Hendak Bertandang ke GBT, Rombongan Suporter PSS Sleman Terlibat Laka Lantas di Tol Madiun, 4 Orang Tewas
- account_circle Tova Pradana
- calendar_month 16 jam yang lalu
- visibility 209
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun – Kecelakaan lalu lintas terjadi di KM 616+200 jalur A, Tol Ngawi-Kertosono, masuk Desa Bajulan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Minggu pagi (18/10/2026).
Kejadian tersebut melibatkan sebuah minibus dengan truk tronton muatan bibit kelapa. Diketahui minibus membawa belasan suporter klub sepak bola PSS Sleman.
Seorang Penumpang, Dimas Saputra Kusuma, mengaku sedang tertidur ketika kecelakaan terjadi. Ia baru menyadari insiden tersebut setelah dibangunkan temannya.
“Saya tidur. Dibangunkan, tahu-tahu mobil sudah hancur,” kata Dimas yang juga korban selamat.
Meski tidak mengalami luka serius, dan menyadari kecelakaan, ia langsung keluar dari kendaraan untuk mencari tempat aman.
Menurutnya, Minibus yang ditumpanginya merupakan kendaraan ketiga dalam rombongan perjalanan dari Sleman menuju Surabaya. Rombongan tersebut terdiri atas empat kendaraan.

“Satu hiace ada 15 orang sama sopir, berangkat jam 06.00 WIB, untuk menyaksikan pertandingan PSS Sleman melawan Persebaya di Surabaya,” pungkas Dimas warga Bantul, Yogyakarta.
Kasat Lantas Polres Madiun AKP Dristica Brian Arya Leviantona menyebutkan, insiden itu terjadi di jalur mengarah ke Kota Surabaya.
“4 orang meninggal dunia. Para korban merupakan penumpang Elf yang tengah dalam perjalanan dari Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menuju Surabaya untuk menyaksikan pertandingan sepak bola antara PSS Sleman dan Persebaya,” sebutnya.
Pihaknya merinci, dari 4 korban meninggal dunia, 1 meninggal di TKP, sedangkan 3 lainnya meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit.
“Semua korban dilarikan ke RSUD Caruban. Dari keterangan awal, Elf menabrak bagian belakang samping truk yang melaju di depannya.
Seluruh korban, baik yang meninggal dunia maupun mengalami luka-luka, telah dievakuasi ke RSUD Caruban.
Proses pemeriksaan juga terkendala karena para penumpang minibus tersebut tidak saling mengenal. Mereka diketahui mengikuti perjalanan menggunakan jasa travel untuk menonton pertandingan sepak bola di Surabaya.
Polisi masih mendalami penyebab kecelakaan, termasuk meminta keterangan dari para korban yang kondisinya telah memungkinkan untuk diperiksa.
“Kami masih menunggu kondisi mereka stabil, untuk selanjutnya dimintai keterangan, guna mengungkap penyebab pasti kejadian ini,” tandasnya. (Tov)
- Penulis: Tova Pradana
- Editor: Krz/Diez





