Si Jago Merah Lahap Toko Oli di Madiun, Kerugian Tembus Rp100 Juta
- account_circle Tova Pradana
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 85
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun — Kobaran api tiba-tiba mengamuk dan melahap sebuah toko oli di Desa Banaran, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Rabu (6/5/2026) siang. Dalam waktu singkat, bangunan beserta seluruh isinya hangus tak tersisa.
Peristiwa kebakaran itu pertama kali diketahui pemilik toko sekitar pukul 13.05 WIB. Api yang sudah membesar sempat coba dipadamkan secara mandiri, namun upaya tersebut gagal hingga akhirnya dilaporkan ke petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Madiun.
Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Pengendalian Bahaya Kebakaran Damkar Kabupaten Madiun, Andy Koerniawan, mengatakan timnya tiba di lokasi kejadian pukul 13.28 WIB dan langsung melakukan pemadaman intensif.
“Sekitar satu jam penanganan, api baru benar-benar bisa dipadamkan,” ujar Andy.
Ia menjelaskan, proses pemadaman sempat terkendala karena material di dalam toko merupakan bahan yang mudah terbakar. Selain itu, kondisi angin kencang membuat api cepat merembet dan sulit dikendalikan.
“Api cepat membesar karena dipicu angin dan barang di dalam toko yang mudah terbakar,” jelasnya.
Dari hasil investigasi awal, kebakaran diduga kuat dipicu korsleting listrik. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian material yang dialami pemilik toko ditaksir mencapai Rp100 juta.
“Bangunan dan seluruh isi toko habis terbakar,” kata Andy. (Tov)
- Penulis: Tova Pradana
- Editor: Diez





