Kamis, 22 Okt 2026
Trending Tags

Harapan Ribuan Warga Magetan pada Hasil Audit Kasus Gagal Bayar Koperasi MSI

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
  • visibility 299
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, menyampaikan bahwa pihaknya belum dapat mengambil langkah hukum lebih lanjut sebelum menerima laporan resmi auditor, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Ribuan masyarakat korban gagal bayar Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) Mitra Sejahtera Indonesia (MSI) di Kabupaten Magetan masih menunggu kepastian hukum. Hingga kini, hasil audit independen yang semula dijanjikan keluar pada September 2025 belum juga diterbitkan.

Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, menyampaikan bahwa pihaknya belum dapat mengambil langkah hukum lebih lanjut sebelum menerima laporan resmi auditor. 

“Kami menunggu hasil audit sebagai dasar menentukan apakah ada unsur pidana atau tidak. Setelah itu baru akan kami sampaikan ke masyarakat,” ujar Erik.

Sejauh ini, Polres Magetan telah menerima sekitar 6.000 laporan dari sembilan posko pengaduan. Nilai kerugian yang tercatat dari laporan masyarakat tersebut diperkirakan mencapai Rp. 40 miliar. Erik menegaskan bahwa pihaknya berhati-hati agar data yang dipakai benar-benar valid.

“Kerugian yang dilaporkan akan kami cocokkan dengan hasil audit. Semua temuan akan jadi bahan pendalaman. Jika terbukti ada indikasi pidana, pasti segera kami tindaklanjuti,” jelasnya.

Tak hanya menunggu hasil audit, penyidik juga memperhatikan adanya gugatan perdata terkait kasus ini. Gugatan tersebut diajukan sebuah lembaga bantuan hukum yang mewakili 31 anggota koperasi. Menurut Kapolres, pertimbangan putusan perdata akan turut memengaruhi langkah hukum pidana. 

“Karena ada gugatan perdata, kami akan melihat dulu apakah proses pidana bisa langsung berjalan atau perlu menunggu putusan pengadilan perdata,” tambahnya.

Dengan ribuan laporan yang masuk serta potensi kerugian mencapai puluhan miliar, masyarakat kini menaruh harapan besar pada kejelasan hasil audit. Mereka berharap kepastian hukum segera didapatkan agar kasus gagal bayar koperasi MSI tidak terus berlarut.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sepeda Angin Jadi Daya Tarik Baru di Telaga Ngebel Ponorogo

    Sepeda Angin Jadi Daya Tarik Baru di Telaga Ngebel Ponorogo

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 387
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Wisata Telaga Ngebel terus berbenah menghadirkan pengalaman baru bagi pengunjung. Kini, selain menikmati keindahan telaga dan udara sejuk pegunungan, wisatawan juga bisa berkeliling kawasan wisata menggunakan sepeda angin. Wahana baru ini mulai beroperasi sekitar sebulan terakhir dan langsung menarik perhatian wisatawan. Dengan tarif sewa Rp. 20 ribu per jam, pengunjung bisa […]

    Bagikan
  • Stop Peredaran Miras! Polsek Taman Amankan Puluhan Liter Miras

    Stop Peredaran Miras! Polsek Taman Amankan Puluhan Liter Miras

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka mengantisipasi peredaran minuman keras (miras) menjelang peringatan 1 Suro, jajaran Polsek Taman Kota Madiun kembali menggelar operasi penindakan di wilayah hukumnya. Dari hasil operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan puluhan liter miras dari tangan seorang penjual berinisial S (71), warga Jalan Condong Campur, Kelurahan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madiun. […]

    Bagikan
  • Kasus Dugaan Pengeroyokan Eks-Dosen UMMAD Berlanjut, Polisi Tetapkan Tersangka

    Kasus Dugaan Pengeroyokan Eks-Dosen UMMAD Berlanjut, Polisi Tetapkan Tersangka

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kasus dugaan pengeroyokan terhadap mantan dosen Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD), Dwi Rizaldi Hatmoko terus bergulir di meja penyidik Polres Madiun Kota. Bahkan, kepolisian resmi menetapkan enam orang sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Hal itu tertuang dalam Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) tertanggal 5 Juni 2025 dengan nomor B/83/SP2HP-5/II/RES.1.6/2025/Satreskrim. “Sudah […]

    Bagikan
  • Bus Sugeng Rahayu Tabrak Pemotor di Jalan Raya Ngawi-Mantingan

    Bus Sugeng Rahayu Tabrak Pemotor di Jalan Raya Ngawi-Mantingan

    • calendar_month Minggu, 6 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kecelakaan lalu lintas terjadi pada Sabtu (5/4/2025) sekitar pukul 20.00 WIB di Jalan Raya Ngawi–Mantingan Km 34-35, tepatnya di Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi. Peristiwa tersebut melibatkan dua kendaraan, yakni sebuah bus Sugeng Rahayu bernomor polisi W-7060-UP yang dikemudikan oleh Slamet Hari Santoso (55), warga Desa Gemekan, Kecamatan Sooko, Kabupaten […]

    Bagikan
  • Puluhan Personel Korem 081/DSJ Jalani Tes Urine, Hasil Negatif Narkotika

    Puluhan Personel Korem 081/DSJ Jalani Tes Urine, Hasil Negatif Narkotika

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Puluhan personel Korem 081/DSJ menjalani tes urine. Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya indikasi keterlibatan dalam penyalahgunaan Narkoba. Sebelumnya dalam sosialisasi tentang Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), Danrem 081/Kolonel Arm Untoro Hariyanto menegaskan bahwa peredaran Narkoba di Indonesia saat ini menjadi ancaman nyata dan telah masuk ke […]

    Bagikan
  • Harga Cabai Rawit Tembus Rp. 68 Ribu per Kg, Petani Raup Untung hingga Jutaan

    Harga Cabai Rawit Tembus Rp. 68 Ribu per Kg, Petani Raup Untung hingga Jutaan

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 330
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Harga cabai rawit di wilayah Kabupaten Madiun, Jawa Timur, terus melonjak dalam beberapa hari terakhir. Di sejumlah pasar tradisional, harga cabai rawit kini menyentuh angka Rp. 68 ribu per kilogram, naik signifikan dari sebelumnya Rp. 45 ribu. Kondisi ini membawa angin segar bagi para petani cabai, salah satunya Dana Raditya […]

    Bagikan
expand_less