Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Komisi D DPRD Kabupaten Madiun Sidak Proyek Rehabilitasi Sekolah Bernilai Rp. 10 Miliar

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
  • visibility 412
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Komisi D DPRD Kabupaten Madiun mensidak pembangunan gedung sekolah di sejumlah SMPN. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun — Komisi D DPRD Kabupaten Madiun melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah proyek pembangunan dan rehabilitasi sekolah, Rabu (7/1/2026). Sidak dilakukan sebagai bagian dari fungsi pengawasan DPRD terhadap proyek sektor pendidikan dengan nilai anggaran besar. Tiga sekolah yang disidak yakni SMP Negeri 2 Mejayan, SMP Negeri 2 Nglames, dan SMP Negeri 1 Kebonsari karena menerima alokasi anggaran di atas Rp. 1 miliar.

Wakil Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Madiun, Djoko Setijono, menegaskan sidak tersebut bukan dilatarbelakangi adanya laporan masalah tertentu, melainkan murni pelaksanaan tugas pokok dan fungsi DPRD. “Ini sesuai tupoksi kami sebagai DPRD. Bukan karena ada persoalan, tetapi bentuk tanggung jawab pengawasan setelah proyek selesai dikerjakan,” ujar Djoko.

Djoko menyebut, ada sejumlah catatan kecil yang bersifat teknis namunbsecara umum hasil pembangunan dan rehabilitasi sekolah berjalan baik dan selesai sesuai kontrak. “Hampir tidak ada keterlambatan. Ada beberapa catatan minor, tapi secara keseluruhan kualitas pekerjaan cukup bagus,” katanya.

Salah satu proyek yang menjadi perhatian berada di SMP Negeri 2 Nglames, yang lokasinya berada di kawasan rawan banjir. Untuk mengantisipasi hal tersebut, bangunan sekolah direhabilitasi dengan menaikkan elevasi gedung hingga sekitar 1,5 meter.

“Ini rehab, tapi karena daerahnya sering banjir, bangunan ditinggikan. Tembok ikut naik, genteng juga baru, sehingga hampir seperti bangunan baru,” jelas Djoko.

Ia mengakui sempat ditemukan rembesan air di bangunan tersebut. Namun, berdasarkan laporan konsultan pengawas, masalah itu telah diperbaiki dan disebabkan oleh kebocoran talang air. “Sudah ditangani. Ini menjadi catatan agar ke depan lebih teliti, tapi tidak mengganggu secara keseluruhan,” imbuhnya.

Djoko menambahkan, sidak hanya dilakukan secara sampling karena keterbatasan waktu. Dari total 11 sekolah penerima anggaran, Komisi D memprioritaskan pengawasan pada proyek dengan nilai terbesar.

Secara rinci, anggaran rehabilitasi SMP Negeri 2 Nglames mencapai sekitar Rp1,8 miliar, sementara SMP Negeri 2 Mejayan sebesar Rp3,5 miliar. Total anggaran sektor pendidikan yang dipantau dalam sidak tersebut mencapai sekitar Rp10 miliar.

Dana tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2025. Djoko menyebut, pada 2026 Kabupaten Madiun belum memperoleh DAK sektor pendidikan akibat kebijakan efisiensi anggaran. “Meski ada keterbatasan anggaran, pendidikan tetap menjadi prioritas. Kami ingin siswa bisa belajar dengan aman dan nyaman,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun, Nur Arif Indro Karyoto, membenarkan bahwa hanya tiga sekolah yang menerima proyek dengan nilai kontrak di atas Rp1 miliar.

“Yang di atas Rp1 miliar memang tiga lembaga, yaitu SMPN 2 Mejayan, SMPN 2 Nglames, dan SMPN 1 Kebonsari. Total keseluruhan sekitar Rp10 miliar untuk 11 lembaga,” kata Nur Arif.

