Berita Terkini
Trending Tags

Viral Kisah Cinta Pasangan Beda Usia 23 Tahun di Magetan Tuai Sorotan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
  • visibility 588
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Nusantoro Jati (42) dan Gracia Angelica Mayangsari (19) Kisah Cinta Pasangan Beda Usia 23 Tahun di Magetan. Foto : Jepretan Layar

Sinergia | Magetan – Sebuah video yang menampilkan momen pertemuan sepasang kekasih di Kabupaten Magetan mendadak viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, keduanya tampak duduk berdampingan di sebuah ruangan bersama seorang petugas pencatatan pernikahan, disaksikan keluarga dari kedua belah pihak.

Petugas kemudian menanyakan kesiapan mempelai perempuan untuk menerima pinangan sang kekasih. Pertanyaan itu dijawab dengan anggukan mantap serta senyum bahagia dari sang perempuan, yang kemudian mengatakan bahwa alasannya memilih sang pujaan hati adalah “karena cinta”. Jawaban tersebut sontak mengundang tawa dan kebahagiaan dari calon suami dan keluarga yang hadir.

Belakangan diketahui pasangan tersebut adalah Nusantoro Jati (42), warga Kelurahan Kepolorejo, Kecamatan/Kabupaten Magetan, dan Gracia Angelica Mayangsari (19), warga Dukuh Kauman, Desa Plumpung, Kecamatan Plaosan. Momen itu merupakan rangkaian prosesi sebelum pernikahan mereka, yang menjadi perhatian publik lantaran jarak usia keduanya terpaut 23 tahun.

Saat dihubungi melalui pesan singkat, Jati mengisahkan bagaimana pertemuan mereka bermula. Ia menyebut perkenalan itu terjadi sekitar pertengahan 2025, ketika Gracia tampil bernyanyi di sebuah acara panggung di Magetan. Merasa cocok setelah berkenalan, Jati mengaku merasakan perasaan berbeda yang membuatnya yakin untuk melangkah lebih jauh.

“Setelah beberapa kali bertemu dan ngobrol, rasanya memang cocok. Itu pertama kalinya saya merasakan jatuh cinta,” ujarnya.

Image Not Found
Nusantoro Jati (42) dan Gracia Angelica Mayangsari (19) Kisah Cinta Pasangan Beda Usia 23 Tahun di Magetan. Foto : Jepretan Layar

Tak butuh waktu lama, hubungan keduanya berlanjut ke tahap pacaran selama tiga bulan sebelum Jati memutuskan membawa hubungan itu ke arah yang lebih serius dengan meminta restu keluarga. Namun, ia mengakui sempat menghadapi penolakan dari orang tua Gracia.

“Awalnya memang belum direstui karena perbedaan usia yang cukup jauh. Tapi setelah melalui proses panjang, bahkan sampai mendapatkan bantuan dari pihak kelurahan, akhirnya keluarga menerima dan merestui,” tuturnya.

Setelah mendapat restu, pasangan ini melangsungkan pertunangan pada Kamis (5/2/2026), kemudian menikah melalui pemberkatan gereja pada Minggu (15/2/2026). Bagi Jati, Gracia adalah sosok yang lembut dan mudah dibimbing, sehingga ia mantap menjadikannya pasangan hidup.

Terkait rencana masa depan, Jati berharap istrinya fokus menjadi ibu rumah tangga dan tinggal di Magetan. Ia menyebut pasangan itu sudah memiliki rumah sendiri, sementara Gracia sebelumnya baru menamatkan pendidikan dan bekerja sebagai penyanyi panggung.

Di sisi lain, Gracia mengungkapkan alasannya menerima pinangan Jati. “Saya nyaman dengan sikapnya yang dewasa dan mampu membuat hubungan ini saling cocok satu sama lain,” ujarnya.

Viralnya video prosesi pertemuan jelang pernikahan mereka tidak pernah terlintas dalam benak keduanya. Jati justru berpesan kepada masyarakat, khususnya para laki-laki yang masih melajang, agar percaya diri dalam menentukan pilihan hidup.

