Berita Terkini
Trending Tags

DPRD Kota Madiun Uji Publik 3 Raperda Inisiatif

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
  • visibility 117
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“Keprotokolan Penyelenggaraan Kota Cerdas dan Keterbukaan Informasi Publik

Image Not Found
Raperda Inisiatif DPRD Kota Madiun tahun 2025, D.Kris – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun melaksanakan uji public terhadap 3 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Inisiatif tahun 2025. 3 Raperda inisiatif diantaranya Raperda inisiatif tentang Penyelenggaraan Kota Cerdas, Raperda tentang Penyelenggaraan Keterbukaan Informasi Publik dan Raperda Inisiatif tentang Keprotokolan. Pembahasan ini dibagi menjadi 3 panitia khusus (Pansus) DPRD Kota Madiun pada Selasa (05/02/2025).

Wakil Ketua DPRD Kota Madiun, Sutardi yang menjadi narasumber di Pansus I menyatakan Penyelenggaraan Kota Cerdas meliputi 6 (enam) dimensi diantaranya tata kelola pemerintahan cerdas, promosi citra kota yang cerdas, ekonomi cerdas, tata kehidupan yang cerdas. Selain itu juga masyarakat yang cerdas, dan lingkungan hidup yang cerdas.

“Tentu saja Tata Kelola Pemerintahan Cerdas ini nantinya diselenggarakan melalui peningkatan pelayanan publik, manajemen birokrasi yang efisien, dan efisiensi kebijakan public” ungkapnya.

Image Not Found
Suasana Raperda Inisiatif DPRD Kota Madiun tahun 2025 di Ballroom ASTON Hotel Madiun, D.Kris – Sinergia

Kota Madiun pun kini sudah bergerak menuju salah satu Smart City di Indonesia. Melalui Raperda Inisiatif tentang Penyelenggaraan Kota Cerdas turut mendorong penyelesaikan permasalahan yang dihadapi Kota Madiun.

” Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut maka dibentuk sistem terpadu dalam konsep Kota Cerdas dengan investasi penyelenggaraan infrastruktur, operasional dan pemeliharaan sistem, peningkatan sumber daya manusia dan meningkatkan manfaat sosial serta lingkungan” pungkas Sutardi.

Image Not Found
Uji Publik Pansus II DPRD Kota Madiun, D.Kris – Sinergia

Sementara itu, dalam Uji Publik Pansus II DPRD Kota Madiun membahas Raperda tentang Penyelenggaraan Keterbukaan Informasi Publik. Dalam hal ini, Wakil Ketua DPRD Kota Madiun, Istono turut hadir sebagai narasumber sekaligus membuka uji publik yang diikuti stakeholder terkait.

“Keterbukaan informasi publik merupakan aspek yang tidak terpisahkan dengan demokrasi yang menjunjung kebebasan bertindak dan hak asasi manusia. Keterbukaan informasi publik menjadi aspek penting dalam demokrasi dalam pemenuhan hak individu atas informasi publik” kata Istono dalam sambutannya.

Image Not Found
Wakil Ketua DPRD Kota Madiun, Istono turut hadir sebagai narasumber, D.Kris – Sinergia

Raperda Inisiatif tentang Penyelenggaraan Keterbukaan Informasi Publik dinilai akan menjadi dasar hukum pemenuhan hak masyarakat mendapat informasi publik secara sederhana, cepat dan murah.

“Tentu saja Raperda ini nantinya akan mengatur jenis informasi yang wajib dipublikasikan, informasi yang dikecualikan, cara memohon informasi publik dan penyelesaian sengketa informasi” pungkas Istono.

Image Not Found
Pansus III DPRD Kota Madiun dengan pembahasan Raperda Inisiatif tentang Keprotokolan, D.Kris – Sinergia

Untuk Uji Publik Pansus III DPRD Kota Madiun dengan pembahasan Raperda Inisiatif tentang Keprotokolan dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya bersama stakeholder terkait. Diketahui, Keprotokolan adalah serangkaian kegiatan yang berkaitan dengan aturan dalam acara resmi atau kenegaraan. Keprotokolan meliputi tata tempat, tata upacara, dan tata penghormatan.

“Untuk itu, pengaturan tata cara keprotokolan di lingkungan Pemerintahan Kota Madiun sangat penting untuk menjaga kehormatan, profesionalisme, dan kelancaran dalam setiap acara resmi” kata Armaya.

