Berita Terkini
Trending Tags

Ironis, Pekerja Proyek KDKMP di Magetan Alami Kecelakaan Kerja, Tidak Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
  • visibility 541
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti menyerahkan santunan berupa paket sembako, makanan siap saji, dan family kit dari Dinas Sosial serta BPBD. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, kembali menjadi sorotan. Seorang pekerja proyek mengalami kecelakaan kerja yang menyebabkan jari manis tangan kirinya remuk dan harus menjalani perawatan intensif.

Mendapat laporan tersebut, Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti bersama sejumlah perangkat daerah mendatangi kediaman korban, Suratni (39), di Desa Sidomulyo, Kecamatan Banjarejo. Pada kesempatan itu, pemerintah daerah menyerahkan santunan berupa paket sembako, makanan siap saji, dan family kit dari Dinas Sosial serta BPBD.

Namun, kunjungan tersebut sekaligus membuka fakta lain, korban ternyata tidak terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, meski bekerja pada proyek strategis nasional.

Dalam keterangannya usai menyerahkan santunan, Bupati Nanik menegaskan bahwa seluruh pekerja proyek KDKMP harus mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Kami datang untuk melihat langsung kondisi pekerja yang mengalami musibah. Setelah kami cek, pekerja ini ternyata belum terdaftar BPJS Ketenagakerjaan. Saya meminta pelaksana proyek untuk memastikan semua tenaga kerja terdaftar, dan saya menegaskan agar pendaftaran ini menjadi kewajiban,” ujar Bupati.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Magetan, Arief Ridwan, membenarkan bahwa pekerja KDKMP sejauh ini belum terdata sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Menurutnya, pihaknya akan segera menelusuri pihak pemberi kerja sekaligus berkoordinasi dengan Kodim, mengingat pembangunan KDKMP banyak melibatkan jajaran TNI dalam pengawalan program.

“Untuk beberapa proyek lain seperti SPPG sudah didaftarkan BPJS. Namun untuk KDKMP ini belum, dan kami akan berkoordinasi dengan Kodim karena program ini diarahkan dari pusat. Kami perlu memastikan siapa pemberi kerjanya agar pekerja konstruksi dapat segera didaftarkan minimal pada dua program: Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian,” jelas Arief.

Image Not Found
Suratni (39) Seorang pekerja proyek yang mengalami kecelakaan kerja. Foto : Kusnanto-Sinergia

Terkait besaran manfaat BPJS Ketenagakerjaan, Arief menyampaikan bahwa korban kecelakaan kerja akan mendapat penjaminan biaya pengobatan hingga sembuh. Sementara untuk kasus kematian, BPJS memberikan santunan sekitar Rp45 juta dan beasiswa untuk dua anak hingga perguruan tinggi.

Suratni, korban kecelakaan kerja, menceritakan kembali insiden yang dialaminya pada Rabu (18/2/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu ia sedang mengoperasikan mesin molen untuk mengaduk adonan cor pondasi bangunan.

Namun karena kurang berhati-hati, jari manis tangan kirinya terpeleset dan terjepit baut mesin.

“Kejadiannya sekitar jam sepuluh. Saat mengoperasikan molen, jari saya tidak sengaja kena bautnya. Jari saya patah dan langsung dibawa ke RSUD dr. Sayidiman,” tutur Suratni.

Yang mengejutkan, Suratni mengaku baru bekerja satu hari sebelum kecelakaan terjadi.

Ia dibawa ke rumah sakit oleh pengawas proyek dan keluarganya. Pengobatan sementara ditanggung oleh pihak rekanan proyek.

Saat dikunjungi Bupati, Suratni mengaku terharu dan berharap ada bantuan lanjutan untuk perawatan medisnya.

“Saya senang sekali dikunjungi Ibu Bupati. Harapan saya bisa dibantu untuk proses pengobatan sampai sembuh,” ujarnya singkat.

