Berita Terkini
Trending Tags

Jatera Agro, Wisata Petik Melon Edukatif dari BUMDes Karya Maju Jambangan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
  • visibility 31
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Jatera Agro, Wisata Petik Melon Edukatif dari BUMDes Karya Maju Jambangan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Suasana sejuk kawasan pedesaan Jambangan, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, kini punya daya tarik baru. Sebuah greenhouse modern berdiri, menjadi pusat perhatian warga dan wisatawan. Di sinilah BUMDes Karya Maju mengembangkan budidaya melon Sweet Hami dengan sistem hidroponik yang diberi nama Jatera Agro.

Sejak dibangun pada akhir 2024, greenhouse ini sudah empat kali panen. Setiap masa panen, hasilnya mencapai lebih dari satu ton buah melon segar. Namun, yang paling menarik bukan hanya hasil panennya, melainkan bagaimana tempat ini menjelma menjadi wisata edukatif dan petik melon yang ramah keluarga.

Setiap masa panen, Jatera Agro selalu ramai oleh pengunjung. Salah satunya adalah Eko Setiawan, warga asal Magetan yang mengaku sudah beberapa kali datang untuk menikmati pengalaman memetik melon langsung.

“Saya sudah beberapa kali ke sini setiap panen. Buahnya enak, beda dengan yang dijual di pasaran. Kita bisa pilih dan petik sendiri, tempatnya juga bersih dan nyaman,” ujarnya sambil tersenyum.

Bagi pengunjung, sensasi memetik buah matang dari tangkainya sendiri menjadi pengalaman tersendiri—ditambah dengan rasa melon Sweet Hami yang terkenal manis dan berair.

Menurut Agus Supriyanto, pengelola Jatera Agro sekaligus tim teknis budidaya, proses penanaman di greenhouse ini menggunakan sistem hidroponik Nutrient Film Technique (NFT), yang terbukti efisien dan ramah lingkungan.

“Kita mulai dari penyemaian, sekitar lima hari kemudian bibit dipindah ke lubang tanam. Setelah 23 hari dilakukan polinasi atau penyerbukan, dan umur 70 hari melon sudah bisa dipanen,” jelas Agus.

Dengan sistem ini, hama dan jamur bisa ditekan seminimal mungkin. Setiap tanaman hanya menghasilkan satu buah, dengan berat rata-rata antara 1,5 hingga 2 kilogram. Dalam satu kali panen, hasil totalnya mencapai sekitar satu ton.

“Untuk harga, per kilogramnya Rp25 ribu. Penjualan dibuka untuk umum sebagai wisata petik, tapi juga ada bakul yang membeli langsung dari sini. Bahkan pengunjung ada yang datang dari Madiun dan Ponorogo,” tambahnya.

Pada pembukaan pertama masa panen, omzet yang diperoleh sudah mencapai Rp5 juta. Itu dipastikan dapat meningkat hingga sekitar Rp20 juta hanya dalam 3 sampai 5 hari masa panen.

Keberhasilan Jatera Agro tentu tidak datang begitu saja. Cahyo Susilo, Direktur BUMDes Karya Maju, menceritakan perjalanan panjang yang dilalui sebelum akhirnya memilih sistem hidroponik.

“Awalnya kami mencoba tanam pisang, lalu beralih ke pepaya hawai. Tapi dua-duanya gagal karena hama. Akhir 2024 kami dapat bantuan usaha pemberdayaan dari Pemprov Jatim, dan dari pengalaman itu kami pilih fokus ke greenhouse hidroponik,” terang Cahyo.

Ia menambahkan, konsep ini bukan sekadar bisnis pertanian, tetapi juga sarana edukasi masyarakat, khususnya anak-anak.

“Kami ingin tempat ini jadi wisata edukasi. Anak-anak TK dan SD bisa belajar menanam secara hidroponik. Mereka bisa reservasi lewat BUMDes, dan antusiasmenya luar biasa,” ujarnya.

Kini, Jatera Agro bukan hanya menjadi sumber pendapatan baru bagi BUMDes, tetapi juga simbol inovasi desa Jambangan. Perpaduan antara teknologi pertanian modern, wisata edukatif, dan semangat pemberdayaan masyarakat menjadikan tempat ini contoh nyata bagaimana desa bisa mandiri dan berdaya saing.

