Berita Terkini
Trending Tags

Menhaj Gus Irfan Buka Kick Off Manasik Haji Nasional dan Expo 2026 di Kota Madiun 

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 30
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ribuan peserta mengikuti Kick Off Manasik Haji di Stadion Wilis. (25/9/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun — Kick Off Manasik Haji Nasional dan Expo 2026 UMKM & Ekosistem Haji dan Umrah digelar pada 25–27 September 2026 di Stadion Wilis, Kota Madiun, Jawa Timur.

Kegiatan yang diikuti ribuan umat muslim dari berbagai daerah di Jawa Timur tersebut dibuka langsung oleh Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Mochamad Irfan Yusuf atau yang akrab disapa Gus Irfan.

Selain menjadi ajang pembukaan manasik haji secara nasional, Expo 2026 juga menghadirkan berbagai produk UMKM dan pelaku usaha yang berkaitan dengan ekosistem haji dan umrah. Pemerintah berharap penyelenggaraan tersebut tidak hanya memberikan edukasi kepada calon jemaah, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun menyambut positif kepercayaan pemerintah pusat yang menjadikan Kota Madiun sebagai tuan rumah kegiatan tersebut.

Menurutnya, penyelenggaraan Expo Haji dan Umrah serta Kick Off Manasik Haji Nasional menjadi momentum penting bagi Kota Madiun untuk menunjukkan keramahan sekaligus potensi daerah.

“Senang sekali, kota kita yang kecil ini dipercaya menjadi tuan rumah pertama kali adanya Expo Haji dan Umroh serta Kick Off Manasik Haji 2026. Pertama kali di Indonesia, di Kota Madiun,” ujar Bagus.

Sebagai tuan rumah, Pemkot Madiun ingin memberikan pelayanan terbaik kepada para tamu yang datang selama kegiatan berlangsung.

Image Not Found
Expo 2026 menghadirkan UMKM dan pelaku ekosistem haji dan umrah. Foto : Kris-Sinergia

Bagus juga melihat kegiatan tersebut sebagai peluang untuk menggerakkan roda perekonomian lokal. Ribuan peserta yang datang ke Madiun diharapkan tidak hanya mengikuti rangkaian kegiatan di Stadion Wilis, tetapi juga berkunjung ke pusat-pusat kuliner dan wisata di Kota Pendekar.

“Ekonominya hari ini saja berapa. Tadi saya lihat bis-bisan. Mudah-mudahan nanti habis dari sini ibu-ibu, bapak-bapak ini mampir ke PSC, beli jajan lagi, beli ini. Ya, pokoknya luar biasa,” katanya.

Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf menjelaskan bahwa Expo Haji dan Umrah menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan manfaat ekonomi penyelenggaraan ibadah haji dan umrah bagi masyarakat Indonesia.

Salah satunya dengan mendorong penggunaan produk-produk Indonesia untuk memenuhi kebutuhan jemaah haji dan umrah.

Namun, upaya tersebut memiliki sejumlah tantangan. Gus Irfan menyebut pengiriman produk, terutama makanan, ke Arab Saudi memiliki persyaratan yang cukup ketat.

Di sisi lain, kondisi geopolitik turut berdampak terhadap biaya transportasi dan distribusi barang.

“Untuk membawa makanan ke Saudi ini persyaratannya cukup berat. Yang kedua, situasi geopolitik juga sangat mengganggu, di mana harga-harga transportasi sangat melonjak,” jelasnya.

Karena itu, pemerintah perlu memperhitungkan secara cermat biaya transportasi dalam upaya membawa produk Indonesia ke dalam ekosistem haji dan umrah.

Sementara, Kick Off Manasik Haji Nasional menjadi bagian lain yang tidak kalah penting. Setelah peluncuran tersebut, manasik haji diharapkan mulai dilaksanakan secara lebih luas di berbagai daerah di Indonesia.

Image Not Found
Menhaj Gus Irfan membuka Kick Off Manasik Haji Nasional 2026. Foto : Kris-Sinergia

Gus Irfan mengatakan manasik sejak dini diperlukan agar calon jemaah memahami tata cara pelaksanaan ibadah haji, termasuk rukun dan wajib haji.

Pemerintah juga berharap jemaah dapat lebih mandiri ketika berada di Tanah Suci dan tidak sepenuhnya bergantung kepada pihak lain.

“Kita berharap mereka di sana sudah tahu apa yang harus dilakukan,” katanya.

Manasik juga menjadi ruang untuk memberikan pemahaman terhadap perbedaan pandangan fikih yang mungkin ditemui jemaah. Dengan pemahaman tersebut, perbedaan tata cara ibadah diharapkan tidak berkembang menjadi perdebatan ketika jemaah sudah berada di Arab Saudi.

“Sehingga di sana, di Saudi, tidak ada lagi perdebatan tentang manasik hajinya,” ujar Gus Irfan.

Selain pemahaman manasik, aspek kesehatan menjadi perhatian pemerintah dalam persiapan haji mendatang.

Gus Irfan mengatakan pemeriksaan kesehatan calon jemaah perlu dilakukan sejak lebih awal. Dengan demikian, calon jemaah dapat mengetahui kondisi kesehatannya sebelum memasuki tahapan pelunasan biaya haji maupun keberangkatan.

Pemerintah juga menargetkan penurunan jumlah jemaah haji Indonesia yang meninggal dunia selama penyelenggaraan ibadah haji.

“Tahun 2025 yang meninggal ada sekitar 470-an itu jadi separuh jemaah haji seluruh dunia yang meninggal di Arab Saudi. Kalau tahun 2026 kemarin kita tekan sekitar 350 jemaah. Karena itu persiapan kesehatan bagian yang sangat penting,” tegasnya.

