Berita Terkini
Trending Tags

Pemkot Madiun Wacanakan Pembangunan Jembatan, Butuh Anggaran Rp. 1 Miliar – Rp. 2 Miliar

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
  • visibility 183
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Lokasi perencanaan pembuatan jembatan baru di kawasan Ring Road Barat, tepatnya di sisi Masjid Al-Kautsar, Foto : Istimewa

Sinergia | Kota Madiun – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun tengah mengajukan rencana pembangunan sebuah jembatan baru pada tahun anggaran 2026. Infrastruktur tersebut direncanakan berada di kawasan Ring Road Barat, tepatnya di sisi Masjid Al-Kautsar, sebagai akses masuk menuju aset milik Pemerintah Kota Madiun di Kelurahan Manguharjo.

Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Kota Madiun, Agus Tri Sukamto, menjelaskan bahwa hingga kini aset tersebut belum memiliki jalur masuk yang memadai. Karena itu, pembangunan jembatan dinilai menjadi langkah strategis untuk membuka akses dan mendukung pemanfaatan lahan.

“Memang belum ada akses sama sekali menuju lokasi itu. Jembatan ini diusulkan sebagai pintu masuk agar aset bisa digunakan dengan optimal,” paparnya, Rabu (26/11/2025).

Agus menampik anggapan bahwa pembangunan jembatan bakal menjadi proyek pemborosan. Menurutnya, keberadaan jembatan justru menjadi fasilitas pendukung apabila pemerintah memutuskan pembangunan fasilitas baru di atas lahan tersebut.

“Dalam pembahasan kemarin, ada dua opsi pemanfaatan lahan. Bisa untuk sekolah rakyat atau pertanian terpadu. Semua masih menunggu arahan dari Pak Wali,” jelasnya.

Terkait kebutuhan anggaran, Agus menyebut nilainya belum dapat dipastikan karena desain jembatan masih menyesuaikan kondisi titik aset. Ia mengungkapkan kemungkinan struktur jembatan perlu dibuat miring agar sesuai kontur dan posisi lahan. Meski begitu, estimasi biaya awal berada di kisaran Rp 1–2 miliar.

Lebar jembatan diperkirakan 5–7 meter dengan panjang sekitar 10–15 meter. “Desain sudah ada, hanya keputusan final tetap berkaitan dengan anggaran. Panjangnya sudah fix, yang berpengaruh ke biaya adalah lebarnya,” pungkasnya. (Sur/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sapi Kurban Presiden Prabowo Berasal dari Lereng Lawu, Dibeli Seharga Rp. 100 Juta

    Sapi Kurban Presiden Prabowo Berasal dari Lereng Lawu, Dibeli Seharga Rp. 100 Juta

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Presiden Republik Indonesia ke-8, Prabowo Subianto, membeli seekor sapi kurban seberat hampir satu ton dari seorang peternak asal Magetan, Jawa Timur. Sapi berjenis Limosin yang dinamai Blangor itu berasal dari Dukuh Kandenan, Kelurahan Plaosan, yang berada di lereng Gunung Lawu. Sapi tersebut dibeli dengan harga Rp100 juta oleh tim dari […]

    Bagikan
  • Kejari Magetan Telisik Kasus Dugaan Korupsi Gamelan Dinas Dikpora

    Kejari Magetan Telisik Kasus Dugaan Korupsi Gamelan Dinas Dikpora

    • calendar_month Senin, 23 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan menyatakan telah mengantongi hasil perhitungan kerugian negara dalam perkara dugaan korupsi pengadaan gamelan di Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Magetan tahun anggaran 2019. Kepala Kejaksaan Negeri Magetan, Yuana Nurshiyam, mengungkapkan bahwa meski penyidikan kasus tersebut telah berlangsung lebih dari satu tahun, Kejari belum menetapkan tersangka. […]

    Bagikan
  • Kasus Bayi Alami Luka Bakar di Magetan Belum Temui Titik Terang, Keluarga Minta Pendampingan Hukum

    Kasus Bayi Alami Luka Bakar di Magetan Belum Temui Titik Terang, Keluarga Minta Pendampingan Hukum

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Perkembangan penyelidikan kasus luka bakar yang dialami bayi perempuan berusia tujuh hari di Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, hingga kini masih belum jelas. Laporan yang telah diajukan sejak Februari 2026 itu belum menghasilkan kepastian hukum yang diharapkan pihak keluarga. Karena belum adanya kejelasan, keluarga korban akhirnya mengajukan permohonan pendampingan ke DPC PDI […]

    Bagikan
  • Kuda-Kuda Atap 3 Ruang Kelas SMPN 1 Ngariboyo Roboh, Diduga Kayu Rapuh

    Kuda-Kuda Atap 3 Ruang Kelas SMPN 1 Ngariboyo Roboh, Diduga Kayu Rapuh

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kondisi bangunan sekolah di Kabupaten Magetan perlu dilakukan pengecekan. Pasalnya, banyak ditemukan gedung sekolah mengalami kerusakan hingga tidak layak di gunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Seperti yang terlihat di SMP Negeri 1 Ngariboyo yang berada di Jalan Karas – Ngariboyo Kabupaten Magetan. Tidak ada angin tidak ada hujan, kuda-kuda di […]

    Bagikan
  • Perlintasan KA Di Magetan Dibuka Usai Kecelakaan Maut, Polisi Perketat Penjagaan

    Perlintasan KA Di Magetan Dibuka Usai Kecelakaan Maut, Polisi Perketat Penjagaan

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Perlintasan kereta api berpintu di Kelurahan Mangge, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, kembali dibuka secara normal pada Senin (19/05/2025) petang setelah sempat ditutup akibat kecelakaan maut yang melibatkan Kereta Api Malioboro Ekspres dan tujuh pemotor. Kecelakaan pada Senin siang saat KA Malioboro Ekspres relasi Purwokerto–Malang menabrak tujuh pengendara sepeda motor […]

    Bagikan
  • Pemkab Ponorogo Sayangkan Suspend 11 SPPG, Minta Dilibatkan Evaluasi

    Pemkab Ponorogo Sayangkan Suspend 11 SPPG, Minta Dilibatkan Evaluasi

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo menyayangkan keputusan pemberian status suspend sementara terhadap 11 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayahnya. Pemkab menilai proses evaluasi yang dilakukan belum melibatkan pemerintah daerah secara langsung. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, mengatakan Pemkab sebenarnya telah membentuk satuan tugas (satgas) untuk mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi […]

    Bagikan
expand_less