Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Kejari Kabupaten Madiun Musnahkan Puluhan Barang Bukti dari 17 Perkara Pidana

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
  • visibility 218
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kejari Kabupaten Madiun memusnahan sejumlah barang bukti dari perkara pidana yang telah berkekuatan hukum tetap, Foto: Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun memusnahkan berbagai barang bukti dari 17 perkara pidana yang telah berkekuatan hukum tetap. Pemusnahan dilakukan sebagai bagian dari pelaksanaan tugas jaksa penuntut umum selaku eksekutor putusan pengadilan.

Kepala Kejari Kabupaten Madiun, Achmad Hariyanto Mayangkoro, mengatakan pemusnahan itu merupakan kewajiban institusi kejaksaan dalam menindaklanjuti amar putusan yang telah inkrah di pengadilan negeri, banding, maupun kasasi.

“Pemusnahan barang bukti ini berkaitan dengan tugas pokok kami sebagai eksekutor putusan pengadilan. Amar putusan terkait barang bukti ada yang dikembalikan kepada pemilik, dirampas untuk negara, dan dirampas untuk dimusnahkan. Hari ini kami melaksanakan pemusnahan barang bukti yang diputus untuk dimusnahkan,” ujarnya Rabu (10/12/2025).

Barang bukti yang dimusnahkan berasal dari kasus narkotika, pencurian, penganiayaan, dan sejumlah perkara pidana umum lainnya. Adapun barang bukti yang ikut dimusnahkan antara lain: 6,84 gram sabu, 6,18 gram ganja,14 potong pakaian, 12 unit handphone, 2 timbangan elektronik dan lain lain. 

Kajari Achmad Hariyanto menjelaskan seluruh barang bukti itu merupakan hasil sitaan dari 17 perkara yang telah selesai proses hukumnya.

Kajari Madiun menegaskan pihaknya berkomitmen menangani perkara pidana umum secara profesional dan sesuai prosedur.

“Kami selaku penuntut umum tetap melaksanakan tugas penuntutan dan eksekusi. Kami bekerja sama dengan penyidik Polres Kabupaten Madiun dan BNN. Setiap perkara yang sudah dinyatakan lengkap atau P-21 pasti kami lanjutkan ke persidangan,” kata Achmad.

Ia menambahkan Kejari Kabupaten Madiun akan terus menjaga integritas dalam proses penegakan hukum dan memastikan setiap perkara ditangani secara transparan serta sesuai ketentuan. (Tov/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diterjang Longsor, Enam Warga Desa Depok Trenggalek Hilang

    Diterjang Longsor, Enam Warga Desa Depok Trenggalek Hilang

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Sinergia | Trenggalek – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, pada Senin (19/5/2025) sore, memicu bencana tanah longsor di Desa Depok, Kecamatan Bendungan. Akibat kejadian ini, enam warga dilaporkan hilang setelah tertimbun material longsor. Proses evakuasi korban masih berlangsung hingga Selasa pagi (20/5/2025). Namun, upaya pencarian menghadapi kendala serius. Selain akses jalan […]

    Bagikan
  • Pupuk Indonesia Uji Coba Fitur Baru i-Pubers, Permudah Distribusi Pupuk Subsidi

    Pupuk Indonesia Uji Coba Fitur Baru i-Pubers, Permudah Distribusi Pupuk Subsidi

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – PT Pupuk Indonesia (Persero) terus berupaya mempercepat dan memperkuat distribusi pupuk subsidi melalui pemanfaatan teknologi. Terbaru, perusahaan meluncurkan uji coba fitur baru di aplikasi i-Pubers yang memungkinkan kios pengecer memesan pupuk langsung ke distributor. “Fitur ini kami rancang untuk mempercepat proses distribusi, meningkatkan efisiensi, serta memperkuat sistem yang terintegrasi dan akuntabel,” […]

    Bagikan
  • Cegah Perdagangan Anak, Pemkab Madiun Minta Kades Terlibat Pengawasan Prosedur Adopsi

    Cegah Perdagangan Anak, Pemkab Madiun Minta Kades Terlibat Pengawasan Prosedur Adopsi

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Praktik pengangkatan anak secara ilegal menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Madiun. Pemkab mengingatkan proses adopsi tidak boleh dilakukan sembarangan karena celah dalam prosedur dapat dimanfaatkan sebagai kedok perdagangan anak dan eksploitasi manusia. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Madiun meminta kepala desa ikut menjadi tangan panjang pemerintah daerah dalam mengawasi sekaligus memberikan edukasi kepada […]

    Bagikan
  • Kasus DB di Ponorogo Masih Tinggi, RS Sempat Kewalahan

    Kasus DB di Ponorogo Masih Tinggi, RS Sempat Kewalahan

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab Ponorogo | Kasus demam berdarah (DB) di Ponorogo, Jawa Timur, terus menunjukkan tren peningkatan memasuki awal tahun 2025. Lonjakan pasien yang signifikan membuat RSU Aisyiyah, Ponorogo, sempat kewalahan menangani pasien hingga beberapa kali menolak pasien baru karena ruang perawatan penuh. Menurut Muh Arbain, Humas RSU Aisyiyah, peningkatan jumlah kasus sudah terlihat sejak […]

    Bagikan
  • Pam Swakarsa Kembali Dibicarakan, Trauma Membayangi Pasca Aksi Demo

    Pam Swakarsa Kembali Dibicarakan, Trauma Membayangi Pasca Aksi Demo

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Gelombang aspirasi masyarakat yang muncul di berbagai daerah juga bergema di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Pada 1 September 2025 lalu, ratusan mahasiswa turun ke jalan menggelar aksi damai di depan Kantor DPRD. Mereka menuntut realisasi program Rp3 juta per RT, janji politik pasangan bupati dan wakil bupati terpilih yang hingga kini […]

    Bagikan
  • Kandang berisi 18 Ribu Ayam Terbakar, Kerugian Mencapai Rp. 1,7 Miliar

    Kandang berisi 18 Ribu Ayam Terbakar, Kerugian Mencapai Rp. 1,7 Miliar

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Perisitiwa kebakaran melanda sebuah kandang ayam di Desa Banjarsari Wetan, Kabupaten Madiun, pada Kamis (6/3/2025). Kobaran api melahap kandang beserta seisinya. Api mudah merambat ke setiap sisi kandang lantaran adanya sekam padi yang berada di dasar kandang dan sebagian dinding kandang terdapat terpal yang terbuat dari plastik. Salah seorang saksi, […]

    Bagikan
expand_less