Berita Terkini
Trending Tags

Magetan Raih Adipura “Menuju Kota Bersih”, Kerja Kolektif di Tengah Darurat Sampah Berbuah Hasil

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
  • visibility 257
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Nanik menerima plakat penghargaan Adipura dari KLH/BPLH RI, (25/2/2026), Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Kabupaten Magetan berhasil mencatat prestasi penting di bidang lingkungan. Daerah ini resmi menerima Penghargaan Adipura Kategori Kota Bersertifikat (Menuju Kota Bersih) dari Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI. Penghargaan diserahkan dalam Rakornas Pengelolaan Sampah yang sekaligus memperingati Hari Peduli Sampah Nasional di Jakarta, Rabu (25/2/2026), dengan mengusung tema “Kolaborasi untuk Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah)”.

Adipura tahun ini dinilai melalui standar yang lebih ketat. Dari 345 kabupaten/kota yang dievaluasi secara nasional, tidak satu pun daerah meraih predikat tertinggi Adipura Kencana maupun kategori Adipura Bersih. Hanya 35 daerah (termasuk Magetan) yang berhasil masuk kategori Kota Bersertifikat (Menuju Kota Bersih).

Sementara itu, 253 kabupaten/kota lain berada pada kategori Kota dalam Pembinaan (Kotor), serta 132 kabupaten/kota masuk Kota dalam Pengawasan (Sangat Kotor).

Dengan demikian, capaian Magetan menegaskan bahwa tata kelola persampahan di daerah ini telah memenuhi indikator nasional, meski masih memerlukan penguatan kelembagaan dan dukungan pendanaan.

Keberhasilan ini dinilai istimewa karena diraih saat Kabupaten Magetan masih menghadapi situasi darurat sampah. TPA Milangasri telah penuh, sementara pembangunan TPA baru di Desa Botok masih dalam proses.

Evaluasi nasional mencatat dua faktor yang memengaruhi nilai Magetan. Diantaranya belum adanya UPTD pengelola sampah, sehingga indikator kelembagaan mendapat nilai 0. Porsi anggaran persampahan masih jauh dari rekomendasi minimal 3% APBD.

Kendati demikian, Magetan dinilai berhasil memenuhi syarat teknis, termasuk pengendalian TPS liar dan penerapan metode controlled landfill di TPA.

Pemerintah Kabupaten Magetan menegaskan bahwa raihan Adipura merupakan hasil kerja besar seluruh elemen. Mulai dari yellow force pasukan kuning, KSM, TPS3R, bank sampah, relawan, hingga masyarakat. Petugas kebersihan disebut bekerja sepanjang malam untuk memastikan kota tetap bersih saat aktivitas warga dimulai di pagi hari.

Image Not Found
Bupati Nanik bersama Sekda Magetan

Bupati Magetan, Nanik Sumantri, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. “Adipura kategori Menuju Kota Bersih ini kita raih di tengah kondisi darurat sampah. Ini bukti kerja keras seluruh jajaran dan dukungan masyarakat. Namun masih ada pekerjaan rumah besar, terutama penguatan kelembagaan dan anggaran. Kami berkomitmen membenahi sistem secara bertahap agar ke depan meningkat ke kategori lebih tinggi,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa penghargaan ini sekaligus menjadi momentum memperkuat Gerakan Pilah Sampah dari Rumah yang baru saja ia luncurkan.

“Terima kasih masyarakat Magetan yang sudah peduli kebersihan. Penghargaan ini kami persembahkan untuk warga Magetan,” tambahnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan Magetan, Saif Muchlissun, menyebut penghargaan ini sebagai pengakuan atas kerja nyata seluruh petugas kebersihan.

“Yellow Force, KSM, bank sampah, dan relawan bekerja tanpa kenal waktu. Evaluasi ini menjadi arah perbaikan, terutama pembentukan UPTD dan penguatan pembiayaan. Target kami memperkuat tata kelola, mempercepat solusi TPA, dan meningkatkan kategori pada penilaian berikutnya,” katanya.

