Berita Terkini
Trending Tags

Mengulik Sejarah Masjid Kuno Kuncen dan Kegiatan di Bulan Suci Ramadhan

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
  • visibility 57
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Masjid Kuno Kuncen yang terletak di Kelurahan Kuncen, Kecamatan Taman, Kota Madiun, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Masjid Kuno Kuncen atau Masjid Nur Hidayatullah merupakan masjid bersejarah yang terletak di Kelurahan Kuncen, Kecamatan Taman Kota Madiun. Masjid ini memiliki sejarah panjang dalam penyebaran agama Islam di wilayah Madiun. Masjid ini didirikan pada 18 Juli 1568 oleh Pangeran Timur, yang dikenal juga dengan nama Ki Ageng Panembahan Ronggo Djoemeno.

Pendirian masjid ini merupakan bagian dari misinya untuk menyebarkan agama Islam di tanah Jawa, yang sekaligus menandai perubahan pusat pemerintahan Madiun dari Kelurahan Sogaten ke Kelurahan Kuncen, yang sebelumnya bernama Wonorejo. Masjid Kuno Kuncen menjadi bukti nyata perjalanan dakwah Islam, serta menjadi tempat ibadah utama bagi masyarakat sekitar.

Seiring dengan datangnya bulan suci Ramadhan, Masjid Kuno Kuncen terus mempertahankan tradisi dan nilai-nilai yang telah ada sejak lama. Setiap tahun, pada bulan Ramadhan, masjid ini mengadakan serangkaian kegiatan untuk menyambut bulan penuh berkah ini. Salah satu tradisi yang dilakukan adalah pembersihan makam dan nyekar yaitu ziarah ke makam para leluhur yang diikuti dengan doa bersama. 

“Pada malam harinya, warga sini mengadakan acara megengan, yaitu membawa berkat untuk kemudian didoakan di masjid, sebelum dilanjutkan dengan shalat tarawih berjamaah, ” jelas takmir Masjid Kuno Kuncen, Muhammad Efendi.

Image Not Found
Masjid Kuno Kuncen yang terletak di Kelurahan Kuncen, Kecamatan Taman, Kota Madiun, Foto : Surya – Sinergia

Selain itu, pada tanggal 17 Ramadhan, Masjid Kuno Kuncen menggelar acara spesial untuk memperingati Nuzulul Qur’an. Kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan membaca Al-Qur’an sebanyak 30 juz secara bersama-sama.

“Nanti dilanjutkan dengan acara khataman Al-Qur’an pada sore harinya. Setelah itu, baru diadakan peringatan Nuzulul Qur’an yang menjadi momen penting bagi seluruh jamaah,” ujar Efendi

Kegiatan lain yang rutin dilakukan selama bulan Ramadhan di masjid ini adalah shalat malam pada tanggal ganjil, yaitu tanggal 21, 23, 25, 27, dan 29 Ramadhan. Shalat malam yang diikuti dengan doa dan dzikir bersama ini selalu dipenuhi jamaah yang ingin mendapatkan keberkahan malam-malam terakhir Ramadhan.

Biasanya, menjelang akhir Ramadhan, Masjid Kuno Kuncen mengadakan takbir keliling, di mana masyarakat berjalan bersama dengan membawa obor sambil mengumandangkan takbir sebagai tanda kemenangan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa. Kegiatan ini menjadi penutup yang meriah untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri.

“Kami ingin agar masjid ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan yang memperkuat ukhuwah islamiyah di masyarakat,” tambahnya

Masjid Kuno Kuncen, selain sebagai tempat ibadah, juga menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial bagi masyarakat Madiun. kegiatan-kegiatan yang diadakan di masjid ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi antar warga dan memperkuat keimanan.

Dengan tradisi dan sejarah yang kaya, Masjid Kuno Kuncen terus menjadi simbol penting dalam perjalanan dakwah Islam di Madiun, serta tetap aktif dalam menjalankan berbagai kegiatan keagamaan, terutama selama bulan Ramadhan.

