Berita Terkini
Trending Tags

Pemkot Madiun Wacanakan Pembangunan Jembatan, Butuh Anggaran Rp. 1 Miliar – Rp. 2 Miliar

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
  • visibility 195
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Lokasi perencanaan pembuatan jembatan baru di kawasan Ring Road Barat, tepatnya di sisi Masjid Al-Kautsar, Foto : Istimewa

Sinergia | Kota Madiun – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun tengah mengajukan rencana pembangunan sebuah jembatan baru pada tahun anggaran 2026. Infrastruktur tersebut direncanakan berada di kawasan Ring Road Barat, tepatnya di sisi Masjid Al-Kautsar, sebagai akses masuk menuju aset milik Pemerintah Kota Madiun di Kelurahan Manguharjo.

Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Kota Madiun, Agus Tri Sukamto, menjelaskan bahwa hingga kini aset tersebut belum memiliki jalur masuk yang memadai. Karena itu, pembangunan jembatan dinilai menjadi langkah strategis untuk membuka akses dan mendukung pemanfaatan lahan.

“Memang belum ada akses sama sekali menuju lokasi itu. Jembatan ini diusulkan sebagai pintu masuk agar aset bisa digunakan dengan optimal,” paparnya, Rabu (26/11/2025).

Agus menampik anggapan bahwa pembangunan jembatan bakal menjadi proyek pemborosan. Menurutnya, keberadaan jembatan justru menjadi fasilitas pendukung apabila pemerintah memutuskan pembangunan fasilitas baru di atas lahan tersebut.

“Dalam pembahasan kemarin, ada dua opsi pemanfaatan lahan. Bisa untuk sekolah rakyat atau pertanian terpadu. Semua masih menunggu arahan dari Pak Wali,” jelasnya.

Terkait kebutuhan anggaran, Agus menyebut nilainya belum dapat dipastikan karena desain jembatan masih menyesuaikan kondisi titik aset. Ia mengungkapkan kemungkinan struktur jembatan perlu dibuat miring agar sesuai kontur dan posisi lahan. Meski begitu, estimasi biaya awal berada di kisaran Rp 1–2 miliar.

Lebar jembatan diperkirakan 5–7 meter dengan panjang sekitar 10–15 meter. “Desain sudah ada, hanya keputusan final tetap berkaitan dengan anggaran. Panjangnya sudah fix, yang berpengaruh ke biaya adalah lebarnya,” pungkasnya. (Sur/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sambangi Kota Madiun, Ini Kesan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep

    Sambangi Kota Madiun, Ini Kesan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep menyambangi Kota Madiun. Putra bungsu presiden ke-7 RI itu diterima Wali Kota Madiun, Maidi di kantor lapangan Taman Hijau Demangan (THD) pada Rabu (23/4/2025) malam. Maidi pun menyampaikan program kerja yang tengah berjalan dan target pembangunan Kota Pendekar. Kaesang terkesan dengan pembangunan […]

    Bagikan
  • Harga Beras di Madiun Stabil Meski Isu Oplosan Merebak

    Harga Beras di Madiun Stabil Meski Isu Oplosan Merebak

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Di tengah merebaknya isu beras oplosan di sejumlah daerah, harga beras di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, masih terpantau stabil. Baik beras kualitas medium maupun premium belum menunjukkan lonjakan signifikan di tingkat eceran. Pedagang beras di Kecamatan Geger, Muhammad Allan Irnanda Yusuf, menyatakan harga beras medium bertahan di angka Rp13.500 per […]

    Bagikan
  • Evaluasi Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Catat 6 Insiden di Jalur dan Perlintasan

    Evaluasi Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Catat 6 Insiden di Jalur dan Perlintasan

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat enam kejadian gangguan keamanan dan ketertiban selama masa Angkutan Lebaran 2026. Data ini menjadi dasar evaluasi perusahaan untuk tetap memperketat pengawasan jalur dan perlintasan meski masa posko telah berakhir. Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan frekuensi perjalanan kereta […]

    Bagikan
  • Meningkatkan Literasi Anak Kota Madiun Melalui Program Empok Remen

    Meningkatkan Literasi Anak Kota Madiun Melalui Program Empok Remen

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka kegiatan pembudayaan gemar membaca, Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan setempat menggelar kegiatan yang berfokus pada pemberdayaan anak-anak. Hal itu juga guna meningkatkan literasi di Kota Madiun. Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi program kerja 100 hari Walikota Madiun, dengan salah satu program unggulannya yaitu Madiun […]

    Bagikan
  • Rencana Perbaikan Jalan 2026, Pemkot Usulkan Anggaran Hingga Rp. 4 Miliar per Paket

    Rencana Perbaikan Jalan 2026, Pemkot Usulkan Anggaran Hingga Rp. 4 Miliar per Paket

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun mulai menyiapkan rencana pekerjaan infrastruktur jalan untuk tahun 2026. Kabid Bina Marga DPUPR Kota Madiun, Agus Tri Sukamto, menjelaskan bahwa penyusunan program masih akan mengacu pada hasil survei lapangan dan pemutakhiran data kondisi jalan yang dilakukan setiap akhir tahun. Menurut Agus, […]

    Bagikan
  • Kasus Getok Harga Diklaim Ulah Segelintir Pedagang, Paguyuban Sarangan Minta Pemerintah Lebih Tegas

    Kasus Getok Harga Diklaim Ulah Segelintir Pedagang, Paguyuban Sarangan Minta Pemerintah Lebih Tegas

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Paguyuban Pedagang Wisata Sarangan menanggapi viralnya keluhan wisatawan terkait dugaan praktik getok harga kuliner di kawasan Telaga Sarangan. Ketua Paguyuban, Sudardi, menekankan bahwa kasus tersebut tidak mencerminkan perilaku mayoritas pedagang. Sudardi menjelaskan bahwa terdapat sekitar 500 pedagang yang beraktivitas di kawasan wisata Sarangan. Ia menilai permasalahan harga seperti yang ramai dibicarakan […]

    Bagikan
expand_less