Berita Terkini
Trending Tags

Polisi Kesulitan Ungkap Pelaku di Kasus Kematian Sundari, 20 Saksi Sudah Diperiksa

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
  • visibility 94
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kapolres Madiun, AKBP Kemas Indra Natanegara, Foto :Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Penyelidikan kasus kematian seorang perempuan bernama Sundari di warung By Pass Pajaran Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, hingga kini masih terus bergulir. Penyidik Satreskrim Polres Madiun mengaku masih menghadapi sejumlah kendala dalam mengungkap pelaku di balik peristiwa tersebut.

Kapolres Madiun, AKBP Kemas Indra natanegara, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai langkah penyelidikan, termasuk olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pencarian barang bukti. Namun, keterbatasan alat bukti di lokasi kejadian menjadi salah satu tantangan utama dalam proses pengungkapan.

“Kita sudah melakukan beberapa upaya, termasuk pencarian dan pengumpulan bukti. Masih kita perdalam untuk mengungkap kasus tersebut. Mohon doa dan dukungan dari masyarakat, insyaallah akan kita ungkap secepat mungkin,” ujar AKBP Kemas, Senin (3/11/2025).

Hingga saat ini, sedikitnya 20 orang saksi telah dimintai keterangan oleh penyidik. Meski begitu, polisi belum bisa memastikan identitas pelaku dan masih terus mengembangkan berbagai keterangan yang diperoleh di lapangan.

“Ada 20 saksi yang sudah kita periksa, namun masih mungkin berkembang. Dalam penyelidikan ini ada beberapa kekurangan yang perlu kita lengkapi,” tambahnya.

Polres Madiun juga terus berupaya menggali petunjuk baru, baik dari barang bukti tambahan maupun informasi masyarakat yang dinilai relevan. Kapolres menyebut, sejumlah informasi penting masih dalam tahap pendalaman dan belum dapat dipublikasikan demi kepentingan penyidikan.

“Barang bukti di TKP masih cukup sedikit, tapi kita terus dalami. Termasuk dari keterangan saksi dan informasi baru yang belum bisa kita sampaikan. Insyaallah dalam waktu dekat akan ada perkembangan,” kata Kemas.

Terkait dugaan pelaku, polisi belum dapat memastikan apakah orang yang bertanggung jawab memiliki hubungan dekat dengan korban atau tidak. “Untuk dugaan pelaku masih kita selidiki. Belum bisa diungkap karena penyelidikan masih berjalan,” jelasnya.

Polres Madiun menegaskan akan terus mengembangkan penyelidikan hingga kasus kematian Sundari dapat terungkap secara tuntas dan memberikan kepastian hukum bagi keluarga korban.

Diberitakan sebelumnya, Polisi memastikan kematian seorang perempuan di sebuah warung kawasan By Pass Madiun–Nganjuk bukan karena kecelakaan atau bunuh diri. Hasil autopsi menunjukkan korban tewas akibat tindak kekerasan. Korban diketahui bernama Sundari (55), warga Dusun Sampung, Desa Tawangrejo, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun. Ia ditemukan tewas bersimbah darah di warung tempatnya bekerja. Saat ini, polisi masih memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap pelaku di balik pembunuhan tersebut. 

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata Meninggalkan Hotel Transit, Bersiap Menuju Makkah

    Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata Meninggalkan Hotel Transit, Bersiap Menuju Makkah

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Arab Saudi – Perjalanan Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata kini berlanjut menuju ke Kota Makkah. Usai sholat Ashar, para jemaah mulai bersiap dan kumpul di lobi Hotel Safwat Al Mashaer di Aziziah untuk mengumpulkan koper kepada petugas. Jemaah Sindo Wisata ini akan menuju Hotel Pullman Grand Zam Zam. Perasaan senang dan bahagia dirasakan […]

    Bagikan
  • Sapi Seberat 1,1 Ton dari Desa Kresek Madiun Dilirik Presiden Prabowo untuk Kurban

    Sapi Seberat 1,1 Ton dari Desa Kresek Madiun Dilirik Presiden Prabowo untuk Kurban

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Seekor sapi berjenis limosin milik warga Desa Kresek, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, mendapat perhatian Presiden RI Prabowo Subianto untuk dijadikan hewan kurban pada perayaan Idul Adha 1446 Hijriah. Sapi jantan berusia empat tahun yang diberi nama “Si Jhon” oleh pemiliknya, Susilo Yugo Subroto (35), memiliki bobot sekitar 1,1 […]

    Bagikan
  • Utang Rp. 26 Miliar Terbongkar di KPK, Ketua KONI Ungkap Dana Kampanye Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko

    Utang Rp. 26 Miliar Terbongkar di KPK, Ketua KONI Ungkap Dana Kampanye Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan penyidikan berbagai dugaan tindak pidana korupsi di Kabupaten Ponorogo. Pengusutan ini merupakan kelanjutan pascapenetapan Bupati Ponorogo nonaktif Sugiri Sancoko, Sekretaris Daerah nonaktif Agus Pramono, mantan Direktur RSUD dr. Harjono, hingga sejumlah pihak swasta sebagai tersangka. Terbaru, KPK memanggil Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten […]

    Bagikan
  • Peringati Hari Jadi ke-457, Bupati Madiun Ajak Seluruh Elemen Satukan Langkah Bangun Daerah

    Peringati Hari Jadi ke-457, Bupati Madiun Ajak Seluruh Elemen Satukan Langkah Bangun Daerah

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar upacara peringatan Hari Jadi ke-457 di Pendopo Ronggo Djoemeno, Kecamatan Mejayan, Jumat (18/07/2025). Kegiatan ini berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, serta unsur pemerintahan dari seluruh kecamatan. Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan bahwa peringatan hari jadi bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Momen ini, menurutnya, […]

    Bagikan
  • Imbas Kekecewaan Warga, Komisi B DPRD Sidak Puskesmas Gantrung

    Imbas Kekecewaan Warga, Komisi B DPRD Sidak Puskesmas Gantrung

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun melakukan inspeksi mendadak (Sidak) terkait pelayanan di Puskesmas Gantrung Kecamatan Kebonsari. Ini Menyusul adanya kekecewaan seorang pasien atas permintaan surat rujukan pemegang BPJS penerima bantuan iuran daerah (PBID) di UPT Puskesmas Gantrung Kecamatan Kebonsari, Selasa (7/1/2025). Sidak yang dipimpin oleh ketua […]

    Bagikan
  • Ratusan Aset Kendaraan dari sejumlah OPD Pemkab Madiun Bakal Dilelang

    Ratusan Aset Kendaraan dari sejumlah OPD Pemkab Madiun Bakal Dilelang

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun berencana merampingkan aset kendaraan operasional dinas dengan melelang ratusan unit kendaraan yang sudah tidak layak pakai. Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi beban APBD, khususnya pada pos belanja barang dan jasa. Kabid Aset dan Akuntansi BPKAD Kabupaten Madiun, Ririn Asmarani, mengatakan terdapat 105 unit kendaraan operasional mangkrak yang akan […]

    Bagikan
expand_less