Berita Terkini
Trending Tags

Kasus Kematian Sapi Akibat PMK di Magetan Naik Dua Kali Lipat

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
  • visibility 37
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Angka kematian sapi akibat Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Magetan pada tahun 2025 melonjak drastis, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Angka kematian sapi akibat Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Magetan pada tahun 2025 melonjak drastis dibanding tahun sebelumnya. Data Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) mencatat, hingga September 2025 sebanyak 59 ekor sapi mati akibat serangan PMK. Sementara pada 2024, jumlah sapi mati hanya 33 ekor.

Sejak Januari hingga Agustus 2025, total ada 547 sapi di Magetan yang positif PMK. Dari jumlah itu, 59 ekor mati, 7 ekor dipotong paksa, sedangkan 414 ekor dinyatakan sembuh. Sebagai perbandingan, pada 2024 jumlah hewan ternak yang terjangkit PMK mencapai 781 ekor, dengan 33 ekor di antaranya mati dan 23 ekor dipotong paksa.

Kepala Disnakkan Magetan, Nur Haryani, mengungkapkan bahwa peningkatan kasus kematian tahun ini disebabkan oleh merebaknya wabah lebih awal. “Kalau tahun lalu wabah muncul di akhir tahun, sekarang terjadi lebih awal. Itulah sebabnya angka kematian menjadi lebih tinggi,” jelasnya, Kamis (18/09/2025).

Selain PMK, serangan penyakit lain juga memperburuk kondisi ternak sapi di Magetan. Sejak Juni hingga Agustus 2025, Disnakkan mencatat adanya 101 kasus Lumpy Skin Disease (LSD). Dari jumlah itu, baru 10 ekor sapi yang berhasil dipulihkan. Kondisi ini membuat upaya pengendalian ganda terhadap dua penyakit menular harus segera dilakukan.

“Kasus paling banyak ditemukan di wilayah dengan mobilitas ternak tinggi dan riwayat vaksinasi PMK yang tidak tercatat,” imbuh Nur Haryani.

Untuk menekan risiko kerugian, Disnakkan Magetan telah menyiapkan sejumlah langkah. Di antaranya adalah pemberian obat dan vitamin pada ternak sakit, vaksinasi massal maupun tertarget dengan melibatkan petugas kesehatan hewan, serta sosialisasi hingga tingkat desa.

Nur Haryani menegaskan bahwa vaksinasi dan pemeliharaan ternak yang baik menjadi kunci pencegahan. “Perlindungan terhadap ternak itu sangat penting. Dengan begitu, kerugian akibat kematian bisa diminimalisir,” pungkasnya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Dampak KA Kertanegara Tertemper Truk Pengangkut Pupuk Di Kediri

    Ini Dampak KA Kertanegara Tertemper Truk Pengangkut Pupuk Di Kediri

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Sinergia | Kediri – Insiden kecelakaan melibatkan KA Kertanegara relasi Stasiun Malang-Purwokerto tertemper truk di JPL 267 KM 174+816 antara Stasiun Kras-Ngadiluwih menggemparkan warga di sekitar di perlintasan sebidang tanpa palang pintu Desa Seketi Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri. Akibat kerasnya benturan, KA Kertanegara menjadi ringsek dan menghentikan perjalanan. Sementara itu, truk nopol AG 8154 GD yang […]

    Bagikan
  • Gerakan Tanam Padi Serentak di Madiun Dukung Program Swasembada Pangan

    Gerakan Tanam Padi Serentak di Madiun Dukung Program Swasembada Pangan

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun menggelar gerakan tanam padi serentak di Kelurahan Nambangan Lor Kecamatan Manguharjo pada Rabu (23/04/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung program nasional swasembada pangan, dengan melibatkan petani, TNI, dan Polri. Gerakan ini menyasar lahan sawah seluas 600 hektare. Untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Selain itu, Pemerintah Kota […]

    Bagikan
  • Kesulitan Barang Dagangan, Koperasi Merah Putih Terancam Gulung Tikar

    Kesulitan Barang Dagangan, Koperasi Merah Putih Terancam Gulung Tikar

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Hidup segan mati tak mau. Itulah yang menimpa koperasi merah putih di Kelurahan Demangan, Taman, Kota Madiun. Pemicunya selain modal minim, mengalami kesulitan ketika kulakan barang dagangan, terutama komoditas minyak goreng. Budi Santosa Ketua Koperasi Merah Putih Kel Demangan mengaku dalam tiga hari belakangan kelimpungan mencari minyak kita. “Saya sudah […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Hadirkan Layanan DPMPTSP Lewat BST Muneng, Akses Perizinan UMKM Kian Mudah

    Pemkab Madiun Hadirkan Layanan DPMPTSP Lewat BST Muneng, Akses Perizinan UMKM Kian Mudah

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun menghadirkan layanan Mall Pelayanan Publik (MPP) secara mobile dalam gelaran Bhakti Sosial Terpadu (BST) 2025 di Desa Muneng, Kecamatan Pilangkenceng. Langkah ini disebut sebagai upaya mendekatkan berbagai layanan administrasi publik kepada masyarakat, terutama pelaku UMKM yang membutuhkan akses cepat ke layanan perizinan. Dalam BST ini, Dinas Penanaman Modal […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Ambil Langkah Preventif Usai Viral Aksi “Balap Orang” di Jalan Raya Sugihwaras

    Polres Magetan Ambil Langkah Preventif Usai Viral Aksi “Balap Orang” di Jalan Raya Sugihwaras

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Viralnya aksi “balap orang” yang menggunakan akses jalan raya di Desa Sugihwaras, Kecamatan Maospati, mendorong Polres Magetan untuk segera mengambil langkah cepat. Aksi yang memanfaatkan fasilitas jalan umum untuk kepentingan pribadi tanpa izin resmi, sehingga memicu perhatian publik. Sebagai tindak lanjut, Satuan Lalu Lintas Polres Magetan melalui Unit Kamsel bersama jajaran […]

    Bagikan
  • Peternak di Madiun Mulai Siapkan Ratusan Hewan Kurban Jelang Idul Adha

    Peternak di Madiun Mulai Siapkan Ratusan Hewan Kurban Jelang Idul Adha

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Menjelang Hari Raya Idul Adha yang jatuh kurang dari tiga pekan lagi, para peternak di Kabupaten Madiun mulai menyiapkan ratusan hewan ternak untuk kebutuhan kurban. Sejumlah hewan kurban bahkan telah terjual sejak beberapa waktu lalu. Salah satunya adalah Muhammad Saifuddin, peternak asal Desa Banjarsari Kulon, Kecamatan Dagangan. Ia menyebut sebanyak […]

    Bagikan
expand_less