Dengan aroma manis melon yang semerbak di dalam greenhouse, siapa pun yang datang ke Jatera Agro akan pulang tak hanya membawa buah segar, tapi juga pengalaman yang segar — tentang bagaimana desa bisa tumbuh maju dengan karya yang berkelanjutan.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Amankan 5 Terduga Pelaku Kasus Pengroyokan

    Polisi Amankan 5 Terduga Pelaku Kasus Pengroyokan

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Peristiwa penyerangan brutal yang terjadi di sebuah warung sembako di Kelurahan Munggut, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun Senin dini hari (12/05/2025) sekitar pukul 01.00 WIB mulai terungkap. Berdasarkan rekaman CCTV dan memeriksa sejumlah saksi, pihak kepolisian Polres Madiun mengamankan 5 terduga pelaku. Saat ini kelimanya yang diketahui masih dibawah umur tersebut […]

    Bagikan
  • Ular Piton 5 Meter Hebohkan Warga Magetan, Terlihat Melilit di Atas Pohon Lamtoro

    Ular Piton 5 Meter Hebohkan Warga Magetan, Terlihat Melilit di Atas Pohon Lamtoro

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Warga Desa Plosotinil, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan dibuat heboh dengan kemunculan seekor ular piton berukuran besar yang tampak melilit dan diam di atas pohon lamtoro, tepat di area rumpun bambu dekat aliran sungai. Ular tersebut pertama kali terlihat oleh pengguna jalan yang melintas. Saat diperhatikan dari bawah, perut piton tampak membesar, […]

    Bagikan
  • Empat Mesin Incinerator Siap Dipasang, Madiun Menuju Kota Bebas Sampah

    Empat Mesin Incinerator Siap Dipasang, Madiun Menuju Kota Bebas Sampah

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya penanganan sampah di Kota Madiun memasuki babak baru. Tim dari Motah Incinerator melakukan peninjauan lokasi pada Rabu (23/07/2025) sebagai bagian dari persiapan pemasangan mesin pembakar sampah modern di wilayah tersebut. Wali Kota Madiun, Dr. Maidi, menekankan pentingnya survei lokasi ini guna memastikan kesiapan struktur lahan yang akan menampung mesin […]

    Bagikan
  • Komisi D DPRD Kabupaten Madiun Sidak Proyek Rehabilitasi Sekolah Bernilai Rp. 10 Miliar

    Komisi D DPRD Kabupaten Madiun Sidak Proyek Rehabilitasi Sekolah Bernilai Rp. 10 Miliar

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Komisi D DPRD Kabupaten Madiun melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah proyek pembangunan dan rehabilitasi sekolah, Rabu (7/1/2026). Sidak dilakukan sebagai bagian dari fungsi pengawasan DPRD terhadap proyek sektor pendidikan dengan nilai anggaran besar. Tiga sekolah yang disidak yakni SMP Negeri 2 Mejayan, SMP Negeri 2 Nglames, dan SMP Negeri 1 […]

    Bagikan
  • Manajemen RSUD Caruban Siap Sukseskan Program Bupati-Wabup Madiun “Mas Pur”

    Manajemen RSUD Caruban Siap Sukseskan Program Bupati-Wabup Madiun “Mas Pur”

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Manajemen RSUD Caruban siap mendukung penuh program “Mas Pur” yang digagas oleh Bupati dan Wakil Bupati Madiun Hari Wuryanto dan dr Purnomo Hadi. Program ini merupakan bagian dari misi pasangan Harmonis ketiga yang bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui berbagai inisiatif, termasuk peningkatan sarana dan prasarana kesehatan di wilayah […]

    Bagikan
  • Nekat Curi Motor Siang Bolong, Aksi Maling di Ponorogo Terekam CCTV

    Nekat Curi Motor Siang Bolong, Aksi Maling di Ponorogo Terekam CCTV

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Aksi pencurian sepeda motor kembali terjadi di Ponorogo, Jawa Timur. Kali ini, seorang warga Kelurahan Tambakbayan menjadi korban setelah motornya raib digondol maling saat diparkir di depan rumah, Selasa (22/07/2025) siang. Dalam rekaman CCTV, pelaku yang bertubuh kurus, mengenakan topi dan tas punggung, terlihat santai berjalan mendekati motor Honda Vario milik […]

    Bagikan
expand_less