Pemerintah Kabupaten Magetan menegaskan akan memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan KDKMP agar setiap pekerja memperoleh hak perlindungan keselamatan kerja sesuai regulasi.(Kus).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wajah Baru dan Fresh Bakal Gantikan Gerbong Mbah Tarom Sebagai Nahkoda DPC PKB Madiun

    Wajah Baru dan Fresh Bakal Gantikan Gerbong Mbah Tarom Sebagai Nahkoda DPC PKB Madiun

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Mandor
    • visibility 353
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Seolah tinggal menghitung hari, gerbong DPC Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB) Kabupaten Madiun bergerak. Wajah wajah baru yang muda dan fresh bakal bermunculan saat gelaran Musyawarah Cabang (Muscab) beberapa hari ke depan.  Apakah ini sinyal kuat gerbong Mbah Tarom sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Madiun bakalan undur diri atau pensiun? Setidaknya […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Wanti-Wanti ASN Jangan Terjerumus Narkotika

    Pemkot Madiun Wanti-Wanti ASN Jangan Terjerumus Narkotika

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Narkotika menjadi musuh bersama. Narkoba bisa menjerumuskan siapapun, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN). Untuk itu, Wakil Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun terus memperkuat pengawasan dan meningkatkan pemahaman pegawai terkait bahaya narkoba. Hal itu ditegaskan dalam kegiatan sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkoba di Gedung Diklat, Kamis (11/12/2025). Terlebih, salah satu oknum […]

    Bagikan
  • Kajari Magetan Resmi Berganti, Sabrul Iman Prioritaskan Inventarisasi Perkara

    Kajari Magetan Resmi Berganti, Sabrul Iman Prioritaskan Inventarisasi Perkara

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pergantian pimpinan terjadi di lingkungan Kejaksaan Negeri Magetan. Mulai Rabu (11/3/2026), posisi Kepala Kejaksaan Negeri resmi dijabat Sabrul Iman, menggantikan Dezi Setiapurnama. Seremoni pisah sambut berlangsung di Pendopo Surya Graha. Pergantian pucuk pimpinan ini terjadi di tengah sorotan publik terhadap sejumlah perkara yang masih berjalan, termasuk dugaan penyimpangan pokok pikiran (pokir) […]

    Bagikan
  • Kericuhan Pecah, Dua Kelompok Silat Bentrok di Perbatasan Madiun-Magetan

    Kericuhan Pecah, Dua Kelompok Silat Bentrok di Perbatasan Madiun-Magetan

    • calendar_month Minggu, 20 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Situasi memanas terjadi di kawasan Jalan Raya Gorang Gareng, tepatnya masuk Desa Madigondo, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, pada Minggu (20/4/2025). Hal itu dipicu oleh dua kelompok perguruan silat yang terlibat bentrok hebat usai kegiatan Halal Bi Halal. Situasi ini menyebabkan warga sekitar resah dan memilih untuk mencari tempat yang aman. Bentrok […]

    Bagikan
  • Momen Ramadhan dan Jelang Lebaran, Harga Bahan Pokok di Pasar Besar Madiun Fluktuatif

    Momen Ramadhan dan Jelang Lebaran, Harga Bahan Pokok di Pasar Besar Madiun Fluktuatif

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Momen Bulan Ramadhan dan menjelang Lebaran Idul Fitri, beberapa bahan pokok di pasar-pasar tradisional mengalami perubahan harga yang cukup signifikan. Seperti di Pasar Besar Madiun (PBM), harga bawang merah yang kembali naik dalam sepekan terakhir. Berdasarkan informasi dari pedagang, harga bawang merah yang semula Rp. 38.000 per kilogram kini mencapai […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Gencarkan Deteksi Dini HIV dan TBC

    Pemkab Madiun Gencarkan Deteksi Dini HIV dan TBC

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun memperkuat langkah pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS serta Tuberkulosis (TBC) melalui program deteksi dini dan layanan kesehatan gratis. Kegiatan ini berlangsung di Posyandu Remaja Desa Luworo, Kecamatan Pilangkenceng, Sabtu (04/10/2025), dan dihadiri langsung oleh Bupati Madiun sekaligus Ketua Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD), Hari Wuryanto. Bupati Madiun […]

    Bagikan
expand_less