Koordinasi Solid, Paguyuban SPPG Madiun Bakal Audensi Dengan APH dan DPRD
- account_circle Mandor
- calendar_month 6 jam yang lalu
- visibility 99
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kab Madiun. Puluhan mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Badan Gizi Nasional (BGN) di Kabupaten Madiun resmi memperkuat barisan dengan membentuk sebuah paguyuban, Sabtu (04/04/2026).
Bahkan dalam waktu dekat menjadwalkan audiensi dengan Bupati Madiun, jajaran DPRD, hingga unsur penegak hukum seperti Kepolisian dan Kejaksaan. Langkah strategis ini diambil sebagai upaya kolektif untuk menjamin keberhasilan program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui koordinasi solid dan pengawasan standar mutu ketat.
Ketua Paguyuban Mitra SPPG BGN Kabupaten Madiun, Teten Sutendi menegaskan bahwa pembentukan wadah ini merupakan respons atas semakin masifnya operasional SPPG di lapangan.
”Wadah ini bertujuan memastikan kualitas, keamanan pangan, dan kepatuhan seluruh mitra dalam menerapkan standar nutrisi BGN. Ini adalah wujud nyata komitmen kami untuk menjaga profesionalisme serta memitigasi kendala pelayanan di lapangan,” ungkap Teten.
Teten menambahkan, sinergi ini akan melibatkan seluruh lini, mulai dari Kepala SPPG, Koordinator Kecamatan (Korcam), hingga relawan, demi menyukseskan visi besar Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan gizi nasional. Senada, Sekretaris Paguyuban, Ruslan, menjelaskan bahwa agenda terdekat organisasi adalah membangun komunikasi dua arah dengan berbagai pemangku kepentingan.
”Kami akan segera melakukan kunjungan untuk menyamakan persepsi. Hubungan baik dengan stakeholder dan media sangat penting agar program MBG ini mendapatkan dukungan penuh dan berjalan transparan,” jelas Ruslan.
Upaya preventif tidak berhenti di sana para mitra berencana melakukan aksi anjangsana ke sekolah-sekolah guna berinteraksi langsung dengan para siswa penerima manfaat. Dengan pengawasan berlapis dan pendekatan persuasif ini, diharapkan program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Madiun dapat menjadi percontohan yang bersih, higienis, dan tepat sasaran. (Ndor)
- Penulis: Mandor
- Editor: Arrachmando






