Berita Terkini
Trending Tags

Mimpi Takraw Putri Magetan yang Gagal Mengudara, Kalah Sebelum Bertanding

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
  • visibility 128
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tim atlet takraw tengah berlatih dengan penuh semangat, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Semangat mereka sudah membuncah sejak Februari. Enam kali latihan dalam sepekan, tas sudah dikemas, hotel di Malang sudah dipesan. Namun semua itu sirna hanya karena satu surat keputusan.

Tim sepak takraw putri Kabupaten Magetan batal berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX 2025. Bukan karena gagal seleksi atau cedera, melainkan keputusan internal cabang olahraga sendiri.

“Alasannya, atlet belum siap secara teknik dan fisik,” kata pelatih tim Bayu Agung Prasetya, Rabu (09/07/2025).

Bayu menyebut, justru hasil tes parameter sebelumnya menunjukkan grafik peningkatan. Bahkan, segala kebutuhan tim sudah dipenuhi, mulai dari perlengkapan, penginapan, hingga agenda keberangkatan.

“Kami benar-benar terpukul. Anak-anak sampai menangis. Mereka tidak diberi kesempatan menunjukkan kemampuan karena tidak diikutkan dalam tes parameter ketiga,” lanjutnya.

Tim ini sebenarnya sudah dalam kondisi siap tempur. Dari delapan atlet, enam berasal dari Kecamatan Plaosan dan dua lainnya dari Kawedanan. Beberapa di antara mereka bahkan telah mengunggah momen persiapan keberangkatan ke media sosial. Namun harapan itu runtuh seketika.

Yang lebih menyakitkan, seluruh perlengkapan yang telah dipersiapkan serta uang pembinaan yang sempat diterima, akhirnya harus dikembalikan. Meski demikian, ada sedikit pelipur lara. Beberapa atlet takraw putri Magetan berhasil masuk sekolah favorit melalui jalur prestasi olahraga.

“Setidaknya, kerja keras mereka tidak sia-sia,” ujar Bayu, menahan getir.

Kisah tragis takraw putri hanyalah sepotong dari kegagalan besar kontingen Magetan di Porprov Jatim 2025. Dari total 38 peserta, Magetan hanya mampu berada di posisi ke-36—alias juara tiga dari bawah. Dengan raihan 5 emas, 8 perak, dan 10 perunggu, Magetan hanya mengoleksi 46 poin. Ironisnya, pencapaian ini lebih buruk dari Porprov edisi sebelumnya.

Warga Magetan pun meluapkan kekecewaan melalui media sosial. Tak sedikit yang melontarkan sindiran tajam hingga humor pahit.

“Tiap tahun lihat kabupaten tetangga pamer medali. Kami? Pamer sabar.”

“Sudah saatnya Magetan buka cabor baru: marathon menahan kecewa atau senam optimisme palsu.”

Tak hanya warganet, sejumlah atlet juga mulai angkat bicara soal minimnya dukungan dan pembinaan.

“Kami sudah berjuang. Tapi kami butuh lebih dari sekadar semangat—kami butuh pembinaan, fasilitas, dan kepercayaan,” ujar seorang atlet yang enggan disebut namanya.

Menanggapi hal ini, Ketua KONI Magetan, Bambang Trianto, menyatakan bahwa mundurnya tim sepak takraw merupakan keputusan internal cabor terkait. “Ketua cabor menyatakan tim belum siap. Mereka bersurat resmi ke kami,” ucap Bambang singkat.

Soal anjloknya prestasi Magetan, Bambang menyebut raihan medali hanya disumbang dari tiga cabor unggulan: Aeromodeling, Jujitsu, dan Biliar.

Kini sorotan tertuju pada KONI dan pembina olahraga Magetan. Evaluasi besar-besaran menjadi tuntutan wajar, bukan hanya untuk memperbaiki posisi klasemen, tapi juga demi martabat daerah dan masa depan atlet-atlet muda.

