Berita Terkini
Trending Tags

Penanganan ODGJ Jambon Ponorogo, Ipda Purnomo Berencana Jemput Nanto

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
  • visibility 253
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Suhananto akan dijemput Ipda Purnomo sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo — Penanganan kasus orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang dikurung dalam kandang besi di Desa Sendang, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, mulai menemui titik terang. Ipda Purnomo, Kanit Binpolmas Polres Lamongan, menyatakan berencana menjemput Suhananto atau Nanto, 45 tahun, sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan.

Rencana tersebut disampaikan Ipda Purnomo melalui unggahan di media sosial setelah dirinya mendatangi langsung lokasi tempat Nanto dikurung. Dalam unggahan tersebut, Ipda Purnomo menegaskan komitmennya untuk kembali ke Ponorogo.

“Demi rasa kemanusiaan, insyaallah kami akan kembali ke Ponorogo lagi,” tulis Ipda Purnomo dalam keterangan unggahannya.

Langkah tersebut dilakukan setelah Ipda Purnomo melihat kiriman video dari polres ponorogo kondisi Nanto yang memprihatinkan. Selama bertahun-tahun, Nanto dikurung di dalam kandang besi berukuran sekitar tiga meter panjang, dua meter tinggi, dan satu setengah meter lebar. Seluruh aktivitas harian, mulai dari tidur, makan, hingga buang air besar dilakukan di dalam kandang, dengan saluran pembuangan berupa lubang di lantai yang langsung terhubung ke septic tank.

Ipda Purnomo dikenal aktif menangani persoalan kemanusiaan, khususnya kasus ODGJ yang membutuhkan perhatian khusus. Rencana penjemputan ini diharapkan menjadi langkah awal agar Nanto mendapatkan penanganan medis dan sosial yang lebih layak.

Sebelumnya, aparat kepolisian di Ponorogo telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi dan menyatakan telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur untuk penanganan lanjutan. Hingga kini, instansi terkait belum datang ke lokasi, namun koordinasi lintas wilayah terus dilakukan.

Keluarga Nanto menyambut baik rencana tersebut dan berharap penanganan yang dilakukan dapat membawa perubahan nyata. Mereka berharap Nanto bisa mendapatkan perawatan yang manusiawi, sekaligus memberi rasa aman bagi keluarga dan warga sekitar.(ega).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gerakan Pangan Murah Jajaran Korem 081/DSJ Diserbu Warga

    Gerakan Pangan Murah Jajaran Korem 081/DSJ Diserbu Warga

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diselenggarakan oleh Koramil 0803/03 Balerejo di halaman Kantor Kecamatan Balerejo, Sabtu (30/08/2025), mendapat sambutan hangat dari warga. Sejak pagi, masyarakat tampak memadati lokasi untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Meski ramai, antrean tetap berlangsung tertib dan kondusif. Warga mengaku sangat terbantu dengan adanya […]

    Bagikan
  • Laka Lantas Meningkat, Kapolres Madiun Kota Tekankan Pentingnya Etika Berkendara

    Laka Lantas Meningkat, Kapolres Madiun Kota Tekankan Pentingnya Etika Berkendara

    • calendar_month Rabu, 1 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 120
    • 0Komentar

    KOTA MADIUN – Kepolisian Resor (Polres) Madiun Kota mencatat kasus kecelakaan lalu lintas meningkat selama tahun 2024 dibandingkan dengan tahun 2023. Kecelakaan didominasi oleh faktor pengemudi atau pengendara dengan kategori karyawan swasta dan pelajar. Hal tersebut menjadi atensi jajaran Polres Madiun Kota melalu Satlantas untuk terus menekan angka laka lantas. Kapolres Madiun Kota, AKBP Agus […]

    Bagikan
  • UMK Kabupaten Madiun 2026 Ditetapkan Rp. 2,55 Juta

    UMK Kabupaten Madiun 2026 Ditetapkan Rp. 2,55 Juta

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 2.157
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Upah Minimum Kabupaten (UMK) Madiun tahun 2026 resmi naik. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menetapkan UMK Kabupaten Madiun sebesar Rp 2.553.221, naik Rp 152.900 atau sekitar 6,37 persen dibanding tahun 2025. Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3.1/937/013/2025 tentang UMK kabupaten/kota di Jawa Timur tahun 2026. Pada tahun […]

    Bagikan
  • Dinkes-PPKB Lakukan Cek Kesehatan bagi Pemulung dan Petugas Kebersihan

    Dinkes-PPKB Lakukan Cek Kesehatan bagi Pemulung dan Petugas Kebersihan

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) menggelar kegiatan cek kesehatan bagi para petugas kebersihan dan pemulung yang bekerja di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winongo maupun di sejumlah Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di Kota Madiun, Selasa (30/07/2025). Sebanyak 103 orang mengikuti kegiatan ini. Mereka mendapatkan […]

    Bagikan
  • Resah, Seorang Kades Laporkan Oknum LSM Atas Dugaan Pemerasan Ke Polres Madiun

    Resah, Seorang Kades Laporkan Oknum LSM Atas Dugaan Pemerasan Ke Polres Madiun

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 155
    • 1Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sejumlah Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Madiun mengaku resah dengan oknum anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), wartawan, dan Ormas. Pasalnya mereka kerap mendatangi kantor desa dengan upaya mencari cari kesalahan kinerja pemerintah di desa hingga berujung pada praktik pemerasan.  Seperti yang dialami Kepala Desa Kedungrejo, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun Suyadi. Karena […]

    Bagikan
  • Ini Kiat Joko Widiyanto Ubah Limbah Dapur Jadi Pupuk Organik Cair Ramah Lingkungan

    Ini Kiat Joko Widiyanto Ubah Limbah Dapur Jadi Pupuk Organik Cair Ramah Lingkungan

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Inovasi pemanfaatan limbah dapur kembali hadir dari tangan kreatif seorang akademisi di Kota Madiun. Joko Widiyanto, dosen Pendidikan Biologi di salah satu universitas di Madiun, berhasil mengolah sampah organik rumah tangga seperti kulit buah dan sayuran menjadi pupuk organik cair (POC) yang bermanfaat bagi tanaman. Di rumahnya yang terletak di […]

    Bagikan
expand_less