Berita Terkini
Trending Tags

Mengulik Sejarah Masjid Kuno Kuncen dan Kegiatan di Bulan Suci Ramadhan

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
  • visibility 267
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Masjid Kuno Kuncen yang terletak di Kelurahan Kuncen, Kecamatan Taman, Kota Madiun, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Masjid Kuno Kuncen atau Masjid Nur Hidayatullah merupakan masjid bersejarah yang terletak di Kelurahan Kuncen, Kecamatan Taman Kota Madiun. Masjid ini memiliki sejarah panjang dalam penyebaran agama Islam di wilayah Madiun. Masjid ini didirikan pada 18 Juli 1568 oleh Pangeran Timur, yang dikenal juga dengan nama Ki Ageng Panembahan Ronggo Djoemeno.

Pendirian masjid ini merupakan bagian dari misinya untuk menyebarkan agama Islam di tanah Jawa, yang sekaligus menandai perubahan pusat pemerintahan Madiun dari Kelurahan Sogaten ke Kelurahan Kuncen, yang sebelumnya bernama Wonorejo. Masjid Kuno Kuncen menjadi bukti nyata perjalanan dakwah Islam, serta menjadi tempat ibadah utama bagi masyarakat sekitar.

Seiring dengan datangnya bulan suci Ramadhan, Masjid Kuno Kuncen terus mempertahankan tradisi dan nilai-nilai yang telah ada sejak lama. Setiap tahun, pada bulan Ramadhan, masjid ini mengadakan serangkaian kegiatan untuk menyambut bulan penuh berkah ini. Salah satu tradisi yang dilakukan adalah pembersihan makam dan nyekar yaitu ziarah ke makam para leluhur yang diikuti dengan doa bersama. 

“Pada malam harinya, warga sini mengadakan acara megengan, yaitu membawa berkat untuk kemudian didoakan di masjid, sebelum dilanjutkan dengan shalat tarawih berjamaah, ” jelas takmir Masjid Kuno Kuncen, Muhammad Efendi.

Image Not Found
Masjid Kuno Kuncen yang terletak di Kelurahan Kuncen, Kecamatan Taman, Kota Madiun, Foto : Surya – Sinergia

Selain itu, pada tanggal 17 Ramadhan, Masjid Kuno Kuncen menggelar acara spesial untuk memperingati Nuzulul Qur’an. Kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan membaca Al-Qur’an sebanyak 30 juz secara bersama-sama.

“Nanti dilanjutkan dengan acara khataman Al-Qur’an pada sore harinya. Setelah itu, baru diadakan peringatan Nuzulul Qur’an yang menjadi momen penting bagi seluruh jamaah,” ujar Efendi

Kegiatan lain yang rutin dilakukan selama bulan Ramadhan di masjid ini adalah shalat malam pada tanggal ganjil, yaitu tanggal 21, 23, 25, 27, dan 29 Ramadhan. Shalat malam yang diikuti dengan doa dan dzikir bersama ini selalu dipenuhi jamaah yang ingin mendapatkan keberkahan malam-malam terakhir Ramadhan.

Biasanya, menjelang akhir Ramadhan, Masjid Kuno Kuncen mengadakan takbir keliling, di mana masyarakat berjalan bersama dengan membawa obor sambil mengumandangkan takbir sebagai tanda kemenangan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa. Kegiatan ini menjadi penutup yang meriah untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri.

“Kami ingin agar masjid ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan yang memperkuat ukhuwah islamiyah di masyarakat,” tambahnya

Masjid Kuno Kuncen, selain sebagai tempat ibadah, juga menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial bagi masyarakat Madiun. kegiatan-kegiatan yang diadakan di masjid ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi antar warga dan memperkuat keimanan.

Dengan tradisi dan sejarah yang kaya, Masjid Kuno Kuncen terus menjadi simbol penting dalam perjalanan dakwah Islam di Madiun, serta tetap aktif dalam menjalankan berbagai kegiatan keagamaan, terutama selama bulan Ramadhan.

