Berita Terkini
Trending Tags

Boneka Unta Laris Manis Sambut Kedatangan Jemaah Haji Magetan, Omzet Tembus Jutaan Rupiah

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
  • visibility 101
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Boneka Unta Laris Manis Sambut Kedatangan Jemaah Haji Magetan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Kepulangan ratusan jemaah haji asal Kabupaten Magetan, Jumat (27/06/2025), tidak hanya membawa suka cita bagi keluarga yang menjemput. Namun juga menjadi berkah tersendiri bagi para pedagang musiman. Salah satunya adalah pedagang boneka unta yang memadati kawasan Alun-alun Magetan.

Sejak pagi, lapak-lapak penjual boneka unta berjejer rapi menyambut kedatangan para jemaah. Dengan aneka ukuran dan warna mencolok, boneka ini menjadi simbol khas oleh-oleh musim haji.

Jayadi (48), pedagang asal Karawang, Jawa Barat, mengaku mampu meraup omzet hingga jutaan rupiah dalam sehari. Bersama empat rekannya, ia menyusuri kabupaten-kabupaten di Jawa Timur mengikuti jadwal kepulangan jemaah haji.

“Kami ambil stok dari perajin rumahan di Cikampek, kirim pakai kereta api. Sekali jualan bisa bawa sampai 600 boneka berbagai ukuran,” ujar Jayadi.

Harga boneka dibanderol mulai dari Rp. 25 ribu untuk ukuran kecil (S), hingga Rp200 ribu untuk ukuran jumbo (XL). Jayadi menyebut, jika stok habis, mereka langsung mengambil dari mobil yang parkir tak jauh dari lokasi.

Musim haji tahun ini merupakan kali pertama Jayadi berjualan di Magetan. Ia mengaku wilayah Jawa Timur menawarkan pasar yang menjanjikan karena persaingan relatif lebih sedikit dibanding tempat asalnya di Karawang.

“Setelah dari sini, kami lanjut ke Ngawi, Ponorogo, lalu Lamongan. Setelah musim haji selesai, ya pulang ke Karawang lagi, jualan seperti biasa,” jelasnya.

Salah satu pembeli, Novita Wardani, mengaku takjub dengan bentuk boneka unta yang dijual. Ia membeli satu untuk dijadikan pajangan di kamarnya sebagai kenang-kenangan menyambut kepulangan sang kakek dari Tanah Suci.

“Lucu banget, ada lampunya juga. Bisa sekalian buat lampu tidur,” katanya antusias.

Fenomena pedagang musiman seperti Jayadi menunjukkan bagaimana momen keagamaan seperti kepulangan jemaah haji mampu menggerakkan roda ekonomi lokal dan menciptakan peluang usaha dadakan yang cukup menjanjikan.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hujan Deras, 12 Rumah Warga Gang Kakatua Terdampak Sungai Meluap

    Hujan Deras, 12 Rumah Warga Gang Kakatua Terdampak Sungai Meluap

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Hujan deras melanda wilayah Kota Madiun lebih dari satu jam pada Jumat sore (10/1/2025). Hal itu mengakibatkan sekitar 12 rumah di Jalan Cendrawasih Gang Kakatua dan Gang Gereja Kelurahan Nambangan Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun terdampak luapan sungai. Ketua RT 17 RW V, Hariyadi mengatakan terdapat 12 KK yang terdampak […]

    Bagikan
  • Apel Siaga Loyalis PSHT Pusat Madiun, Soroti Hasil Munas IPSI hingga Dukungan ke Ketum R. Moerdjoko

    Apel Siaga Loyalis PSHT Pusat Madiun, Soroti Hasil Munas IPSI hingga Dukungan ke Ketum R. Moerdjoko

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Ribuan pesilat memadati Padepokan Agung Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Jalan Merak, Kota Madiun, Sabtu (2/5/2026). Massa yang datang dari berbagai ranting di wilayah Kota dan Kabupaten Madiun tersebut mengikuti Apel Siaga Loyalis PSHT Pusat Madiun menjelang bulan Suro atau Muharram 1448 Hijriah. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang […]

    Bagikan
  • Damkar Ponorogo Evakuasi Sarang Tawon Vespa Raksasa Di Pekarangan Warga Babadan

    Damkar Ponorogo Evakuasi Sarang Tawon Vespa Raksasa Di Pekarangan Warga Babadan

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Warga Desa Lembah, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, digegerkan dengan temuan sarang tawon vespa berukuran besar di kebun belakang rumah milik Bambang Eko Winarto, Selasa (28/10). Sarang tawon yang menempel di atas pohon mangga itu berpotensi membahayakan warga karena berada di lingkungan padat penduduk. Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Ponorogo langsung diterjunkan ke […]

    Bagikan
  • Upaya Bipartit Deadlock, Tuntutan Eks Karyawan MUS Belum Menemukan Titik Temu

    Upaya Bipartit Deadlock, Tuntutan Eks Karyawan MUS Belum Menemukan Titik Temu

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Negosiasi antara Serikat Buruh Madiun Raya (SBMR) dan manajemen Madiun Umbul Square (MUS) kembali berakhir tanpa kesepakatan. Hingga Jumat (05/09/2025), persoalan tunggakan gaji dan pesangon bagi 14 mantan karyawan masih belum terselesaikan. Ketua SBMR, Aris Budiono, menegaskan pihaknya menuntut pembayaran hak normatif karyawan senilai Rp504 juta. Angka itu terdiri dari […]

    Bagikan
  • Kejari Kota Madiun Gelar Lelang Barang Rampasan, Hasilkan Rp. 18 Juta untuk Negara

    Kejari Kota Madiun Gelar Lelang Barang Rampasan, Hasilkan Rp. 18 Juta untuk Negara

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun melaksanakan kegiatan pelelangan barang rampasan dari berbagai tindak pidana di wilayah hukumnya. Lelang terbuka ini digelar langsung di kantor Kejari Kota Madiun dan diikuti oleh masyarakat, Senin (29/07/2025). Sebanyak 36 barang rampasan yang terdiri dari 34 unit handphone, 1 unit komputer, dan 1 unit printer […]

    Bagikan
  • Dinkes Madiun Temukan 16 Suspek Campak, Sampel Darah Dikirim ke Surabaya

    Dinkes Madiun Temukan 16 Suspek Campak, Sampel Darah Dikirim ke Surabaya

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun mencatat adanya 16 kasus suspek Campak pada anak sejak Januari hingga pertengahan Maret 2026. Meski begitu, hingga kini belum ditemukan kasus campak yang terkonfirmasi positif di wilayah Kabupaten Madiun. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, Agung Dodik Pujiyanto, mengatakan laporan suspek campak […]

    Bagikan
expand_less