Berita Terkini
Trending Tags

Unik! Hampers Pempek Jadi Tren Parsel Lebaran di Ponorogo, Dipesan Hingga 500 Paket

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
  • visibility 130
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Hampers pempek pilihan parcel yang praktis, terjangkau dan bisa dikonsumsi, (18/3/2026), Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, berbagai jenis hampers mulai diburu masyarakat. Di Ponorogo, Jawa Timur, hampers pempek menjadi salah satu pilihan parsel Lebaran karena dinilai praktis, terjangkau, dan memiliki cita rasa lezat.

Tak perlu jauh-jauh ke Palembang untuk menikmati pempek khas Sumatera Selatan. Di Ponorogo, usaha kuliner Pempek Rinenggo yang berlokasi di Kelurahan Kadipaten, Kecamatan Babadan, menyajikan pempek dengan racikan rempah khas Palembang yang disesuaikan dengan selera masyarakat Jawa.

Memasuki bulan Ramadan hingga menjelang Lebaran, pesanan hampers pempek terus mengalami peningkatan. Produk ini banyak diminati sebagai parsel karena dianggap berbeda dari hampers pada umumnya. Selain praktis untuk dibagikan, harganya juga cukup terjangkau.

Untuk satu paket hampers, harga dibanderol mulai Rp55 ribu hingga Rp150 ribu, tergantung isi dan ukuran. Pemilik usaha, Rahmiyani, mengaku sejak awal Ramadan pesanan terus bertambah. Dalam satu bulan, omzet penjualan bahkan bisa mencapai hingga Rp90 juta.

Image Not Found
Pempek Rinenggo dibanderol mulai Rp55 ribu hingga Rp115 ribu per paket, Foto : Ega-Sinergia

“Alhamdulillah, di akhir Ramadan ini ramai sekali. Harga mulai Rp55 ribu hingga Rp115 ribu per paket. Pesanan bisa mencapai 500 paket, bahkan tahun ini meningkat dua kali lipat dibanding Lebaran tahun lalu,” ujarnya (18/3).

Perkembangan usaha ini terbilang pesat. Pada awal merintis, Rahmiyani hanya mengolah satu hingga tiga kilogram ikan per hari. Kini, kebutuhan bahan baku meningkat hingga 150 kilogram per hari. Bahkan, produk pempek tersebut telah dikirim ke luar negeri, seperti Hongkong dan Malaysia.

Untuk menjaga keaslian rasa, sejumlah bahan dan rempah, termasuk gula, didatangkan langsung dari Palembang. Selain itu, pempek ini juga memiliki daya tahan yang cukup lama. Jika disimpan di chiller, pempek dapat bertahan empat hingga lima hari, sedangkan jika disimpan di freezer bisa bertahan hingga tiga bulan.

Sementara itu, salah satu pembeli, Eli Mariyanti, mengaku memilih hampers pempek karena praktis dan memiliki rasa yang lezat. Menurutnya, hampers ini menjadi alternatif parsel Lebaran yang berbeda untuk dibagikan kepada keluarga maupun kerabat.

“Pesan pempek untuk hampers, lebih praktis dan rasanya enak. Untuk sahabat dan keluarga, ini sudah dua kali Lebaran saya pesan. Awalnya coba-coba, ternyata enak,” ungkapnya.

Dengan kepraktisan, cita rasa khas, serta harga yang terjangkau, hampers pempek menjadi salah satu pilihan menarik bagi masyarakat Ponorogo dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kerusakan Gedung DPRD Kota Madiun Mulai Diperbaiki, Walikota : Jangan Mudah Terprovokasi

    Kerusakan Gedung DPRD Kota Madiun Mulai Diperbaiki, Walikota : Jangan Mudah Terprovokasi

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi, menegaskan bahwa jalannya pemerintahan harus tetap berlanjut meski Gedung DPRD mengalami kerusakan akibat kericuhan beberapa waktu lalu. Langkah ini diambil setelah Maidi bersama Ketua DPRD Kota Madiun dan Kapolres Madiun Kota meninjau langsung kondisi gedung DPRD. Tidak hanya melakukan pengecekan, Maidi juga turut memulai pengecatan pada […]

    Bagikan
  • Dari Kain Flanel Menjadi Aksesori Kreatif, Ringo Kitchen Tawarkan Gantungan Kunci Unik

    Dari Kain Flanel Menjadi Aksesori Kreatif, Ringo Kitchen Tawarkan Gantungan Kunci Unik

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Di tengah pesatnya perkembangan industri kreatif berbasis kerajinan tangan, mahasiswa Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas PGRI Madiun (Unipma) menghadirkan inovasi produk gantungan kunci handmade bertema buah dan sayur dengan merek Ringo Kitchen. Produk ini dikembangkan oleh mahasiswa kelas 5C Kelompok 4 sebagai bagian dari proyek pembelajaran pada mata kuliah Manajemen […]

    Bagikan
  • Hore, Ratusan Siswa Terima Makanan Bergizi Gratis dari Imigrasi Madiun

    Hore, Ratusan Siswa Terima Makanan Bergizi Gratis dari Imigrasi Madiun

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab. Madiun | Ratusan siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kabupaten Madiun mendapatkan paket makanan bergizi gratis Jumat (17/01/2025 ). Paket makanan gratis ini diberikan kantor Imigrasi Kelas II Madiun sebagai upaya mendukung program pemerintah meningkatkan gizi pada anak untuk mengurangi stunting. Pembagian makan bergizi gratis di SDN 1 dan 2 Kaligunting,  Kecamatan […]

    Bagikan
  • Puluhan Kambing Mati Misterius di Pulung, Kerugian Capai Rp 200 Juta

    Puluhan Kambing Mati Misterius di Pulung, Kerugian Capai Rp 200 Juta

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 99
    • 0Komentar

    KAB. PONOROGO – Puluhan kambing milik warga di RT 2 RW 2, Dukuh Pohijo, Desa Pomahan, Kecamatan Pulung, mati secara misterius dalam satu bulan terakhir. Kejadian ini menyebabkan para peternak mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. Salah satu warga, Pandi (50), kehilangan tujuh ekor kambingnya. Empat kambing miliknya mati mendadak tanpa gejala, sementara tiga lainnya […]

    Bagikan
  • Pengumpulan Koper Haji, Calon Jemaah Berikan Tanda Unik

    Pengumpulan Koper Haji, Calon Jemaah Berikan Tanda Unik

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Magetan, Jawa Timur, terus mempersiapkan pemberangkatan calon jemaah haji tahun 2025. Hingga Rabu, 14/05/2025, tahapan telah memasuki proses pengumpulan koper milik para calon jemaah. Menurut Kepala Kemenag Magetan, Taufiqurrohman, koper para calon jemaah akan diberangkatkan lebih dahulu menuju Asrama Haji Embarkasi Surabaya pada Kamis malam, 15 […]

    Bagikan
  • Peletakan Batu Pertama Pembangunan SPPG, Polres Madiun Dukung Program Makan Bergizi Gratis

    Peletakan Batu Pertama Pembangunan SPPG, Polres Madiun Dukung Program Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kapolres Madiun AKBP Mohammad Zainur Rofik melakukan peletakan batu pertama pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di lahan milik Polsek Wungu, Rabu (25/06/2025). Langkah ini merupakan bentuk dukungan konkret Polres Madiun terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah pusat. Pembangunan gedung SPPG tersebut dilakukan bersama sejumlah pejabat utama […]

    Bagikan
expand_less