Jasa Marga–PJR Bagikan Takjil Sambil Kampanye Keselamatan di Tol Madiun
- account_circle Tova Pradana
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 24
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun — Bagi-bagi takjil di jalan tol kerap dipahami sebagai rutinitas Ramadan. Namun di Gerbang Tol Madiun, Sabtu (28/2/2026), kegiatan serupa dimanfaatkan sebagai media kampanye keselamatan berkendara.
PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) berkolaborasi dengan Patroli Jalan Raya (PJR) Jatim VI membagikan paket takjil kepada pengguna jalan yang melintas di Ruas Tol Ngawi–Kertosono. Kegiatan dilakukan menjelang waktu berbuka puasa, menyasar pengendara yang masih dalam perjalanan.
Aksi sosial itu bukan sekadar berbagi makanan pembuka puasa. Di sela pembagian takjil, petugas juga menyampaikan imbauan keselamatan berkendara: menjaga jarak aman, mematuhi rambu lalu lintas, tidak memaksakan diri saat lelah, serta memastikan kondisi kendaraan dan fisik pengemudi dalam keadaan prima.
Direktur Utama PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri, Arie Irianto, mengatakan momentum Ramadan dimanfaatkan untuk memperkuat kepedulian sosial sekaligus mengingatkan pentingnya aspek keselamatan di jalan tol.
“Ramadan identik dengan peningkatan mobilitas masyarakat, terutama menjelang waktu berbuka. Kami ingin memastikan pengguna jalan tetap mengutamakan keselamatan agar perjalanan berlangsung aman, nyaman, dan lancar,” ujar Arie.
Menurutnya, kolaborasi dengan PJR Jatim VI menjadi bagian dari sinergi antara pengelola jalan tol dan aparat kepolisian dalam menjaga keamanan serta ketertiban lalu lintas. Pendekatan persuasif melalui pembagian takjil dinilai lebih efektif untuk menyampaikan pesan keselamatan tanpa kesan represif.
“Pengemudi biasanya meningkatkan kecepatan kendaraan karena memburu waktu berbuka puasa. Itu tentunya berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan jika tidak diimbangi kesadaran berlalu lintas. Jadi ini kami bagikan takjil agar pengemudi bisa berkendara dengan tertib,” imbuhnya.
Sejumlah pengguna jalan menyambut positif kegiatan tersebut. Selain membantu mereka yang belum sempat menyiapkan makanan berbuka, imbauan langsung dari petugas dinilai menjadi pengingat penting untuk tetap disiplin di jalan.
PT JNK mengimbau pengguna tol untuk memanfaatkan layanan informasi dan bantuan selama perjalanan, termasuk Call Center 14080 serta aplikasi Travoy yang menyediakan informasi lalu lintas dan layanan darurat secara real time.

Melalui kegiatan ini, pembagian takjil tidak hanya menjadi simbol kepedulian Ramadan, tetapi juga instrumen kampanye keselamatan bagi pengguna jalan tol di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat.
Foto : Pembagian takjil oleh petugas jasa marga dan PJR di depan pintu gerbang tol Madiun, sebagai sarana kampanye keselamatan berkendara.(Tov)
- Penulis: Tova Pradana


