Lagi ! Seorang Warga di Ngawi jadi Korban Keganasan Tawon Vespa
- account_circle Sinergia Mediatama
- calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
- visibility 27
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kab. Ngawi – Korban jiwa akibat sengatan tawon vespa juga terjadi di Desa Poncol Kecamatan Sine Kabupaten Ngawi. Sumarni (54) meninggal dunia setelah tersengat tawon dengan nama latin Vespa Affinis itu saat mencari rumput di hutan pada Rabu (05/02/2025). Korban sempat dirujuk ke Rumah Sakit Hastuti di Sragen, Jawa Tengah, namun nyawanya tidak tertolong dan menghembuskan napas terakhir pada Kamis subuh (6/2/2025).
“Ibu kan cari rumput. Nggak tahunya di semak-semak gitu ada sarang tawon. Awalnya satu tawon nyengat (menyengat-red) terus dimatiin. Yang lain ikut nyerang” ujar Gianto, Sepupu Korban.
Lebih lanjut, korban tidak sempat lari menyelamatkan diri. 2 teman Sumarni yang ikut mencari rumput juga ikut tersengat namun tidak banyak.
”Yang parah Bu Lik saya ini. Dibawa ke Puskesmas Sine terus dirujuk di Sragen. Jam 4 pagi tadi meninggal. Kondisinya ya bengkak bagian kepala,” pungkasnya.

Sementara itu, Ira Widayanti, anak korban menuturkan ibunya kondisi pingsan dan dievakuasi warga ke puskesmas. Korban sempat mendapatkan obat anti nyeri dan antibiotik.
”Puskesmas kan penuh. Akhirnya dibawa ke klinik sampai malam. Tetapi makin malam makin ng-drop. Semua obat juga tidak reaksi” katanya.
Ira menambahkan kondisi leher ibunya sudah bengkak besar. Bahkan, Sumarni juga mengeluhkan sakit di bagian perut.
”Panas dingin dan badannya sudah biru. Sudah tidak kuat itu. Berangkat ke Sragen jam 3, meninggalnya jam 4. Diperjalanan itu udah koma,” imbuhnya.
Jenazah korban kini telah dimakamkan di TPU desa setempat. Sementara, pihak kepolisian juga telah melakukan pengecekan di lokasi tempat korban tersengat tawon vespa. Untuk itu, dihimbau kepada masyarakat untuk ekstra hati-hati dengan keberadaan tawon vespa.
Tim Liputan – Sinergia
- Penulis: Sinergia Mediatama


