Berita Terkini
Trending Tags

Jelajah Wisata Religi dan Heritage Kota Madiun, Menyusuri Jejak Sejarah dari Balai Kota hingga Masjid Kuno

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month 6 jam yang lalu
  • visibility 53
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Peserta Mabour jelajah wisata religi dan sejarah di Kota Madiun, Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Kota Madiun kembali menghadirkan pengalaman wisata yang berbeda bagi masyarakat. Melalui program jelajah wisata religi dan heritage, Pemerintah Kota Madiun mengajak warga menyusuri jejak sejarah kota menggunakan bus wisata.

Kegiatan yang digelar Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudparpora) itu memanfaatkan layanan Madiun Bus Tour (Mabour). Rute perjalanan dimulai dari Balai Kota Madiun, menuju Masjid Kuncen, Masjid Besar Kuno Taman, kemudian kembali berakhir di Balai Kota.

Dalam perjalanan tersebut, peserta tidak sekadar berwisata, tetapi juga diajak mengulik sejarah perkembangan Kota Madiun. Mereka mendapat penjelasan mengenai bangunan bersejarah, kawasan religi, hingga kisah tokoh penting dalam perjalanan kota.

Salah satu lokasi yang menjadi tujuan adalah kompleks Masjid Kuncen. Di kawasan ini, peserta juga berziarah ke makam Bupati pertama Madiun, Ki Ageng Ronggo, atau dikenal sebagai Ki Panembahan Ronggo Jumeno, tokoh yang memiliki peran penting dalam sejarah pemerintahan Madiun.

Selain wisata religi, peserta juga menelusuri sejarah gedung Balai Kota Madiun yang kini mulai dibuka sebagai destinasi wisata heritage. Bangunan tersebut menyimpan berbagai cerita tentang perkembangan pemerintahan dan kota dari masa ke masa.

Salah satu peserta, Imas Darini, mengaku senang bisa mengikuti tur tersebut. Menurutnya, kesempatan masuk dan mengenal lebih dekat Balai Kota merupakan pengalaman yang jarang didapatkan.

“Senang sih, kesempatan langka. Alhamdulillah bisa berkesempatan masuk Balai Kota, terus ke Masjid Kuncen sama Masjid Taman,” ujarnya.

Ia mengaku sebelumnya penasaran dengan sejarah gedung Balai Kota. Setelah mengikuti tur dan mendengarkan penjelasan pemandu, rasa penasarannya akhirnya terjawab.

Image Not Found
Warga mengikuti tour heritage menyusuri Balai Kota, Foto : Kris-Sinergia

“Ternyata banyak sejarah di balik gedung Balai Kota. Rasa penasaran sudah terobati dengan penjelasan dari pemandu tadi,” katanya.

Bahkan, Balai Kota menjadi lokasi favoritnya dalam perjalanan tersebut. Sejak lama, ia ingin melihat langsung bagian dalam gedung pemerintahan itu, namun merasa sungkan.

“Dari dulu pengen banget masuk sini. Tapi karena ini tempat pemerintahan jadi sungkan. Waktu lihat pengumuman di Instagram Dispora langsung daftar dan alhamdulillah bisa ikut,” ujarnya.

Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, menjelaskan program wisata religi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkenalkan potensi wisata Kota Madiun kepada masyarakat.

Menurutnya, selain kawasan Pahlawan Street Center (PSC), masih banyak lokasi bersejarah di Kota Madiun yang memiliki nilai wisata tinggi.

“Hari ini teman-teman di Disbudparpora menindaklanjuti inisiasi membuka jalur wisata religi yang dikolaborasikan dengan wisata Balai Kota. Peserta yang mendaftar lebih dari 50 orang,” jelasnya.

Melalui program ini, pemerintah ingin mengenalkan sejarah dan cerita perkembangan Kota Madiun kepada masyarakat, baik warga lokal maupun wisatawan dari luar daerah.

Ia berharap wisatawan yang datang ke Kota Madiun tidak hanya mengenal kawasan PSC, tetapi juga destinasi lain seperti Kuncen, Taman, hingga Balai Kota yang memiliki nilai sejarah kuat.

“Ke depan, program wisata religi dan heritage ini akan menjadi agenda rutin, terutama pada hari libur. Sehingga semakin banyak masyarakat yang bisa menikmati pengalaman wisata sejarah di Kota Madiun,” tegasnya.

