Berita Terkini
Trending Tags

Hasil Otopsi Murni Pembunuhan, Polisi Periksa Empat Saksi Termasuk Keluarga

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
  • visibility 28
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Satreskrim Polres Ponorogo tengah kerja keras mengungkap kasus pembunuhan terhadap Alip Rahayu Ariyanti, Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Kab. Ponorogo – Satreskrim Polres Ponorogo tengah kerja keras mengungkap kasus pembunuhan terhadap Alip Rahayu Ariyanti warga Desa Bandar Kecamatan Bandar Pacitan Jawa Timur. Wanita 30 tahun itu ditemukan tak bernyawa dengan kondisi mengenaskan di area hutan jati Desa Sampung Kecamatan Sampung pada Selasa (12/08/2025) pagi. Tim Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Kediri turun tangan melalukan otopsi terhadap jasad korban di RSUD dr. Harjono pada Selasa pukul 20.00 WIB  hingga 23.00 WIB.

Pihak keluarga telah mendatangi RSUD dr. Harjono usai menerima informasi dari kepolisian. Agus Suyanto, ayah korban sangat terpukul dengan nasib naas yang menimpa putrinya tersebut. “Saya kaget diberitahu polisi. Tak menyangka. Tidak ada firasat sama sekali. Komunikasi terakhir dengan anak saya itu bilang mau nemenin anaknya kemah di Bandar,” ujarnya.

Agus menambahkan anak sulungnya itu jarang pulang ke Bandar sejak menikah siri dengan haryanto (30) warga Desa Purwantoro Wonogiri Jawa Tengah. Korban menikah siri sejak 3 bulan terakhir. “Itu sering cerita kalau cekcok soal ekonomi dengan suaminya. Katanya juga dianiaya. Saya minta pelaku segera ditangkap dan dihukum,” pinta Agus.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP Imam Mujali menjelaskan otopsi dilakukan pada kondisi tubuh baik luar maupun dalam. Hingga kini, 4 orang telah diperiksa, termasuk keluarga korban untuk penyelidikan kasus ini.

“Hasil otopsi mengarah dugaan pembunuhan. Ada yang sudah kita amankan tetapi masih dalam pemeriksaan. Kalau otopsi tadi itu memeriksa bagian luar dan dalam tubuh korban. Itu untuk mengetahui benda tumpul yang digunakan memukul korban itu apa saja atau ada hal-hal lainnya,” terang AKP Imam.

dr. Tutik Purwanti, Dokter Bedah Forensik Polda Jawa Timur menuturkan ada sejumlah luka memar di tubuh korban. Diperkirakan korban sudah meninggal dunia sekitar 1 hari. “Luka di wajah juga di bagian tubuh. Meninggalnya sudah sekitar 1 hari. Nanti akan ditarik kesimpulannya ya,” pungkasnya.

Sat Reskrim Polres Ponorogo terus mendalami kasus ini. Sementara, jasad korban langsung dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.

Ega Patria – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Ini Arahan Wali Kota Madiun

    Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Ini Arahan Wali Kota Madiun

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun menggelar apel pada Kamis (05/06/2025) yang dipusatkan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winongo. Lokasi tersebut direncanakan akan disulap menjadi destinasi wisata kebun buah di masa mendatang. Apel dipimpin langsung oleh Wali Kota Madiun, Maidi, dan diikuti oleh seluruh jajaran […]

    Bagikan
  • Duduk Di Tanah, Bupati Madiun Bersama 16 Bupati, 9 Walikota Se Indonesia Menjalani Lemhanas

    Duduk Di Tanah, Bupati Madiun Bersama 16 Bupati, 9 Walikota Se Indonesia Menjalani Lemhanas

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Sinergia| Jakarta – Bupati Madiun Hari Wuryanto masuk daftar undangan 25 kepala daerah yang lolos seleksi menjadi peserta Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Angkatan II Tahun 2025. Kegiatan KPPD diselenggarakan Lembaga Ketahanan Nasional ( Lemhanas ) dimulai sejak tanggal 5 November lalu. Pun hari ini Hari Wur sudah menjalani kegiatan bersama 9 Walikota dan 16 […]

    Bagikan
  • PR Pemkab Madiun ! 22 Ribu Rumah Tangga di Madiun Belum Nikmati Akses Sanitasi Layak

    PR Pemkab Madiun ! 22 Ribu Rumah Tangga di Madiun Belum Nikmati Akses Sanitasi Layak

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun memiliki segudang pekerjaan rumah salah satunya masih banyak rumah tangga di 206 Desa/Kelurahan belum memiliki Sanitasi limbah domestik yang layak. Tercatat sekitar 22 ribu rumah tangga di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, belum memiliki akses terhadap sanitasi yang layak. Angka ini setara dengan 12,4 persen dari total 184 […]

    Bagikan
  • Banjir Makin Meluas, Jalan Ponorogo–Pacitan Tergenang, Arus Lalu Lintas Tersendat

    Banjir Makin Meluas, Jalan Ponorogo–Pacitan Tergenang, Arus Lalu Lintas Tersendat

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Banjir di Kabupaten Ponorogo meluas seiring tingginya curah hujan yang terjadi sejak beberapa hari terakhir. Pada Jumat (2/1/2026) pagi, banjir menggenangi Jalan Raya Ponorogo–Pacitan tepatnya di Desa Ngampel, Kecamatan Balong. Genangan air mulai naik sejak pukul 07.00 WIB dengan ketinggian sekitar 15 sentimeter. Kondisi tersebut sempat menghambat arus lalu lintas di […]

    Bagikan
  • DPRD dan Pemkab Madiun Sepakati KUA-PPAS 2026, Anggaran Rp2,05 Triliun Disiapkan

    DPRD dan Pemkab Madiun Sepakati KUA-PPAS 2026, Anggaran Rp2,05 Triliun Disiapkan

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – DPRD Kabupaten Madiun bersama Pemerintah Kabupaten Madiun resmi menyetujui Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun 2026. Kesepakatan itu dituangkan melalui penandatanganan bersama antara pimpinan DPRD dan Bupati Madiun dalam rapat paripurna, Kamis (04/09/2025). Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Madiun, Mujono, menjelaskan bahwa dokumen KUA-PPAS menjadi pedoman […]

    Bagikan
  • Tangis Keluarga Korban Pecah saat Bertemu Agus Penjaga Perlintasan JPL 08

    Tangis Keluarga Korban Pecah saat Bertemu Agus Penjaga Perlintasan JPL 08

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Suasana tangis pecah saat keluarga korban kecelakaan maut di perlintasan kereta api JPL 08, Kelurahan Mangge, Kecamatan Barat Magetan bertemu dengan Agus Supriyanto di Mapolres Magetan pada Selasa (27/05/2025). Dalam unggahan di akun Instagram resmi @humas.polresmagetan, pertemuan pria 49 tahun itu dengan keluarga korban difasilitasi langsung oleh Kapolres Magetan, AKBP […]

    Bagikan
expand_less