Dengan segala keterbatasan sarana dan tekanan kapasitas TPA, Magetan dinilai mampu mempertahankan operasional sistem pengelolaan sampah secara konsisten. Pemerintah daerah menegaskan komitmen melanjutkan pembenahan guna mendorong Magetan naik kelas dalam penilaian Adipura tahun berikutnya. (Nan/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Arrachmando

Rekomendasi Untuk Anda

  • Geledah Kantor DPMPTSP Kota Madiun, KPK Sita Dokumen hingga Uang Tunai Ratusan Juta Rupiah

    Geledah Kantor DPMPTSP Kota Madiun, KPK Sita Dokumen hingga Uang Tunai Ratusan Juta Rupiah

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Rangkaian penggeledahan dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pekan lalu di Kota Madiun. Titik penggeledahan dilakukan di rumah tersangka diantaranya rumah Wali Kota Madiun non aktif, Maidi, rumah Rochim Ruhdiyanto pada Rabu (21/01/2026) serta rumah Thariq Megah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) pada Kamis (22/01/2026). Selain di rumah […]

    Bagikan
  • Pemkot- DPRD Kota Madiun Sepakati RPJMD 2025-2029, Fokus Kesejahteraan Masyarakat

    Pemkot- DPRD Kota Madiun Sepakati RPJMD 2025-2029, Fokus Kesejahteraan Masyarakat

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun menggelar rapat paripurna dengan agenda Pengambilan Keputusan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Madiun Tahun 2025–2029, Senin (07/07/2025). Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya, ini dihadiri oleh Wali Kota Madiun Maidi, Wakil […]

    Bagikan
  • Senyum Sumringah Petani Ngluyu-Lengkong Nganjuk, 5 Sumur Bor Aliri Lahan Persawahan

    Senyum Sumringah Petani Ngluyu-Lengkong Nganjuk, 5 Sumur Bor Aliri Lahan Persawahan

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Sinergia | Nganjuk – Petani di Kecamatan Ngluyu dan Lengkong Kabupaten Nganjuk bias tersenyum sumringah. Lahan persawahan yang biasanya kesulitan air di musim kemarau, kini bias teratasi. Tak tanggung-tanggung, untuk membantu kesulitan para petani dan meningkatkan kesejahteraannya, sebanyak 5 unit sumur bor dibangun melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Kodim 0810/Nganjuk. “Air di […]

    Bagikan
  • Beras SPHP Bulog Madiun Catat Rekor Penjualan Tertinggi di Jatim

    Beras SPHP Bulog Madiun Catat Rekor Penjualan Tertinggi di Jatim

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Perum Bulog Cabang Madiun mencatat penjualan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) mencapai 300 ton hingga Jumat (08/08/2025). Capaian ini menjadi yang tertinggi di seluruh wilayah Jawa Timur. Pimpinan Bulog Cabang Madiun, Agung Sarianto, menyampaikan bahwa keberhasilan ini tak lepas dari peran aktif Pemerintah Kota Madiun. Dukungan tersebut diwujudkan […]

    Bagikan
  • Ini Pesan dan Dukungan Warga Kepada Wali Kota Madiun Nonaktif Maidi

    Ini Pesan dan Dukungan Warga Kepada Wali Kota Madiun Nonaktif Maidi

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Perkara yang membelit Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi menjadi sorotan publik dalam kurun waktu sepekan terakhir. Operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Minggu (18/01/2026) lalu membuat masyarakat Kota Madiun terkejut. Kini, Maidi bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Thariq Megah dan Rochim Ruhdiyanto, […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun Dorong Penurunan Kemiskinan Lewat Kolaborasi Pilar Sosial dan Data Tunggal Nasional

    Bupati Madiun Dorong Penurunan Kemiskinan Lewat Kolaborasi Pilar Sosial dan Data Tunggal Nasional

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun menargetkan angka kemiskinan di wilayahnya turun di bawah rata-rata provinsi pada akhir 2025. Target itu disampaikan Bupati Madiun Hari Wuryanto dalam pertemuan bersama para pilar sosial, Selasa (28/10/2025), sebagai bentuk apresiasi atas peran mereka dalam memperkuat sistem perlindungan dan pemberdayaan sosial. “Kami berterima kasih karena pilar sosial menjadi […]

    Bagikan
expand_less