Madiun, Maidi dan Wakil Wali Kota Madiun, Bagus Panuntun kepada perwakilan siswa di halaman […]

    Bagikan
  • Akomodir Lonjakan Pemudik, KAI Daop 7 Madiun Operasikan 1 KA Tambahan Lebaran PP

    Akomodir Lonjakan Pemudik, KAI Daop 7 Madiun Operasikan 1 KA Tambahan Lebaran PP

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 336
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun telah membuka pemesanan tiket kereta api (KA) tambahan untuk masa Angkutan Lebaran 2026. Penambahan perjalanan ini dilakukan untuk mengakomodasi lonjakan mobilitas masyarakat pada periode mudik dan arus balik. KA Tambahan Lebaran berangkatan dari Daop 7 yakni KA Brantas relasi Blitar-Pasar […]

    Bagikan
  • DPRD Ponorogo Bakal Kawal Ketat Efisiensi Anggaran Pemkab Ponorogo

    DPRD Ponorogo Bakal Kawal Ketat Efisiensi Anggaran Pemkab Ponorogo

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Efisiensi anggaran yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mendapat pengawalan ketat dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ponorogo. Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno menegaskan pada tahap awal, Pemkab berhasil menghemat anggaran hingga Rp 21 miliar. Efisiensi ini dilakukan sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 dan Surat Edaran […]

    Bagikan
  • Seribu Guru Honorer Ponorogo Desak Pemkab Buka Akses Dapodik

    Seribu Guru Honorer Ponorogo Desak Pemkab Buka Akses Dapodik

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sekitar seribu guru honorer di Kabupaten Ponorogo menggelar aksi unjuk rasa, Selasa (26/5/2026), menuntut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo membuka kembali akses Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Massa aksi bergerak dari Gedung DPRD Ponorogo menuju Kantor Pemkab Ponorogo untuk menyampaikan aspirasi terkait nasib guru honorer non-Dapodik. Aksi tersebut diikuti guru honorer yang tergabung […]

    Bagikan
expand_less