“Komentar positif atau negatif itu wajar. Yang penting yakin pada pilihan sendiri dan siap dengan segala konsekuensinya. Banyak orang menunggu jodoh sampai usia tak lagi muda, jadi jangan ragu melangkah,” pungkasnya.(Kus).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tersangka Pembunuhan Ibu Kos di Ngawi Peragakan 40 Adegan

    Tersangka Pembunuhan Ibu Kos di Ngawi Peragakan 40 Adegan

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 84
    • 0Komentar

    KAB. NGAWI – Satreskrim Polres Ngawi melakukan rekontruksi terhadap kasus pembunuhan terhadap Darwati (78) pemilik rumah kos di Desa Beran Kecamatan-Kabupaten Ngawi. Dalam kasus ini, tim penyidik menetapkan Suroto (56) sebagai tersangka. Diketahui, kasus ini terungkap setelah jenazah korban ditemukan 15 Oktober 2024 lalu. Dalam rekontruksi ini, tersangka memperagakan sekitar 40 adegan. Peragaan mulai tersangka […]

    Bagikan
  • Pamit Menyusul Ibunya, Gadis 15 Tahun Hilang di Hutan Jati

    Pamit Menyusul Ibunya, Gadis 15 Tahun Hilang di Hutan Jati

    • calendar_month Sabtu, 10 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Seorang remaja perempuan bernama Ilut Apriliani (15) dilaporkan hilang di kawasan hutan jati Desa Lembeyan Wetan, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, sejak Jumat sore (09/05/2025). Hingga Sabtu siang (10/05/2025), proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan. Ilut, warga Dusun Tegal Rejo RT 02 RW 04, terakhir terlihat berjalan […]

    Bagikan
  • Kebakaran Hebat di Karangjati Ngawi, Rumah Lansia Ludes Dilahap Si Jago Merah

    Kebakaran Hebat di Karangjati Ngawi, Rumah Lansia Ludes Dilahap Si Jago Merah

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Sebuah rumah milik warga Dusun Karang Poh, Desa Sidorejo, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, dilalap api hingga nyaris rata dengan tanah pada Rabu (17/12/2025). Kebakaran tersebut terjadi saat pemilik rumah, Waji Istanto (66), tengah memasak di dapur menggunakan kayu bakar. Peristiwa ini membuat warga sekitar panik dan berusaha membantu memadamkan api sambil […]

    Bagikan
  • Hari Ozon Sedunia, KAI Daop 7 Madiun Bagi Bibit Pohon Buah dan Tanaman Hias

    Hari Ozon Sedunia, KAI Daop 7 Madiun Bagi Bibit Pohon Buah dan Tanaman Hias

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun ikut berpartisipasi dalam peringatan Hari Ozon Sedunia yang jatuh setiap 16 September. Tahun ini, peringatan diangkat dengan tema “Dari Sains Menuju Aksi Global”, sekaligus menjadi pengingat pentingnya menjaga lapisan ozon dan kualitas udara di tengah meningkatnya tantangan perubahan iklim. Manajer […]

    Bagikan
  • Angka Kemiskinan Kota Madiun Turun ke Level Terendah dalam 10 Tahun

    Angka Kemiskinan Kota Madiun Turun ke Level Terendah dalam 10 Tahun

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Tingkat kemiskinan di Kota Madiun menunjukkan penurunan signifikan pada tahun 2025. Berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2025, angka kemiskinan tercatat sebesar 3,89 persen, turun dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 4,38 persen. Kepala BPS Kota Madiun, Abdul Azis, menjelaskan capaian tersebut merupakan angka kemiskinan terendah sepanjang 10 tahun terakhir. […]

    Bagikan
  • Telur Kotor dalam Paket Program MBG Lembeyan Viral, DPRD Magetan Desak Evaluasi Total

    Telur Kotor dalam Paket Program MBG Lembeyan Viral, DPRD Magetan Desak Evaluasi Total

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, kembali memantik perhatian publik. Sebuah foto telur rebus yang masih tampak bernoda kotoran ayam pada cangkangnya beredar luas di media sosial dan memicu gelombang kritik warganet. Unggahan itu pertama kali disebarkan akun Facebook Tri Winarsih melalui grup Info Seputar Lembeyan. Dalam […]

    Bagikan
expand_less