Berita Terkini
Trending Tags

Mengulik Sejarah Masjid Kuno Kuncen dan Kegiatan di Bulan Suci Ramadhan

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
  • visibility 60
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Masjid Kuno Kuncen yang terletak di Kelurahan Kuncen, Kecamatan Taman, Kota Madiun, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Masjid Kuno Kuncen atau Masjid Nur Hidayatullah merupakan masjid bersejarah yang terletak di Kelurahan Kuncen, Kecamatan Taman Kota Madiun. Masjid ini memiliki sejarah panjang dalam penyebaran agama Islam di wilayah Madiun. Masjid ini didirikan pada 18 Juli 1568 oleh Pangeran Timur, yang dikenal juga dengan nama Ki Ageng Panembahan Ronggo Djoemeno.

Pendirian masjid ini merupakan bagian dari misinya untuk menyebarkan agama Islam di tanah Jawa, yang sekaligus menandai perubahan pusat pemerintahan Madiun dari Kelurahan Sogaten ke Kelurahan Kuncen, yang sebelumnya bernama Wonorejo. Masjid Kuno Kuncen menjadi bukti nyata perjalanan dakwah Islam, serta menjadi tempat ibadah utama bagi masyarakat sekitar.

Seiring dengan datangnya bulan suci Ramadhan, Masjid Kuno Kuncen terus mempertahankan tradisi dan nilai-nilai yang telah ada sejak lama. Setiap tahun, pada bulan Ramadhan, masjid ini mengadakan serangkaian kegiatan untuk menyambut bulan penuh berkah ini. Salah satu tradisi yang dilakukan adalah pembersihan makam dan nyekar yaitu ziarah ke makam para leluhur yang diikuti dengan doa bersama. 

“Pada malam harinya, warga sini mengadakan acara megengan, yaitu membawa berkat untuk kemudian didoakan di masjid, sebelum dilanjutkan dengan shalat tarawih berjamaah, ” jelas takmir Masjid Kuno Kuncen, Muhammad Efendi.

Image Not Found
Masjid Kuno Kuncen yang terletak di Kelurahan Kuncen, Kecamatan Taman, Kota Madiun, Foto : Surya – Sinergia

Selain itu, pada tanggal 17 Ramadhan, Masjid Kuno Kuncen menggelar acara spesial untuk memperingati Nuzulul Qur’an. Kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan membaca Al-Qur’an sebanyak 30 juz secara bersama-sama.

“Nanti dilanjutkan dengan acara khataman Al-Qur’an pada sore harinya. Setelah itu, baru diadakan peringatan Nuzulul Qur’an yang menjadi momen penting bagi seluruh jamaah,” ujar Efendi

Kegiatan lain yang rutin dilakukan selama bulan Ramadhan di masjid ini adalah shalat malam pada tanggal ganjil, yaitu tanggal 21, 23, 25, 27, dan 29 Ramadhan. Shalat malam yang diikuti dengan doa dan dzikir bersama ini selalu dipenuhi jamaah yang ingin mendapatkan keberkahan malam-malam terakhir Ramadhan.

Biasanya, menjelang akhir Ramadhan, Masjid Kuno Kuncen mengadakan takbir keliling, di mana masyarakat berjalan bersama dengan membawa obor sambil mengumandangkan takbir sebagai tanda kemenangan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa. Kegiatan ini menjadi penutup yang meriah untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri.

“Kami ingin agar masjid ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan yang memperkuat ukhuwah islamiyah di masyarakat,” tambahnya

Masjid Kuno Kuncen, selain sebagai tempat ibadah, juga menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial bagi masyarakat Madiun. kegiatan-kegiatan yang diadakan di masjid ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi antar warga dan memperkuat keimanan.

Dengan tradisi dan sejarah yang kaya, Masjid Kuno Kuncen terus menjadi simbol penting dalam perjalanan dakwah Islam di Madiun, serta tetap aktif dalam menjalankan berbagai kegiatan keagamaan, terutama selama bulan Ramadhan.

