Minggu, 11 Okt 2026
Trending Tags

Fenomena Kekurangan Murid di SD Negeri Madiun, DPRD: Efek Pilihan Masyarakat ke Madrasah

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
  • visibility 336
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Madiun, Slamet Rijadi, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Sejumlah Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Madiun mengalami kekurangan murid. Fenomena ini disorot oleh Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Madiun, Slamet Rijadi, yang menilai kondisi tersebut merupakan dampak dari meningkatnya minat masyarakat terhadap lembaga pendidikan berbasis agama, khususnya Madrasah Ibtidaiyah (MI).

Menurut Slamet, fenomena tersebut bukanlah persoalan serius selama anak-anak usia wajib belajar tetap mendapatkan akses pendidikan.

“Yang penting hak pendidikan anak tetap terpenuhi. Baik itu di SD negeri maupun MI, tidak masalah. Kalau ada SD yang kekurangan murid, ya tinggal diregrouping sesuai aturan pemerintah,” ujar politisi dari Fraksi PKB itu kepada wartawan Selasa (24/06/2025).

Ia juga mendorong Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun untuk melakukan evaluasi dan inovasi agar sekolah negeri kembali menjadi pilihan utama masyarakat. Slamet menilai sekolah negeri harus mampu bersaing dari sisi kualitas pendidikan dan fasilitas.

Terkait kekhawatiran terhadap nasib guru di sekolah yang terdampak regrouping, Slamet memastikan tidak ada yang dirugikan. Pasalnya, saat ini Kabupaten Madiun masih mengalami kekurangan tenaga pendidik, terutama karena banyak guru yang pensiun.

“Tenaga pengajar bisa ditugaskan di sekolah lain yang memang masih kekurangan. Justru ini bisa jadi solusi pemerataan,” tegasnya.

Slamet juga menegaskan bahwa indikator utama sekolah layak diregrouping adalah jumlah siswa, bukan fasilitas. Ia menyebut, sebagian besar sarana pendidikan saat ini sudah memadai, tetapi kebijakan pembangunan tetap harus berdasarkan data riil jumlah peserta didik di tiap wilayah.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun, Siti Zubaidah, tampak sedikit bicara perihal tersebut pihaknya memilih akan berfokus pada pemerataan murid di tingkat lembaga sekolah. 

“Kami terus melakukan pemetaan. Baik untuk kebutuhan tenaga pendidik, siswa, maupun fasilitas sekolah. Semua kami arahkan demi pendidikan yang merata dan berkualitas,” ujar Zubaidah.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rocky Gerung: Kritik Pemerintah Harus Berbasis Nalar, Bukan Sekadar Kemarahan

    Rocky Gerung: Kritik Pemerintah Harus Berbasis Nalar, Bukan Sekadar Kemarahan

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 311
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Filsuf Rocky Gerung mengingatkan bahwa kritik terhadap pemerintah akan memiliki nilai lebih apabila disampaikan dengan argumentasi akademis, bukan sekadar luapan emosi. Menurutnya, tradisi berpikir kritis harus menjadi fondasi gerakan mahasiswa maupun masyarakat sipil dalam mengawal jalannya pemerintahan. Pandangan tersebut disampaikan Rocky Gerung saat menjadi pembicara dalam Soekarno Talk In yang digelar […]

    Bagikan
  • Jawaban Bupati Madiun Atas PU Fraksi DPRD Soal RPJMD 2025–2029, Fokus Investasi dan Pemberdayaan UMKM

    Jawaban Bupati Madiun Atas PU Fraksi DPRD Soal RPJMD 2025–2029, Fokus Investasi dan Pemberdayaan UMKM

    • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun kembali menggelar rapat paripurna pada Kamis (26/06/2025). Agenda utama rapat kali ini adalah mendengarkan jawaban dari Bupati Madiun Hari Wuryanto terhadap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terkait Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Madiun tahun […]

    Bagikan
  • Sopir dan Awak Bus Terminal Purboyo Jalani Cek Kesehatan

    Sopir dan Awak Bus Terminal Purboyo Jalani Cek Kesehatan

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PP-KB) Kota Madiun bersama Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur dan Kota Madiun serta Polres Madiun Kota melaksanakan pemeriksaan kesehatan bagi sopir dan awak bus di Terminal Purboyo Tipe A Kota Madiun pada Rabu (26/03/2025). Pemeriksaan kesehatan secara umum, baik kondisi tubuh, pengukuran […]

    Bagikan
  • Mantan Komisaris PT PLP Diperiksa Kejaksaan, Potensi Tersangka Baru Kasus Korupsi PSU

    Mantan Komisaris PT PLP Diperiksa Kejaksaan, Potensi Tersangka Baru Kasus Korupsi PSU

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kejaksaan Negeri Kota Madiun terus menelisik Kasus dugaan penyalahgunaan prasarana, sarana, dan utilitas umum (PSU) di Perumahan Puri Asri Lestari (PAL) oleh PT Puri Larasati Propertindo (PLP). Pada Senin (13/1/2025) lalu, Sony Hendarto (SH) yang merupakan mantan komisaris PT PLP menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun. Sony diperiksa […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Ajukan Perubahan APBD 2026, DPRD Dorong Anggaran Perbaikan Jalan Ditingkatkan

    Pemkab Madiun Ajukan Perubahan APBD 2026, DPRD Dorong Anggaran Perbaikan Jalan Ditingkatkan

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – DPRD Kabupaten Madiun bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun menggelar rapat paripurna Senin (24/8/2026). Dalam rapat tersebut Pemkab Madiun mengajukan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan nilai pendapatan daerah turun Rp51,83 miliar. Penurunan itu terutama dipicu berkurangnya pendapatan transfer dari pemerintah pusat hingga Rp97,18 miliar. Bupati […]

    Bagikan
  • Paket Yang Dibuang di Hutan Ponorogo Berisi 3 Bagian Tubuh

    Paket Yang Dibuang di Hutan Ponorogo Berisi 3 Bagian Tubuh

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Tim gabungan dari Polres Ponorogo dan Tim Medis RSUD dr Harjono Ponorogo Minggu malam (26/1/2025) membongkar bungkusan paket yang dibuang di tepi hutan Desa/Kecamatan Sampung Ponorogo. Sesuai informasi, paket itu diduga berisi potongan kaki potongan korban Uswatun Khasanah. Sementara itu, tubuh korban dimasukan koper merah yang ditemukan di Kabupaten Ngawi […]

    Bagikan
expand_less