Image Not Found
Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya bahasan Raperda Inisiatif tentang Keprotokolan, D.Kris – Sinergia

Lebih lanjut, dengan adanya landasan hukum yang jelas dan upaya peningkatan kapasitas pegawai melalui pelatihan, diharapkan pelaksanaan keprotokolan di Kota Madiun dapat berjalan dengan lebih baik.

” Selain itu tentunya juga memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat, dan menciptakan citra positif bagi pemerintah daerah” pungkasnya.

D.Kris – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jumlah Kasus PMK Terus Meningkat, 91 Ekor Ternak Mati di Ngawi

    Jumlah Kasus PMK Terus Meningkat, 91 Ekor Ternak Mati di Ngawi

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Jumlah kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak di Ngawi terus mengalami peningkatan. Hingga Senin (13/1/2025) tercatat sudah ada 714 kasus PMK dengan 91 ekor ternak yang mati akibat wabah tersebut. Meskipun demikian, 381 ekor ternak dilaporkan sudah sembuh dari penyakit ini. “Wabah PMK memang sudah meluas tidak […]

    Bagikan
  • Gagal Salip, Pemotor di Ngawi Tewas Usai Tabrak Truk Tronton di Jalur Ngawi–Mantingan

    Gagal Salip, Pemotor di Ngawi Tewas Usai Tabrak Truk Tronton di Jalur Ngawi–Mantingan

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kecelakaan maut terjadi di jalur perbatasan Ngawi–Jawa Tengah. Seorang pengendara sepeda motor Honda Beat bernomor polisi AD-5583-BJF meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan dengan truk tronton tractor head berpelat W-8130-UO di Jalan Ngawi-Mantingan, masuk Desa Pengkol, Kecamatan Mantingan, Kamis (04/12/2025) sekitar pukul 16.00 WIB. Kasatlantas Polres Ngawi, AKP Yuliana Plantika mengungkapkan insiden […]

    Bagikan
  • Soal Penghentian Produksi Beras Premium Bulan Emas, DKPP Madiun : Demi Kepatuhan Aturan

    Soal Penghentian Produksi Beras Premium Bulan Emas, DKPP Madiun : Demi Kepatuhan Aturan

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun menegaskan bahwa penghentian produksi beras premium bermerek Bulan Emas, Palur, Palur Pink oleh CV Martindo Rice bukan karena pelanggaran, melainkan bentuk kepatuhan terhadap regulasi mutu beras. “Sebenarnya tidak ada masalah dengan CV Martindo Rice. Mereka hanya berusaha taat aturan dan memberi contoh […]

    Bagikan
  • Lambat Serap Anggaran, Puluhan OPD di Magetan Kena Sanksi TPP Ditunda

    Lambat Serap Anggaran, Puluhan OPD di Magetan Kena Sanksi TPP Ditunda

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 83
    • 1Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan mulai menerapkan sanksi tegas terhadap puluhan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang kinerjanya dinilai belum optimal dalam merealisasikan anggaran belanja. Hingga pertengahan Juli 2025, rata-rata serapan anggaran baru menyentuh angka 40 persen, jauh di bawah ekspektasi. Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Magetan, Muchtar Wahid, mengungkapkan bahwa keterlambatan ini berimbas  […]

    Bagikan
  • SPPG 2 Polres Magetan Salurkan Makanan Bergizi Gratis untuk Pelajar di Poncol

    SPPG 2 Polres Magetan Salurkan Makanan Bergizi Gratis untuk Pelajar di Poncol

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Suasana ceria tampak menyelimuti halaman sekolah-sekolah di wilayah Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan, Rabu (12/11/2025). Ratusan siswa dari berbagai jenjang pendidikan tampak antusias menyambut kedatangan tim SPPG 2 Polres Magetan yang menyalurkan paket Makanan Bergizi Gratis (MBG) perdana. Penyaluran ini menandai beroperasinya dapur SPPG 2 Polres Magetan yang berlokasi di Desa Janggan. […]

    Bagikan
  • Banjir Berulang di Magetan Tuai Kritik, Aktivis Desak Evaluasi Kinerja OPD

    Banjir Berulang di Magetan Tuai Kritik, Aktivis Desak Evaluasi Kinerja OPD

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Banjir yang kembali melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Magetan menuai sorotan tajam dari berbagai pihak. Dalam satu tahun terakhir, sejak awal kepemimpinan Bupati Nanik Sumantri bersama Wakil Bupati Suyatni Prihasmoro, kejadian serupa tercatat telah terjadi dua kali. Aktivis LSM Magetan Center, Beni Ardi, menilai kondisi ini tidak bisa lagi dianggap sebagai […]

    Bagikan
expand_less