Surya – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Libur Nataru: Okupansi Hotel Di Kota Madiun Capai 70-80%

    Libur Nataru: Okupansi Hotel Di Kota Madiun Capai 70-80%

    • calendar_month Sabtu, 28 Des 2024
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 80
    • 0Komentar

    KOTA MADIUN – Momen libur natal dan tahun baru (Nataru) berdampak pada tingkat okupansi hotel di Kota Madiun. Tingkat hunian kamar hotel di Kota Madiun mencapai 80 persen. Hal itu disampaikan Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Madiun Aris Suharno Sabtu (28/12/2024). “Alhamdulillah, hampir semua kamar terisi 70-80 persen dari hotel bintang maupun […]

    Bagikan
  • Pencari Ikan Tewas Tersengat Listrik dari Alatnya Sendiri

    Pencari Ikan Tewas Tersengat Listrik dari Alatnya Sendiri

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Seorang pencari ikan, Tatag Sugiarto (30), warga Desa Nunut, Kecamatan Babadan, Ponorogo, ditemukan tewas tersengat listrik di Sungai Sekayu, Desa Kranggan, Kecamatan Sukorejo, Ponorogo, pada Minggu (27/04) sekitar pukul 17.00 WIB. Korban ditemukan dalam kondisi masih memegang alat penyetrum ikan berupa aki yang dilengkapi dengan dua kabel. Diduga, korban tewas akibat […]

    Bagikan
  • Ratusan Knalpot Brong Dimusnahkan, Pelanggar Didominasi Pelajar

    Ratusan Knalpot Brong Dimusnahkan, Pelanggar Didominasi Pelajar

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ratusan knalpot brong hasil razia selama pelaksanaan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) dimusnahkan oleh jajaran Satlantas Polres Ponorogo. Barang bukti tersebut dihancurkan dengan cara digergaji agar tidak dapat dipasang kembali pada kendaraan. Pemusnahan dilakukan setelah polisi melakukan penindakan di sejumlah titik wilayah Kabupaten Ponorogo selama operasi berlangsung. Knalpot yang tidak sesuai standar […]

    Bagikan
  • Namanya Terseret Polemik PAW Anggota DPRD Magetan, Ini Respon Bupati Nanik

    Namanya Terseret Polemik PAW Anggota DPRD Magetan, Ini Respon Bupati Nanik

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polemik Pergantian Antar Waktu (PAW) Nur Wakhid anggota DPRD Kabupaten Magetan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terus mencuri perhatian publik. Isu yang semula menjadi dinamika internal partai kini berkembang ke ranah politik terbuka dan masuk jalur hukum. Situasi semakin kompleks setelah nama Bupati Magetan, Nanik Sumantri, ikut terseret dalam perdebatan tersebut. […]

    Bagikan
  • Satu Tewas dalam Kecelakaan Beruntun di Jalur Ngawi–Mantingan

    Satu Tewas dalam Kecelakaan Beruntun di Jalur Ngawi–Mantingan

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan Raya Ngawi–Mantingan, tepatnya di kilometer 33–34, Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, Rabu (29/10/2025) sore. Insiden tersebut menewaskan seorang pengendara sepeda motor di lokasi kejadian. Peristiwa nahas itu berlangsung sekitar pukul 16.15 WIB. Berdasarkan keterangan kepolisian, kecelakaan bermula ketika truk Isuzu […]

    Bagikan
  • Kebut Capaian Kinerja, Puskesmas Dagangan Gencarkan Program Pelita ASI Untuk Tekan Angka Stunting

    Kebut Capaian Kinerja, Puskesmas Dagangan Gencarkan Program Pelita ASI Untuk Tekan Angka Stunting

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Puskesmas Dagangan mencatat capaian signifikan dalam pelayanan kesehatan semester pertama 2025 sekaligus meluncurkan program inovasi untuk mempercepat penurunan angka stunting di Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun. Dalam rapat lintas sektor yang dihadiri Muspika, kepala desa, PKK Kecamatan, dan Desa, Kepala Puskesmas Dagangan dr. Yanti Umi Anggraeni melaporkan bahwa program Cek Kesehatan […]

    Bagikan
expand_less