
Sinergia | Ponorogo – Peristiwa longsor terjadi di kawasan wisata Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (21/6/2025) pukul 16.10 WIB. Dua orang wisatawan menjadi korban setelah tertimpa batu berukuran besar saat melintas di jalur lingkar telaga menggunakan sepeda motor.
Kedua korban diketahui merupakan ibu dan anak, masing-masing bernama Sundari (47) dan putranya, Naufal Riska Pratama (15). Keduanya mengalami luka serius di bagian kepala, lengan, dan kaki, dan langsung dilarikan ke rumah sakit usai berhasil dievakuasi warga dan petugas.
Menurut petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo, Hadi Susanto, longsor terjadi saat wilayah Telaga Ngebel diguyur hujan dengan intensitas ringan. Saat kejadian, korban tidak sempat menghindar karena posisi mereka berada tepat di bawah tebing.
“Batu langsung jatuh dari atas tebing. Korban tidak sempat menghindar karena jaraknya sangat dekat. Kami bersama warga langsung mengevakuasi dan membawa mereka ke rumah sakit,” ujar Hadi.
Selain mengakibatkan korban luka, sepeda motor yang digunakan korban juga mengalami kerusakan parah. Sementara material longsor berupa batu besar masih menutup total jalur lingkar Telaga Ngebel, sehingga mengganggu akses wisatawan dan lalu lintas di kawasan tersebut.
“Evakuasi batu yang longsor ini memerlukan alat berat. Karena ukuran batu yang cukup besar. Ini segera kita tangani karena menjadi akses untuk wisata Telaga Ngebel,” pungkasnya.
BPBD Ponorogo mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk berhati-hati, terutama saat melintas di daerah rawan longsor selama musim hujan.
Ega Patria – Sinergia