Ia menambahkan, seluruh anggaran pembangunan dan rehabilitasi sekolah tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Madiun Tahun Anggaran 2025.(Tov/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiga Kelas Rusak, Siswa SDN Glonggong Belajar di Perpustakaan dan Rumah Penjaga

    Tiga Kelas Rusak, Siswa SDN Glonggong Belajar di Perpustakaan dan Rumah Penjaga

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sudah hampir satu tahun, siswa kelas 1, 2, dan 3 SDN Glonggong 01, Kecamatan Balerejo, harus berpindah-pindah tempat belajar. Bukan karena program rotasi, melainkan karena atap tiga ruang kelas mereka rusak parah. “Sebagian gentengnya melorot, kayunya patah dan lapuk. Terlalu berisiko kalau tetap dipakai,” kata Kepala SDN Glonggong 01, Anita […]

    Bagikan
  • Diduga Jadi Lokasi Prostitusi, Empat Warung Remang-Remang di Ponorogo Dibongkar PT. KAI

    Diduga Jadi Lokasi Prostitusi, Empat Warung Remang-Remang di Ponorogo Dibongkar PT. KAI

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 405
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Empat warung remang-remang yang berdiri tanpa izin di atas lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) di Desa Demangan, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dibongkar pada Selasa (08/07/2025). Pembongkaran dilakukan sekitar pukul 10.00 WIB dengan menggunakan satu unit ekskavator oleh tim dari PT KAI Daop 7 Madiun, didampingi aparat […]

    Bagikan
  • Tembus Jalan Terjal Lereng Wilis, Motor Boks Jadi Andalan Distribusi MBG di Batok Gemarang

    Tembus Jalan Terjal Lereng Wilis, Motor Boks Jadi Andalan Distribusi MBG di Batok Gemarang

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Jalan sempit, tanjakan terjal, dan jalur berkelok di lereng Gunung Wilis tak menghalangi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Miftahul Ulum di Desa Batok, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun, menyalurkan Makan Bergizi Gratis (MBG). Tiga sepeda motor boks menjadi andalan untuk mengantarkan makanan kepada penerima manfaat di wilayah yang sulit dijangkau kendaraan roda […]

    Bagikan
  • Ini Langkah DLH Madiun Soal Dugaan Pencemaran Limbah SPPG Assalam di Geger

    Ini Langkah DLH Madiun Soal Dugaan Pencemaran Limbah SPPG Assalam di Geger

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Madiun angkat bicara terkait dugaan pencemaran limbah yang berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Assalam di Desa Sumberjo, Kecamatan Geger. Dugaan pencemaran itu sebelumnya dikeluhkan petani setempat lantaran limbah berupa air bercampur minyak diduga mengalir ke area persawahan dan menimbulkan bau menyengat. Kepala DLH […]

    Bagikan
  • Berburu Kuliner Menarik di Delitopia Sun city Mall Madiun

    Berburu Kuliner Menarik di Delitopia Sun city Mall Madiun

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 349
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Bingung cari tempat berburu kuliner di Kota Madiun. Kini telah hadir Delitopia di Sun city Mall Madiun mulai (15/03/2025). Disini, berbagai ragam kuliner bisa Anda nikmati sembari bermain maupun berbelanja. Ya, Delitopia memperkenalkan berbagai brand kuliner unggulan yang hadir di dalam foodcourt-nya, seperti Teppanyaki, Tomoko Sushi, Soto, Batagor, Steak, Jasera, […]

    Bagikan
  • Realisasi PBB Kota Madiun Capai 82 Persen, Warga Diminta Segera Lunasi Sebelum 30 September

    Realisasi PBB Kota Madiun Capai 82 Persen, Warga Diminta Segera Lunasi Sebelum 30 September

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Batas waktu pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Kota Madiun tinggal beberapa hari lagi. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Madiun, Jariyanto, mengingatkan masyarakat agar segera melunasi kewajiban pajaknya sebelum jatuh tempo pada 30 September 2025. Sejauh ini, realisasi PBB Kota Madiun telah mencapai Rp. 18,537 miliar atau sekitar 82,2 […]

    Bagikan
expand_less