Berita Terkini
Trending Tags

Viral Kisah Cinta Pasangan Beda Usia 23 Tahun di Magetan Tuai Sorotan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
  • visibility 544
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Nusantoro Jati (42) dan Gracia Angelica Mayangsari (19) Kisah Cinta Pasangan Beda Usia 23 Tahun di Magetan. Foto : Jepretan Layar

Sinergia | Magetan – Sebuah video yang menampilkan momen pertemuan sepasang kekasih di Kabupaten Magetan mendadak viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, keduanya tampak duduk berdampingan di sebuah ruangan bersama seorang petugas pencatatan pernikahan, disaksikan keluarga dari kedua belah pihak.

Petugas kemudian menanyakan kesiapan mempelai perempuan untuk menerima pinangan sang kekasih. Pertanyaan itu dijawab dengan anggukan mantap serta senyum bahagia dari sang perempuan, yang kemudian mengatakan bahwa alasannya memilih sang pujaan hati adalah “karena cinta”. Jawaban tersebut sontak mengundang tawa dan kebahagiaan dari calon suami dan keluarga yang hadir.

Belakangan diketahui pasangan tersebut adalah Nusantoro Jati (42), warga Kelurahan Kepolorejo, Kecamatan/Kabupaten Magetan, dan Gracia Angelica Mayangsari (19), warga Dukuh Kauman, Desa Plumpung, Kecamatan Plaosan. Momen itu merupakan rangkaian prosesi sebelum pernikahan mereka, yang menjadi perhatian publik lantaran jarak usia keduanya terpaut 23 tahun.

Saat dihubungi melalui pesan singkat, Jati mengisahkan bagaimana pertemuan mereka bermula. Ia menyebut perkenalan itu terjadi sekitar pertengahan 2025, ketika Gracia tampil bernyanyi di sebuah acara panggung di Magetan. Merasa cocok setelah berkenalan, Jati mengaku merasakan perasaan berbeda yang membuatnya yakin untuk melangkah lebih jauh.

“Setelah beberapa kali bertemu dan ngobrol, rasanya memang cocok. Itu pertama kalinya saya merasakan jatuh cinta,” ujarnya.

Image Not Found
Nusantoro Jati (42) dan Gracia Angelica Mayangsari (19) Kisah Cinta Pasangan Beda Usia 23 Tahun di Magetan. Foto : Jepretan Layar

Tak butuh waktu lama, hubungan keduanya berlanjut ke tahap pacaran selama tiga bulan sebelum Jati memutuskan membawa hubungan itu ke arah yang lebih serius dengan meminta restu keluarga. Namun, ia mengakui sempat menghadapi penolakan dari orang tua Gracia.

“Awalnya memang belum direstui karena perbedaan usia yang cukup jauh. Tapi setelah melalui proses panjang, bahkan sampai mendapatkan bantuan dari pihak kelurahan, akhirnya keluarga menerima dan merestui,” tuturnya.

Setelah mendapat restu, pasangan ini melangsungkan pertunangan pada Kamis (5/2/2026), kemudian menikah melalui pemberkatan gereja pada Minggu (15/2/2026). Bagi Jati, Gracia adalah sosok yang lembut dan mudah dibimbing, sehingga ia mantap menjadikannya pasangan hidup.

Terkait rencana masa depan, Jati berharap istrinya fokus menjadi ibu rumah tangga dan tinggal di Magetan. Ia menyebut pasangan itu sudah memiliki rumah sendiri, sementara Gracia sebelumnya baru menamatkan pendidikan dan bekerja sebagai penyanyi panggung.

Di sisi lain, Gracia mengungkapkan alasannya menerima pinangan Jati. “Saya nyaman dengan sikapnya yang dewasa dan mampu membuat hubungan ini saling cocok satu sama lain,” ujarnya.

Viralnya video prosesi pertemuan jelang pernikahan mereka tidak pernah terlintas dalam benak keduanya. Jati justru berpesan kepada masyarakat, khususnya para laki-laki yang masih melajang, agar percaya diri dalam menentukan pilihan hidup.

