Berita Terkini
Trending Tags

Kejari Kabupaten Madiun Musnahkan Puluhan Barang Bukti dari 17 Perkara Pidana

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
  • visibility 79
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kejari Kabupaten Madiun memusnahan sejumlah barang bukti dari perkara pidana yang telah berkekuatan hukum tetap, Foto: Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun memusnahkan berbagai barang bukti dari 17 perkara pidana yang telah berkekuatan hukum tetap. Pemusnahan dilakukan sebagai bagian dari pelaksanaan tugas jaksa penuntut umum selaku eksekutor putusan pengadilan.

Kepala Kejari Kabupaten Madiun, Achmad Hariyanto Mayangkoro, mengatakan pemusnahan itu merupakan kewajiban institusi kejaksaan dalam menindaklanjuti amar putusan yang telah inkrah di pengadilan negeri, banding, maupun kasasi.

“Pemusnahan barang bukti ini berkaitan dengan tugas pokok kami sebagai eksekutor putusan pengadilan. Amar putusan terkait barang bukti ada yang dikembalikan kepada pemilik, dirampas untuk negara, dan dirampas untuk dimusnahkan. Hari ini kami melaksanakan pemusnahan barang bukti yang diputus untuk dimusnahkan,” ujarnya Rabu (10/12/2025).

Barang bukti yang dimusnahkan berasal dari kasus narkotika, pencurian, penganiayaan, dan sejumlah perkara pidana umum lainnya. Adapun barang bukti yang ikut dimusnahkan antara lain: 6,84 gram sabu, 6,18 gram ganja,14 potong pakaian, 12 unit handphone, 2 timbangan elektronik dan lain lain. 

Kajari Achmad Hariyanto menjelaskan seluruh barang bukti itu merupakan hasil sitaan dari 17 perkara yang telah selesai proses hukumnya.

Kajari Madiun menegaskan pihaknya berkomitmen menangani perkara pidana umum secara profesional dan sesuai prosedur.

“Kami selaku penuntut umum tetap melaksanakan tugas penuntutan dan eksekusi. Kami bekerja sama dengan penyidik Polres Kabupaten Madiun dan BNN. Setiap perkara yang sudah dinyatakan lengkap atau P-21 pasti kami lanjutkan ke persidangan,” kata Achmad.

Ia menambahkan Kejari Kabupaten Madiun akan terus menjaga integritas dalam proses penegakan hukum dan memastikan setiap perkara ditangani secara transparan serta sesuai ketentuan. (Tov/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Okupansi Penumpang Baru 36 Persen di Angkutan Lebaran 2026, Ini Stimulus KAI Daop 7 Madiun

    Okupansi Penumpang Baru 36 Persen di Angkutan Lebaran 2026, Ini Stimulus KAI Daop 7 Madiun

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Bagi anda yang ingin mudik tidak perlu khawatir kehabisan tiket kereta api (KA), khususnya yang berada di wilayah KAI Daerah Operasional (Daop) 7 Madiun.  Berdasarkan data yang dihimpun pada Senin, 23 Februari 2026, pantauan okupansi penumpang di wilayah Daop 7 Madiun untuk masa Angkutan Lebaran (11 Maret – 1 April […]

    Bagikan
  • Counter HP di Ngawi Dibobol Maling, Puluhan Unit HP Raib

    Counter HP di Ngawi Dibobol Maling, Puluhan Unit HP Raib

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kasus pencurian menimpa sebuah counter handphone di Dusun Pule, Desa Ngrambe, Kecamatan Ngrambe. Konter bernama Jawara Cell itu dibobol pelaku pada Senin (22/09/2025). Akibatnya, puluhan unit ponsel berbagai merek hilang bersama sejumlah voucher isi ulang dan aksesori. Kapolsek Ngrambe, Iptu Agus Hari Santoso, menjelaskan bahwa peristiwa itu pertama kali terungkap pada […]

    Bagikan
  • Timah Panas Bersarang di Kaki Perampok Pecah Kaca Mobil di Ponorogo

    Timah Panas Bersarang di Kaki Perampok Pecah Kaca Mobil di Ponorogo

    • calendar_month Minggu, 18 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Dua dari empat pelaku perampokan uang nasabah bank dengan modus pecah kaca mobil di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, berhasil dibekuk tim Resmob Polres Ponorogo. Salah satu pelaku terpaksa ditembak kakinya karena berusaha melarikan diri saat diminta menunjukkan lokasi persembunyian rekannya. Kedua pelaku ditangkap setelah polisi melakukan pengejaran intensif selama hampir dua […]

    Bagikan
  • Dana Habis, Lima Dapur Program Makan Bergizi Gratis di Magetan Berhenti Operasi

    Dana Habis, Lima Dapur Program Makan Bergizi Gratis di Magetan Berhenti Operasi

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang tutup tahun anggaran, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Magetan mengalami hambatan serius. Lima Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terpaksa menghentikan kegiatan produksi dan distribusi karena dana operasional telah habis. Penghentian sementara ini bukan disebabkan kurangnya penerima manfaat, melainkan keterlambatan pencairan dana yang seluruhnya bersumber dari pemerintah pusat melalui […]

    Bagikan
  • Warga Kota Madiun Taat Bayar Pajak, Pemkot Apresiasi dan Terus Gencarkan Sosialisasi

    Warga Kota Madiun Taat Bayar Pajak, Pemkot Apresiasi dan Terus Gencarkan Sosialisasi

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun mengapresiasi kesadaran warga dalam membayar pajak, khususnya pajak kendaraan bermotor. Wali Kota Madiun, Maidi, menegaskan bahwa kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak merupakan bagian penting dari kontribusi terhadap pembangunan daerah. “Orang Kota Madiun taat bayar pajak, khususnya kendaraan, karena uang pajak itu untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar […]

    Bagikan
  • Dapur Nenek Wiji Roboh Akibat Diterpa Hujan Lebat

    Dapur Nenek Wiji Roboh Akibat Diterpa Hujan Lebat

    • calendar_month Sabtu, 12 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebuah dapur milik warga lanjut usia di Desa Purwosari, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, roboh akibat diguyur hujan lebat pada Jumat (11/4/2025) sore. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Bangunan yang ambruk merupakan dapur milik Wiji (72), seorang lansia yang tinggal seorang diri. Saat insiden terjadi, cuaca di […]

    Bagikan
expand_less