Surya – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Madiun Maidi Dinobatkan Jadi Warga Kehormatan Muda Korps Brimob

    Wali Kota Madiun Maidi Dinobatkan Jadi Warga Kehormatan Muda Korps Brimob

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Sinergia | Sidoarjo – Jika biasanya Wali Kota Madiun, Maidi memakai Pakaian Dinas Harian (PDH) Kheki atau baju Korpri, namun berbeda kali ini. Seragam korps Brigadir Mobil (Brimob) melekat saat menghadiri HUT ke-80 di Mako Kompi 3 Batalyon A Pelopor Satuan Brigade Mobil Polda Jatim, Jumat (14/11). Bukan tanpa alasan, Walikota Maidi mendapatkan penghargaan sebagai Warga […]

    Bagikan
  • Ramai Soal Warga Miskin Belum Tempati Rusunawa, Ini Tanggapan Disperkim Kota Madiun

    Ramai Soal Warga Miskin Belum Tempati Rusunawa, Ini Tanggapan Disperkim Kota Madiun

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Beberapa hari terakhir Kota Madiun diramaikan soal warga kurang mampu yang hingga kini belum bisa menempati rumah susun sederhana sewa (Rusunawa). Seperti yang diharapkan oleh Nur Liken Budi Santoso (45) yang tinggal bersama istri dan empat anaknya di kontrakan sempit di Jalan Raden Wijaya, Kelurahan Manguharjo, Kota Madiun. Meski sudah […]

    Bagikan
  • Petani Magetan Keluhkan Pupuk Subsidi Masih Mahal, Diduga Ada “Kreasi Harga” di Kelompok Tani

    Petani Magetan Keluhkan Pupuk Subsidi Masih Mahal, Diduga Ada “Kreasi Harga” di Kelompok Tani

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebijakan pemerintah yang menurunkan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi sejak 22 Oktober 2025 seharusnya menjadi angin segar bagi para petani. Namun di lapangan, realitas justru berbanding terbalik. Di sejumlah wilayah Kabupaten Magetan, harga pupuk masih melambung. Petani pun mengeluh belum dapat merasakan manfaat dari kebijakan tersebut. Alih-alih menurun, harga pupuk […]

    Bagikan
  • Bangun Piramida Giza Bukit Buah dari Gunungan Sampah, Danrem: Kota Madiun Unik dan Menarik

    Bangun Piramida Giza Bukit Buah dari Gunungan Sampah, Danrem: Kota Madiun Unik dan Menarik

    • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Bukan Kota Madiun namanya kalau tidak bisa membuat sesuatu yang unik dan menarik. Terbaru adalah dengan berencana mengubah gunungan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winongo menjadi Piramida Giza Bukit Buah. Bertepatan dengan Hari Jadi ke-107 Kota Madiun hari ini, Jumat (20/06/2025), pembangunan Piramida Giza itu siap dimulai yang ditandai […]

    Bagikan
  • Rumah Warga di Karangjati Ngawi Hangus Terbakar, Diduga akibat Korsleting Listrik

    Rumah Warga di Karangjati Ngawi Hangus Terbakar, Diduga akibat Korsleting Listrik

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Rumah milik Anis Murtafiah warga di Dusun Karanganyar RT 01 RW 03, Desa Rejuno, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, hangus terbakar dalam insiden kebakaran yang terjadi pada Rabu dini hari (18/06/2025). Kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik. Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan oleh warga melalui call center 113 sekitar pukul 02.30 […]

    Bagikan
  • 91 Orang Diamankan, 9 Jadi Tersangka dalam Kerusuhan DPRD Kota Madiun

    91 Orang Diamankan, 9 Jadi Tersangka dalam Kerusuhan DPRD Kota Madiun

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Polres Madiun Kota menindaklanjuti kerusuhan yang terjadi di kantor DPRD Kota Madiun pada Sabtu (30/08/2025). Total 91 orang yang sempat diamankan usai peristiwa tersebut. Dari 91 orang sembilan di antaranya resmi ditetapkan sebagai tersangka. Wakapolres Madiun Kota Kompol I Gusti Agung Ananta menjelaskan, satu tersangka dijerat pasal 187 ayat 1 […]

    Bagikan
expand_less