“Komentar positif atau negatif itu wajar. Yang penting yakin pada pilihan sendiri dan siap dengan segala konsekuensinya. Banyak orang menunggu jodoh sampai usia tak lagi muda, jadi jangan ragu melangkah,” pungkasnya.(Kus).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Sapi Kurban di Ponorogo Turun Jelang Idul Adha

    Harga Sapi Kurban di Ponorogo Turun Jelang Idul Adha

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, harga sapi kurban di sejumlah pasar hewan di Ponorogo mengalami penurunan. Melimpahnya pasokan sapi tidak diimbangi dengan jumlah pembeli yang memadai sehingga harga sapi turun hingga jutaan rupiah per ekor. Di Pasar Hewan Jetis, Ponorogo, harga sapi mengalami penurunan antara Rp. 1 juta […]

    Bagikan
  • DPRD Ponorogo Apresiasi Kinerja Pengelolaan Fiskal Pemkab Sepanjang 2024

    DPRD Ponorogo Apresiasi Kinerja Pengelolaan Fiskal Pemkab Sepanjang 2024

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ponorogo memberikan apresiasi atas kinerja Bupati Sugiri Sancoko dalam mengelola fiskal daerah selama tahun anggaran 2024. Apresiasi tersebut disampaikan dalam rapat paripurna masa sidang III yang berlangsung di aula Bappeda Litbang, Selasa (10/06/2025). Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno atau yang akrab disapa Kang […]

    Bagikan
  • Arus Natal 2025, Lalu Lintas Tol Ngawi–Kertosono Naik 33 Persen

    Arus Natal 2025, Lalu Lintas Tol Ngawi–Kertosono Naik 33 Persen

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) mencatat lonjakan volume kendaraan di Ruas Tol Ngawi–Kertosono selama periode libur Natal 2025. Pada rentang H-7 hingga H+3 Natal atau 18–28 Desember 2025, tercatat sebanyak 66.643 kendaraan melintas. Jumlah tersebut meningkat 33,04 persen dibandingkan lalu lintas normal yang berada di angka 50.093 kendaraan. Peningkatan ini […]

    Bagikan
  • Polisi Amankan 7 Anak Pembuat Petasan dan Balon Udara di Sukorejo Ponorogo

    Polisi Amankan 7 Anak Pembuat Petasan dan Balon Udara di Sukorejo Ponorogo

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Aparat Polsek Sukorejo mengamankan tujuh anak di bawah umur yang kedapatan membuat petasan dan balon udara tanpa awak di dua desa berbeda, Rabu (18/3/2026). Mirisnya, bahan pembungkus petasan diketahui menggunakan kertas buku pelajaran sekolah. Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat dan orang tua yang resah karena anak-anak mereka kerap berkumpul […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Sosialisasi SAKIP Jelang Penilaian Kinerja OPD Tahun 2025

    Pemkab Madiun Sosialisasi SAKIP Jelang Penilaian Kinerja OPD Tahun 2025

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Sinergia |  Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun menggelar sosialisasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dalam rangka meningkatkan efektivitas penilaian kinerja organisasi perangkat daerah. Kegiatan ini berlangsung di ruang IT Pusat Pemerintahan Caruban Selasa (25/02/2025). Dalam sambutannya, Wakil Bupati Madiun menegaskan bahwa penguatan akuntabilitas kinerja merupakan salah satu strategi utama dalam mempercepat reformasi […]

    Bagikan
  • AHY Resmikan Koperasi Merah Putih, Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan

    AHY Resmikan Koperasi Merah Putih, Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meresmikan berdirinya Koperasi Kelurahan Merah Putih di Jalan Merpati, Kelurahan Nambangan Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Jumat (22/08/2025). Acara peresmian ditandai dengan pengguntingan pita, dilanjutkan peninjauan berbagai stan yang memamerkan beras, gula, minyak goreng, bawang, serta produk […]

    Bagikan
expand_less