Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

DPRD Magetan Minta Relokasi Pedagang Pasar Sayur Tidak Tergesa-gesa

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 10
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Magetan, Ritha. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan meminta Pemerintah Kabupaten Magetan berhati-hati dalam mengambil keputusan terkait rencana penataan dan relokasi pedagang Pasar Sayur Magetan. Dewan menilai, penataan pasar memang diperlukan, namun harus dilakukan tanpa mengganggu keberlangsungan ekonomi pedagang kecil.

Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Magetan, Ritha, menyatakan bahwa keputusan Pemkab menunda relokasi merupakan sikap yang sejalan dengan berbagai keluhan yang disampaikan pedagang kepada DPRD. Ia menegaskan, penataan pasar tetap dapat dijalankan, tetapi tidak boleh dilakukan secara terburu-buru hingga menimbulkan kerugian bagi pedagang.

“Penataan memang penting, tetapi jangan sampai kebijakan itu justru menghilangkan sumber nafkah mereka. Relokasi jangan dijalankan asal-asalan,” ujar Ritha.

Menurutnya, DPRD tidak menolak upaya pemerintah menata kawasan Pasar Sayur. Namun, ia mengingatkan bahwa seluruh langkah teknis di lapangan harus matang agar tidak menimbulkan persoalan baru. Ritha menuturkan bahwa relokasi tidak boleh dipaksakan jika sarana pendukung belum memadai.

“Kalau fasilitas belum lengkap, akses belum memadai, dan pedagang belum merasa siap, tentu tidak bijak jika relokasi tetap dijalankan,” jelasnya.

DPRD memahami kekhawatiran para pedagang, terutama terkait potensi turunnya pembeli apabila dipindahkan ke tempat yang belum dikenal masyarakat. Aktivitas transaksi pedagang sangat bergantung pada arus pembeli yang datang secara rutin.

“Penghasilan mereka sangat dipengaruhi keramaian. Kalau pembeli merasa jauh atau tidak tahu lokasi baru, yang langsung merasakan dampaknya adalah para pedagang,” tambahnya.

Melalui Komisi B, DPRD meminta Pemkab Magetan dan organisasi perangkat daerah terkait agar lebih mengedepankan dialog serta membuka ruang komunikasi dua arah sebelum mengambil kesimpulan akhir. Ritha menekankan bahwa pedagang harus dilibatkan sejak awal.

“Pedagang itu bagian penting dari ekonomi daerah, bukan sekadar objek kebijakan. Mereka harus menjadi pihak yang diajak berdiskusi, bukan hanya diberi keputusan sepihak,” tutur Ritha.

Ritha memastikan DPRD akan terus mengawal setiap langkah penataan agar tidak menimbulkan gejolak sosial dan tetap berpihak pada kepentingan pedagang.

“Jika kebijakan penataan justru memberatkan pedagang, kami pasti menyampaikan keberatan. Prinsipnya sederhana: penataan boleh dilakukan, tapi jangan sampai rakyat dirugikan,” tutupnya.(Kusnanto).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris

Rekomendasi Untuk Anda

  • LKBH PGRI Somasi Gubernur Khofifah, Protes Mutasi Kepala SMKN 1 Ponorogo

    LKBH PGRI Somasi Gubernur Khofifah, Protes Mutasi Kepala SMKN 1 Ponorogo

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Mutasi Katenan dari jabatan Kepala SMKN 1 Ponorogo ke SMAN 1 Tegalombo, Pacitan, berbuntut panjang. Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) PGRI Ponorogo resmi melayangkan somasi kepada Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Ketua LKBH PGRI Ponorogo, Thohari, menyebut mutasi tersebut dinilai melanggar Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025 tentang Penugasan Guru […]

    Bagikan
  • Diduga Hilang Kendali, Truk Hino Dump Tronton Hantam SPBU dan Warung di Ngawi

    Diduga Hilang Kendali, Truk Hino Dump Tronton Hantam SPBU dan Warung di Ngawi

    • calendar_month Sabtu, 22 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Kecelakaan tunggal terjadi di ruas jalan raya Ngawi – Bojonegoro, tepatnya di Dusun Joho, Desa Karang Tengah Prandon, Kecamatan Ngawi, pada Sabtu (22/3/2025).   Truk Hino Dump Tronton dengan nomor polisi B 9233 TYW yang dikemudikan oleh Sugeng Prasetyo Alex (38), warga Desa Besowo, Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban, diduga hilang kendali […]

    Bagikan
  • Sepasang Sejoli Kepergok Bemesraan di Seputaran Masjid Quba

    Sepasang Sejoli Kepergok Bemesraan di Seputaran Masjid Quba

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Satpol PP Kabupaten Madiun mengamankan sepasang muda-mudi yang diduga melakukan perbuatan asusila di kawasan Masjid Quba, kompleks Pusat Pemerintahan Kabupaten Madiun, Kecamatan Mejayan, Senin (08/09/2025) pagi. Salah satu dari mereka diketahui masih berstatus pelajar. Video amatir saat keduanya diamankan petugas pun ramai jadi perbincangan di media sosial. Kejadian bermula sekitar […]

    Bagikan
  • DPRD-Pemkot Madiun Sepakati LPJ Pelaksanaan APBD 2024, Ini Sejumlah Catatan Fraksi

    DPRD-Pemkot Madiun Sepakati LPJ Pelaksanaan APBD 2024, Ini Sejumlah Catatan Fraksi

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun kembali menggelar rapat paripurna pada Rabu (28/05/2025), dengan agenda pengambilan keputusan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024. Fraksi-Fraksi DPRD Kota Madiun tetap kritis dalam pandangan akhir terhadap LPJ Pelaksanaan APBD […]

    Bagikan
  • Antusias Warga Serbu Gerakan Pasar Murah di Bakorwil Madiun

    Antusias Warga Serbu Gerakan Pasar Murah di Bakorwil Madiun

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Antusiasme warga tampak tinggi dalam gelaran Gerakan Pangan Murah yang berlangsung di halaman Bakorwil Madiun, Selasa (14/10/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur yang digelar serentak di berbagai wilayah. Kabid Pembangunan Ekonomi Bakorwil I Madiun, Cicilia Satyarini Yuliarsi, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut terselenggara […]

    Bagikan
  • RPJMD 2025–2029 Disepakati, Jadi Arah Pembangunan Lima Tahun ke Depan

    RPJMD 2025–2029 Disepakati, Jadi Arah Pembangunan Lima Tahun ke Depan

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun bersama Pemerintah Kabupaten Madiun resmi menandatangani nota kesepakatan rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 dalam rapat paripurna yang digelar Senin (05/05/2025). Kesepakatan ini menjadi tonggak penting dalam menentukan arah pembangunan Kabupaten Madiun selama lima tahun ke depan. Ketua DPRD Kabupaten Madiun Fery […]

    Bagikan
expand_less