Di tengah pelaksanaan Kick Off Manasik Haji Nasional, Kementerian Haji dan Umrah juga terus mematangkan persiapan penyelenggaraan ibadah haji 2027.

Gus Irfan mengatakan pembahasan pembiayaan haji dilakukan cukup panjang bersama DPR RI. Sejumlah komponen seperti hotel dan makanan disebut telah mencapai kesepakatan. Sementara itu, komponen penerbangan masih menjadi pembahasan.

Menurut Gus Irfan, terdapat ketentuan pembagian pengangkutan sekitar 200.000 jemaah dengan porsi 50 persen menggunakan Garuda Indonesia dan 50 persen menggunakan Saudia Airlines.

Ia menyebut terdapat perbedaan penawaran harga antara kedua maskapai tersebut. Garuda Indonesia disebut menawarkan sekitar Rp38 juta, sedangkan Saudia hampir Rp42 juta.

Pemerintah, lanjutnya, masih berupaya agar terdapat penyesuaian harga dari pihak Saudia.

“Kita ingin Saudia ikut turun seperti Garuda, tapi mereka tetap bertahan dengan angka itu,” ujarnya.

Pembahasan tersebut masih terus dilakukan dengan mempertimbangkan kewajaran harga sekaligus kemampuan pembiayaan penyelenggaraan haji.

Selama tiga hari penyelenggaraan, Stadion Wilis tidak hanya menjadi tempat berkumpulnya calon jemaah dan masyarakat untuk mengikuti manasik. Kehadiran Expo 2026 juga membuka ruang pertemuan antara pelaku UMKM, ekosistem usaha haji dan umrah, serta masyarakat. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata Diajak City Tour dan Napak Tilas Haji

    Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata Diajak City Tour dan Napak Tilas Haji

    • calendar_month Minggu, 15 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Sinergia | Mekkah, Arab Saudi – Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata memanfaatkan waktu sebaik mungkin selama berada di Mekkah, Arab Saudi. Kali ini, jemaah Sindo Wisata akan diajak untuk city tour Mekkah Al Mukarrahmah pada Sabtu (14/06/2025). Seluruh jemaah pun mengikuti city tour ini untuk menikmati suasana Kota Mekkah. Gua Tsur Menjadi Tempat Nabi Muhammad […]

    Bagikan
  • Senyum Sumringah Jemingan, Motornya Yang Hilang Saat Nonton Wayang Kembali

    Senyum Sumringah Jemingan, Motornya Yang Hilang Saat Nonton Wayang Kembali

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Senyum sumringah merekah di wajah Jemingan, warga Kecamatan Kauman, Ponorogo. Pasalnya, sepeda motor Honda Kharisma miliknya yang sempat hilang dicuri saat menonton pertunjukan wayang kulit di Balai Desa Bringin, akhirnya berhasil ditemukan dan dikembalikan oleh pihak kepolisian. Peristiwa pencurian terjadi pada 15 Juli 2025 malam. Saat itu, Jemingan tengah asyik menikmati […]

    Bagikan
  • Jelang Ramadan dan Idul Fitri 2025, Satgas Pangan Cek Bapokting

    Jelang Ramadan dan Idul Fitri 2025, Satgas Pangan Cek Bapokting

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menyambut bulan Ramadan dan Idul Fitri 2025, jajaran Satgas Pangan Kota Madiun yang terdiri Dinas Perdagangan Kota Madiun, Satreskrim Polres Madiun Kota, Pertamina, dan Kejaksaan Negeri Kota Madiun melakukan pemantauan ketersediaan Bahan Pokok dan Barang Penting (Bapokting) pada Rabu (19/2/2025). Pemantauan dilakukan di sejumlah titik diantaranya Gudang Bulog, Pasar Besar […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Pastikan PBB Tak Naik, Bunda Nanik: “Jangan Sampai Memberatkan Rakyat”

    Pemkab Magetan Pastikan PBB Tak Naik, Bunda Nanik: “Jangan Sampai Memberatkan Rakyat”

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Warga Kabupaten Magetan bisa sedikit bernapas lega. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) memastikan tidak akan ada kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) pada tahun ini. Kepastian itu disampaikan langsung oleh Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti. “Pajak bumi dan bangunan di Magetan nggak naik, mas,” tegas Bunda Nanik, sapaan akrabnya. Menurutnya, […]

    Bagikan
  • Stasiun Caruban Kian Modern, Jadi Andalan Mobilitas Warga Madiun

    Stasiun Caruban Kian Modern, Jadi Andalan Mobilitas Warga Madiun

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Stasiun Caruban terus menunjukkan perannya sebagai pusat mobilitas masyarakat di Kabupaten Madiun. Berada di bawah pengelolaan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun, stasiun yang terletak di Kecamatan Mejayan tersebut kini tidak hanya menjadi titik keberangkatan dan kedatangan penumpang, tetapi juga berkembang sebagai simpul konektivitas yang semakin modern dan […]

    Bagikan
  • Satnarkoba Polres Madiun Kota Bekuk Dua Pengedar, Amankan 300 Gram Sabu-Sabu

    Satnarkoba Polres Madiun Kota Bekuk Dua Pengedar, Amankan 300 Gram Sabu-Sabu

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Madiun Kota mengungkap dua kasus peredaran narkotika jenis sabu-sabu pada Februari 2026. Dari dua lokasi berbeda, polisi mengamankan total barang bukti sekitar 300 gram atau 3 ons sabu dan menetapkan dua tersangka sebagai pengedar. Hal itu disampaikan dalam konferensi pers oleh Kasatnarkoba Polres Madiun Kota, […]

    Bagikan
expand_less