Dengan konsep tur edukatif yang memadukan religi, sejarah, dan heritage, Pemerintah Kota Madiun berharap kota ini semakin dikenal sebagai destinasi wisata yang tidak hanya modern, tetapi juga kaya cerita masa lalu. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Balon Udara Berisi Petasan Jatuhi Atap Rumah Warga hingga Rusak

    Balon Udara Berisi Petasan Jatuhi Atap Rumah Warga hingga Rusak

    • calendar_month Minggu, 27 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Warga Desa Tapen, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan dikejutkan dengan suara ledakan keras pada Minggu pagi (27/07/2025). Sekitar pukul 06.30 WIB, sebuah balon udara ilegal yang membawa puluhan petasan jatuh dan meledak di atap rumah milik Marsis (55), menyebabkan kerusakan cukup parah. Ledakan menghancurkan genteng rumah dan meninggalkan lubang besar di […]

    Bagikan
  • Misterius! Dewi Astutik Warga Balong Ponorogo Diduga Terlibat Jaringan Narkotika Internasional

    Misterius! Dewi Astutik Warga Balong Ponorogo Diduga Terlibat Jaringan Narkotika Internasional

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Sosok Dewi Astutik (42), warga Dusun Sumber Agung, Desa/Kecamatan Balong, Ponorogo, kini menjadi buronan setelah Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap kasus narkoba pada Senin (26/05/2025). Namanya viral di media sosial usai ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh BNN. Namun, saat ditelusuri ke Dusun Sumber Agung, warga setempat tidak mengenal […]

    Bagikan
  • SPMB 2025 Segera Berakhir, SDN Wayut 01 Belum Dapat Murid

    SPMB 2025 Segera Berakhir, SDN Wayut 01 Belum Dapat Murid

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Empat hari sebelum penutupan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), SDN Wayut 01 Kabupaten Madiun belum menerima satu murid pun. Pihak sekolah hingga kini terus berupaya menarik minat masyarakat untuk menyekolahkan anak-anak mereka di sekolah tersebut. Kepala Sekolah Sri Hartatik mengatakan, berbagai strategi dilakukan, mulai dari memasang banner hingga mempercantik lingkungan […]

    Bagikan
  • Dirlantas Polda Jatim Bakal Olah TKP Tragedi di Perlintasan KA Magetan

    Dirlantas Polda Jatim Bakal Olah TKP Tragedi di Perlintasan KA Magetan

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kecelakaan maut terjadi di perlintasan kereta api dengan palang pintu di wilayah Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, pada Senin (19/05/2025) siang. Insiden tragis ini melibatkan Kereta Api Malioboro Ekspres dan 7 kendaraan bermotor yang melintas. Akibatnya, empat orang tewas dan lima lainnya mengalami luka-luka. Kecelakaan diduga disebabkan kelalaian penjaga […]

    Bagikan
  • Terungkap Fakta Penusukan di Ngawi, Pemilik Angkringan Ternyata Pelaku, Bukan Saksi

    Terungkap Fakta Penusukan di Ngawi, Pemilik Angkringan Ternyata Pelaku, Bukan Saksi

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Misteri kasus penusukan yang menewaskan Andik Kristanto (39), warga Desa Gelung, Kecamatan Paron, Ngawi, akhirnya terungkap. Polisi memastikan tersangka bukan orang asing seperti yang sempat dikabarkan, melainkan Andika Rangga Pratama, pemilik angkringan tempat kejadian berlangsung. Kasatreskrim Polres Ngawi, AKP Aris Gunadhi, mengatakan penangkapan terhadap tersangka dilakukan Jumat (29/08/2025) dini hari sekitar […]

    Bagikan
  • Sebuah Mobil Terbakar di Jalur Madiun–Ponorogo, Diduga Akibat Korsleting Listrik

    Sebuah Mobil Terbakar di Jalur Madiun–Ponorogo, Diduga Akibat Korsleting Listrik

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebuah mobil Toyota Innova dengan nomor polisi AE 1535 JO terbakar saat melintas di Jalan Raya Madiun–Ponorogo, Selasa (03/06/2025) malam. Kobaran api diduga berasal dari korsleting pada sistem kelistrikan lampu kendaraan. Peristiwa ini terjadi saat pemilik mobil, Mochammad Imron Budiyono, warga Desa Bangunsari, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, tengah mengantar air […]

    Bagikan
expand_less