Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Ini Langkah DLH Madiun Soal Dugaan Pencemaran Limbah SPPG Assalam di Geger

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
  • visibility 285
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
SPPG Assalam di Desa Sumberjo, Kecamatan Geger, Foto: Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Madiun angkat bicara terkait dugaan pencemaran limbah yang berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Assalam di Desa Sumberjo, Kecamatan Geger. Dugaan pencemaran itu sebelumnya dikeluhkan petani setempat lantaran limbah berupa air bercampur minyak diduga mengalir ke area persawahan dan menimbulkan bau menyengat.

Kepala DLH Kabupaten Madiun, Zahrowi, menegaskan pihaknya menindaklanjuti aduan warga tersebut. Ia menyebut laporan masyarakat menjadi perhatian serius dan kini sedang dimonitor secara intensif.

“Dengan adanya aduan dari masyarakat ini, kami ikut mengamati dan memonitor perkembangan operasional SPPG yang ada di Kabupaten Madiun,” kata Zahrowi Rabu (10/12/2025).

Zahrowi menjelaskan persoalan limbah tidak bisa diperlakukan sebagai kasus tunggal. Program Makanan Bergizi (MBG), yang dijalankan melalui SPPG, merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) sehingga melibatkan banyak titik produksi. Karena itu, DLH bersama pemerintah daerah akan mengumpulkan seluruh pengelola SPPG untuk memberikan arahan terkait tata kelola limbah.

“Operasional tentu kita dukung, apalagi ini proyek strategis nasional. Tapi jangan sampai keselamatan lingkungan terabaikan. Sudah muncul beberapa titik dan ini sedang kami dokumentasikan untuk menentukan langkah berikutnya,” ujarnya.

Terkait langkah teknis seperti inspeksi ke lokasi SPPG Geger dan pengambilan sampel air, Zahrowi mengatakan hal tersebut akan dikoordinasikan setelah pertemuan dengan seluruh pengelola.

“Kita lihat nanti. Dalam waktu dekat pemerintah daerah akan mengumpulkan seluruh SPPG agar upayanya serentak. Kalau satu per satu akan terlalu lama. Ini bagian dari menjaga fungsi dan tujuan utama proyek strategis nasional,” tutupnya.

Sebelumnya, sejumlah petani di Desa Sumberjo mengeluhkan limbah dapur SPPG yang diduga dialirkan ke tanah resapan hingga merembes ke sawah warga. Endapan minyak dan bau menyengat dikhawatirkan merusak kualitas tanah dan mengganggu produktivitas pertanian. Pengelola SPPG membantah melakukan pembuangan sembarangan dan menyatakan siap memperbaiki saluran pembuangan jika diperlukan. (Tov/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ngebel Dikepung Tambang, DPRD Jatim Bongkar Fakta Mengejutkan: Hanya 1 yang Kantongi Izin

    Ngebel Dikepung Tambang, DPRD Jatim Bongkar Fakta Mengejutkan: Hanya 1 yang Kantongi Izin

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Aktivitas pertambangan galian C di kawasan wisata Telaga Ngebel kembali menjadi sorotan. Komisi D DPRD Jawa Timur menemukan fakta bahwa dari sejumlah tambang yang beroperasi di Kecamatan Ngebel, Ponorogo, Jawa Timur  hanya satu yang mengantongi izin resmi. Temuan tersebut mengemuka dalam pembahasan yang melibatkan sejumlah pihak terkait. Di tengah status Ngebel […]

    Bagikan
  • PMII dan GMNI Tunda Audiensi dengan DPRD Kabupaten Madiun, Pertimbangkan Situasi Kondusif

    PMII dan GMNI Tunda Audiensi dengan DPRD Kabupaten Madiun, Pertimbangkan Situasi Kondusif

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dua organisasi mahasiswa, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Universitas PGRI Madiun (Unipma) dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Madiun, menunda audiensi dengan DPRD Kabupaten Madiun yang semula dijadwalkan berlangsung pada Senin (1/9/2025). Keputusan ini disampaikan melalui rilis resmi kedua organisasi. Ketua GMNI Cabang Madiun, Nikolaus Leontin Ama Beta, […]

    Bagikan
  • Bupati dan Forkopimda Madiun Tinjau Pos Pengamanan Mudik Lebaran 2026, Waspadai 6 Titik Rawan Macet photo_camera 2

    Bupati dan Forkopimda Madiun Tinjau Pos Pengamanan Mudik Lebaran 2026, Waspadai 6 Titik Rawan Macet

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 358
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun memastikan kesiapan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah. Hal itu dilakukan melalui pemantauan langsung ke sejumlah Pos Pengamanan (Pospam) oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama Wakil Bupati Purnomo Hadi dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) pada Jumat (13/3/2026). Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan, […]

    Bagikan
  • Pawai Budaya Meriahkan HUT ke-80 RI di Magetan, 55 Peserta Tampilkan Atraksi Tradisi

    Pawai Budaya Meriahkan HUT ke-80 RI di Magetan, 55 Peserta Tampilkan Atraksi Tradisi

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pusat Kota Magetan berubah semarak dengan gelaran Pawai Budaya Daerah dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sabtu (23/8/2025). Mengusung tema “Magetan Gemah Ripah Loh Jinawi, Indonesia Hanjayeng Mukti”, acara ini menghadirkan 55 peserta dari SMP, SMA/SMK, hingga kelompok masyarakat umum. Pawai dibuka langsung oleh Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti […]

    Bagikan
  • Kejaksaan Buka Pasar Murah, 1.000 Sembako Murah Ludes

    Kejaksaan Buka Pasar Murah, 1.000 Sembako Murah Ludes

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun menggelar pasar murah yang diserbu oleh warga pada Rabu (19/03/2025). Dalam pasar murah di halaman kantor Kejari Kota Madiun ini disediakan sekitar 1.000 paket sembako murah. Terdiri dari minyak goreng dan beras. Dede Sutisna, Kepala Kejari Kota Madiun mengungkapkan pasar murah ini bagian dari kegiatan […]

    Bagikan
  • Kabur dari Lapas, Tertangkap di Pati, Akhir Pelarian Napi Madiun

    Kabur dari Lapas, Tertangkap di Pati, Akhir Pelarian Napi Madiun

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pelarian narapidana Lapas Kelas I Madiun berinisial Y berakhir. Setelah sepekan menjadi buronan, narapidana kasus pemalsuan dokumen tersebut berhasil ditangkap tim gabungan di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 06.00. Y sebelumnya melarikan diri dari Lapas Kelas I Madiun pada Rabu (1/7/2026) lalu. Berdasarkan dugaan sementara, warga Surabaya […]

    Bagikan
expand_less