Surya – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bukan Sekadar Jalan Tol, Ngawi–Kertosono Jadi Penggerak Wisata dan Ekonomi Daerah

    Bukan Sekadar Jalan Tol, Ngawi–Kertosono Jadi Penggerak Wisata dan Ekonomi Daerah

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Jalan Tol Ngawi–Kertosono kini tidak hanya dipandang sebagai infrastruktur transportasi, tetapi juga sebagai penggerak utama pertumbuhan pariwisata dan ekonomi daerah di Jawa Timur bagian barat. Ruas tol yang dikelola PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) ini menghadirkan konektivitas yang semakin efisien, mempercepat mobilitas masyarakat, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi daerah-daerah […]

    Bagikan
  • Diduga Terlibat Gratifikasi dan Manipulasi Pajak, Ketua Komisi II DPRD Ngawi Jadi Tersangka

    Diduga Terlibat Gratifikasi dan Manipulasi Pajak, Ketua Komisi II DPRD Ngawi Jadi Tersangka

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Kejaksaan Negeri (Kejari) Ngawi resmi menetapkan Winarto, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Ngawi, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait gratifikasi dan manipulasi penerimaan pajak daerah. Penetapan ini diumumkan pada Senin (26/05/2025) setelah serangkaian pemeriksaan intensif oleh tim penyidik. Politisi Partai Golkar tersebut diduga memainkan peran penting dalam proses pembebasan […]

    Bagikan
  • Akhirnya, Jembatan Mojopurno Kini Bisa Kembali Dilewati

    Akhirnya, Jembatan Mojopurno Kini Bisa Kembali Dilewati

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Jembatan Desa Mojopurno, Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun yang telah lama dinantikan akhirnya dibuka. Pembangunan jembatan yang memakan waktu sekitar dua setengah bulan ini sudah dapat dilalui oleh kendaraan. Hal ini dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi warga dan kelancaran arus lalu lintas di wilayah tersebut. Kepala Desa Mojopurno, Agus Susanto, […]

    Bagikan
  • Bunderan Serayu Kota Madiun yang Jadi Surganya Kuliner dan Takjil

    Bunderan Serayu Kota Madiun yang Jadi Surganya Kuliner dan Takjil

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Bulan Suci Ramadhan tentu menghadirkan nuansa berbeda. Salah satu kegiatan yang paling ramai dilakukan adalah berburu takjil untuk hidangan berbuka puasa. Hal ini terlihat jelas di jalan Taman Praja, tepatnya di Bunderan Serayu, Kota Madiun. Berbagai macam makanan, mulai dari yang manis, pedas, gurih, hingga segar, dijajakan disini. Para pedagang […]

    Bagikan
  • Puluhan Remaja Digrebek Polisi Saat Akan Gelar Perang Sarung

    Puluhan Remaja Digrebek Polisi Saat Akan Gelar Perang Sarung

    • calendar_month Sabtu, 1 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Baru memasuki awal Ramadhan tahun 2025, puluhan remaja di Kabupaten Madiun sudah berbuat ulah yang berujung harus berurusan dengan petugas kepolisian. Unit Reskrim Polsek Geger berhasil menggerebek dan mengamankan puluhan remaja yang diduga akan melakukan aksi “perang sarung” di Simpang Empat Dsn. Sedoro Sabtu dinihari sekitar pukul 02.00 WIB. Tepatnya di […]

    Bagikan
  • Disperindag Akui Terkendala Regulasi untuk Ambil Alih Kios Kosong Pasar Baru Magetan

    Disperindag Akui Terkendala Regulasi untuk Ambil Alih Kios Kosong Pasar Baru Magetan

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sepinya lantai dua Pasar Baru Magetan tidak hanya merugikan pedagang, tetapi juga berdampak pada capaian retribusi daerah. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Magetan mengaku sudah berulang kali melayangkan teguran kepada pedagang, namun penertiban kios terbengkalai terbentur aturan. Kepala Bidang Pasar Disperindag Magetan, Kiki Indriyani, menjelaskan bahwa seluruh kios (bedak) di Pasar […]

    Bagikan
expand_less