Berita Terkini
Trending Tags

Koperasi Merah Putih di Magetan: Antara Harapan dan Ketidakpastian

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
  • visibility 125
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Salah satu Program Koperasi Merah Putih di Desa Magental, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Di atas kertas, Program Koperasi Merah Putih (KMP) digadang-gadang menjadi lokomotif ekonomi desa. Tapi di lapangan, program ini justru terhenti sebelum benar-benar berjalan. Di Kabupaten Magetan, hanya satu dari 235 koperasi yang aktif, dan itu pun berdiri tanpa sepeser pun bantuan dari pemerintah.

Di tengah ambisi besar memberdayakan ekonomi rakyat melalui koperasi, Desa Mategal di Kecamatan Parang justru diam-diam bergerak. Satu koperasi di sana telah beroperasi secara mandiri, hanya bermodal semangat dan iuran dari masyarakat. Bukan karena program berjalan sempurna, tapi karena mereka tak mau terus menunggu yang belum pasti.

“Sekarang masih pakai dana dari anggota. Tapi dukungan masyarakat cukup bagus,” kata Pj. Sekda Magetan, Muchtar Wahid, Selasa (05/08/2025).

Dari ratusan koperasi yang terdaftar, sebagian besar masih ‘mati suri’. Penyebabnya bukan kurangnya minat atau kemampuan, tetapi ketiadaan regulasi yang membuat perangkat desa enggan bergerak. “Yang sudah ngurus izin baru sekitar 60-an koperasi. Tapi yang benar-benar berani jalan baru satu. Sisanya menunggu juklak dan juknis dari pusat,” ungkap Muchtar.

Penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD) untuk permodalan koperasi menjadi isu sensitif. Tanpa dasar hukum yang jelas, kepala desa takut disalahkan jika terjadi kesalahan administrasi. “Mereka takut pakai dana desa. Kalau belum ada juknis, nanti malah jadi temuan,” tambahnya.

Desa Mategal menunjukkan bahwa program bisa dijalankan tanpa harus menunggu. Tapi di sisi lain, ketidakpastian dari pemerintah pusat justru berpotensi mematikan semangat desa-desa lain yang masih menanti kepastian hukum. Padahal, semangat dan harapan masyarakat sudah mulai tumbuh. Jika terus dibiarkan menggantung, bukan tidak mungkin program ini akan dilabeli sebagai proyek gagal.

“Kalau masyarakat sudah semangat tapi pusatnya lambat, ya percuma. Harusnya ada sinergi,” pungkas Muchtar.

Kini, nasib Program Koperasi Merah Putih di Magetan berada di persimpangan. Di satu sisi, desa-desa penuh harap akan hadirnya solusi ekonomi berbasis koperasi. Di sisi lain, regulasi yang tak kunjung turun membuat semua itu sekadar wacana.

Jika pemerintah pusat tak segera menuntaskan aturan mainnya, KMP hanya akan menjadi mimpi kolektif yang perlahan dilupakan. Sementara itu, Desa Mategal tetap berjalan—pelan, mandiri, dan penuh tekad.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Madiun Bakal Tertibkan Kios Kontainer di Trotoar

    Wali Kota Madiun Bakal Tertibkan Kios Kontainer di Trotoar

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun kembali menunjukkan komitmennya dalam menata keindahan dan keteraturan kota. Pada kegiatan bersih-bersih massal yang digelar Jumat (01/08/2025), ia secara tegas menegur pedagang yang menggunakan trotoar sebagai tempat berjualan, terutama di sepanjang Jalan Pahlawan. Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota tampak geram saat melihat kondisi trotoar yang dipenuhi kontainer […]

    Bagikan
  • Cerita Penjual Kopi Di Ponorogo Berhasil Naik Haji Dari Hasil Menabung

    Cerita Penjual Kopi Di Ponorogo Berhasil Naik Haji Dari Hasil Menabung

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kisah inspiratif datang dari seorang penjual kopi di Ponorogo, Jawa Timur. Berbekal tekad dan konsistensi menabung selama bertahun-tahun, Wahyudi Gecol (61) akhirnya berhasil mewujudkan impiannya menunaikan ibadah haji bersama sang istri tahun ini. Wahyudi, warga Jalan Menur, Kelurahan Ronowijayan, Kecamatan Siman, telah menekuni usaha berjualan kopi sejak 2004. Dari usaha sederhana […]

    Bagikan
  • Kejaksaan Tak Hadir di Rapat Paripurna DPRD Magetan Picu Spekulasi Publik

    Kejaksaan Tak Hadir di Rapat Paripurna DPRD Magetan Picu Spekulasi Publik

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Satu pemandangan tidak biasa muncul dalam Rapat Paripurna DPRD Magetan pada Senin siang (29/12/2025). Di tengah proses pengambilan keputusan atas Raperda Perumda Air Minum Lawu Tirta, sebuah kursi yang semestinya diisi perwakilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan justru dibiarkan kosong. Paripurna yang umumnya dihadiri lengkap unsur Forkopimda itu tetap diikuti oleh Pengadilan […]

    Bagikan
  • Tiket Kereta Api Libur Nataru 2025/2026 Sudah Bisa Dipesan, KAI Terapkan Sistem Antrean Online

    Tiket Kereta Api Libur Nataru 2025/2026 Sudah Bisa Dipesan, KAI Terapkan Sistem Antrean Online

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menyambut musim libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), PT Kereta Api Indonesia (KAI) mulai membuka pemesanan tiket perjalanan jarak jauh, termasuk untuk wilayah Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun. Untuk mengantisipasi lonjakan pemesanan, KAI kini menerapkan sistem antrean online yang berlaku di seluruh kanal resmi penjualan tiket. Manager Humas […]

    Bagikan
  • Dramatis! Nenek 72 Tahun Dijambret Usai Keluar Kamar Mandi, Pelaku Ternyata Orang Dekat

    Dramatis! Nenek 72 Tahun Dijambret Usai Keluar Kamar Mandi, Pelaku Ternyata Orang Dekat

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Seorang wanita paruh baya bernama Janem (55), warga Kelurahan Tawanganom, Kecamatan/Kabupaten Magetan, diamankan warga setelah nekat menjambret kalung emas milik mantan majikannya, Selasa (3/3/2026) pagi. Aksi tersebut dilakukan di rumah korban, Sukini (72), warga Kelurahan Sukowinangun. Insiden berlangsung sekitar pukul 06.30 WIB, ketika korban baru keluar dari kamar mandi dan mendapati […]

    Bagikan
  • Arus Mudik Mulai Naik, 15.600 Kendaraan Keluar Tol Madiun dalam Sehari

    Arus Mudik Mulai Naik, 15.600 Kendaraan Keluar Tol Madiun dalam Sehari

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Volume kendaraan pada masa arus mudik Lebaran 2026 mulai mengalami peningkatan signifikan di wilayah Madiun. Hingga Selasa malam (17/3/2026), tercatat belasan ribu kendaraan pribadi keluar melalui Gerbang Tol Madiun. Direktur Utama PT Jasa Marga Ngawi Kertosono Kediri (JNK), Arie Irianto, menyebut lonjakan mulai terlihat sejak H-5 hingga H-4 Lebaran. “Dari data […]

    Bagikan
expand_less