“Kami nggak harus juara umum tahun depan. Tapi tolong, jangan terus langganan papan bawah,” ujar seorang pemuda Magetan di kolom komentar unggahan Instagram KONI.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Langgar Aturan, Lapas I Madiun Layar 6 Warga Binaan ke Nusakambangan

    Langgar Aturan, Lapas I Madiun Layar 6 Warga Binaan ke Nusakambangan

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Enam warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun harus menerima konsekuensi atas perbuatannya. Mereka harus dilayar ke Lapas Nusakambangan, Cilacap pada Minggu (9/2/2025), sebagai bentuk sanksi atas tindakan indisipliner selama menjalani masa pembinaan di Lapas I Madiun. Kepala Lapas I Madiun, Andi Wijaya Rivai menjelaskan pemindahan itu merupakan bagian dari […]

    Bagikan
  • Ketum PSHT M. Taufiq Bicara Soal Parluh 2026 hingga Hak Merek Kelas 41

    Ketum PSHT M. Taufiq Bicara Soal Parluh 2026 hingga Hak Merek Kelas 41

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 401
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Rencana Parapatan Luhur (Parluh) Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Padepokan Agung Madiun (PAM) di Jalan Merak Nomor 10 Kelurahan Nambangan Kidul Kecamatan Manguharjo Kota Madiun diklaim tetap dilaksanakan. Hal itu ditegaskan langsung oleh Ketua Umum (Ketum) PSHT, M. Taufiq dalam konferensi pers yang dilaksanakan di salah satu hotel di Kota Madiun […]

    Bagikan
  • Pelarian Berakhir, Polres Madiun Tangkap Totok Terduga Pelaku Penusukan Istri Siri dan Anak

    Pelarian Berakhir, Polres Madiun Tangkap Totok Terduga Pelaku Penusukan Istri Siri dan Anak

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 479
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pelarian Totok, pria yang diduga menusuk istri sirinya dan anak perempuan korban di Kelurahan Munggut, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, berakhir. Polisi menangkap Totok pada Rabu (19/8/2026), sehari setelah aksi penusukan yang mengakibatkan dua korban mengalami luka akibat senjata tajam. Kasat Reskrim Polres Madiun AKP Agung Hartawan mengatakan, Totok diamankan anggota URC […]

    Bagikan
  • SPPG Patihan Karangrejo Resmi Beroperasi, Perkuat Layanan Gizi di Magetan

    SPPG Patihan Karangrejo Resmi Beroperasi, Perkuat Layanan Gizi di Magetan

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 375
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya pemenuhan gizi masyarakat di Kabupaten Magetan terus diperkuat. Terbaru, satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kembali diresmikan, yakni SPPG Patihan Karangrejo yang dikelola Yayasan Inovasi Pemuda Mandiri. Dengan penambahan ini, total SPPG yang telah beroperasi di Magetan kini mencapai 63 unit. Kehadiran SPPG baru tersebut juga menambah jumlah layanan di […]

    Bagikan
  • Hujan Angin Terjang Kasreman Ngawi, Tiga Rumah Rusak dan Sapi Tewas Tertimpa Bangunan

    Hujan Angin Terjang Kasreman Ngawi, Tiga Rumah Rusak dan Sapi Tewas Tertimpa Bangunan

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi, Rabu (24/9/2025) sore, menyebabkan kerusakan cukup parah. Tiga rumah warga terdampak dan seekor sapi mati tertimpa reruntuhan bangunan. Data Pusdalops-PB BPBD Ngawi menyebutkan, kerusakan terparah dialami rumah Tamin di Dusun Gunungsari, Desa Gunungsari. Selain bagian dapur yang ambruk, kandang ternak […]

    Bagikan
  • Musrenbang Kecamatan Wungu Menjaring Aspirasi dan Prioritas Pembangunan Masyarakat

    Musrenbang Kecamatan Wungu Menjaring Aspirasi dan Prioritas Pembangunan Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Wungu digelar di kantor kelurahan munggut pada Rabu (12/3/2025). Sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 mengenai sistem perencanaan pembangunan nasional, forum tahunan ini bertujuan untuk menggali berbagai permasalahan yang ada di 14 desa dan kelurahan yang berada di wilayah Kecamatan Wungu. Musrenbang […]

    Bagikan
expand_less