Minggu, 11 Okt 2026
Trending Tags

Menhaj Gus Irfan Buka Kick Off Manasik Haji Nasional dan Expo 2026 di Kota Madiun 

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
  • visibility 135
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ribuan peserta mengikuti Kick Off Manasik Haji di Stadion Wilis. (25/9/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun — Kick Off Manasik Haji Nasional dan Expo 2026 UMKM & Ekosistem Haji dan Umrah digelar pada 25–27 September 2026 di Stadion Wilis, Kota Madiun, Jawa Timur.

Kegiatan yang diikuti ribuan umat muslim dari berbagai daerah di Jawa Timur tersebut dibuka langsung oleh Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Mochamad Irfan Yusuf atau yang akrab disapa Gus Irfan.

Selain menjadi ajang pembukaan manasik haji secara nasional, Expo 2026 juga menghadirkan berbagai produk UMKM dan pelaku usaha yang berkaitan dengan ekosistem haji dan umrah. Pemerintah berharap penyelenggaraan tersebut tidak hanya memberikan edukasi kepada calon jemaah, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun menyambut positif kepercayaan pemerintah pusat yang menjadikan Kota Madiun sebagai tuan rumah kegiatan tersebut.

Menurutnya, penyelenggaraan Expo Haji dan Umrah serta Kick Off Manasik Haji Nasional menjadi momentum penting bagi Kota Madiun untuk menunjukkan keramahan sekaligus potensi daerah.

“Senang sekali, kota kita yang kecil ini dipercaya menjadi tuan rumah pertama kali adanya Expo Haji dan Umroh serta Kick Off Manasik Haji 2026. Pertama kali di Indonesia, di Kota Madiun,” ujar Bagus.

Sebagai tuan rumah, Pemkot Madiun ingin memberikan pelayanan terbaik kepada para tamu yang datang selama kegiatan berlangsung.

Image Not Found
Expo 2026 menghadirkan UMKM dan pelaku ekosistem haji dan umrah. Foto : Kris-Sinergia

Bagus juga melihat kegiatan tersebut sebagai peluang untuk menggerakkan roda perekonomian lokal. Ribuan peserta yang datang ke Madiun diharapkan tidak hanya mengikuti rangkaian kegiatan di Stadion Wilis, tetapi juga berkunjung ke pusat-pusat kuliner dan wisata di Kota Pendekar.

“Ekonominya hari ini saja berapa. Tadi saya lihat bis-bisan. Mudah-mudahan nanti habis dari sini ibu-ibu, bapak-bapak ini mampir ke PSC, beli jajan lagi, beli ini. Ya, pokoknya luar biasa,” katanya.

Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf menjelaskan bahwa Expo Haji dan Umrah menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan manfaat ekonomi penyelenggaraan ibadah haji dan umrah bagi masyarakat Indonesia.

Salah satunya dengan mendorong penggunaan produk-produk Indonesia untuk memenuhi kebutuhan jemaah haji dan umrah.

Namun, upaya tersebut memiliki sejumlah tantangan. Gus Irfan menyebut pengiriman produk, terutama makanan, ke Arab Saudi memiliki persyaratan yang cukup ketat.

Di sisi lain, kondisi geopolitik turut berdampak terhadap biaya transportasi dan distribusi barang.

“Untuk membawa makanan ke Saudi ini persyaratannya cukup berat. Yang kedua, situasi geopolitik juga sangat mengganggu, di mana harga-harga transportasi sangat melonjak,” jelasnya.

Karena itu, pemerintah perlu memperhitungkan secara cermat biaya transportasi dalam upaya membawa produk Indonesia ke dalam ekosistem haji dan umrah.

Sementara, Kick Off Manasik Haji Nasional menjadi bagian lain yang tidak kalah penting. Setelah peluncuran tersebut, manasik haji diharapkan mulai dilaksanakan secara lebih luas di berbagai daerah di Indonesia.

Image Not Found
Menhaj Gus Irfan membuka Kick Off Manasik Haji Nasional 2026. Foto : Kris-Sinergia

Gus Irfan mengatakan manasik sejak dini diperlukan agar calon jemaah memahami tata cara pelaksanaan ibadah haji, termasuk rukun dan wajib haji.

Pemerintah juga berharap jemaah dapat lebih mandiri ketika berada di Tanah Suci dan tidak sepenuhnya bergantung kepada pihak lain.

“Kita berharap mereka di sana sudah tahu apa yang harus dilakukan,” katanya.

Manasik juga menjadi ruang untuk memberikan pemahaman terhadap perbedaan pandangan fikih yang mungkin ditemui jemaah. Dengan pemahaman tersebut, perbedaan tata cara ibadah diharapkan tidak berkembang menjadi perdebatan ketika jemaah sudah berada di Arab Saudi.

“Sehingga di sana, di Saudi, tidak ada lagi perdebatan tentang manasik hajinya,” ujar Gus Irfan.

Selain pemahaman manasik, aspek kesehatan menjadi perhatian pemerintah dalam persiapan haji mendatang.

Gus Irfan mengatakan pemeriksaan kesehatan calon jemaah perlu dilakukan sejak lebih awal. Dengan demikian, calon jemaah dapat mengetahui kondisi kesehatannya sebelum memasuki tahapan pelunasan biaya haji maupun keberangkatan.

Pemerintah juga menargetkan penurunan jumlah jemaah haji Indonesia yang meninggal dunia selama penyelenggaraan ibadah haji.

“Tahun 2025 yang meninggal ada sekitar 470-an itu jadi separuh jemaah haji seluruh dunia yang meninggal di Arab Saudi. Kalau tahun 2026 kemarin kita tekan sekitar 350 jemaah. Karena itu persiapan kesehatan bagian yang sangat penting,” tegasnya.

Di tengah pelaksanaan Kick Off Manasik Haji Nasional, Kementerian Haji dan Umrah juga terus mematangkan persiapan penyelenggaraan ibadah haji 2027.

Gus Irfan mengatakan pembahasan pembiayaan haji dilakukan cukup panjang bersama DPR RI. Sejumlah komponen seperti hotel dan makanan disebut telah mencapai kesepakatan. Sementara itu, komponen penerbangan masih menjadi pembahasan.

Menurut Gus Irfan, terdapat ketentuan pembagian pengangkutan sekitar 200.000 jemaah dengan porsi 50 persen menggunakan Garuda Indonesia dan 50 persen menggunakan Saudia Airlines.

Ia menyebut terdapat perbedaan penawaran harga antara kedua maskapai tersebut. Garuda Indonesia disebut menawarkan sekitar Rp38 juta, sedangkan Saudia hampir Rp42 juta.

Pemerintah, lanjutnya, masih berupaya agar terdapat penyesuaian harga dari pihak Saudia.

“Kita ingin Saudia ikut turun seperti Garuda, tapi mereka tetap bertahan dengan angka itu,” ujarnya.

Pembahasan tersebut masih terus dilakukan dengan mempertimbangkan kewajaran harga sekaligus kemampuan pembiayaan penyelenggaraan haji.

Selama tiga hari penyelenggaraan, Stadion Wilis tidak hanya menjadi tempat berkumpulnya calon jemaah dan masyarakat untuk mengikuti manasik. Kehadiran Expo 2026 juga membuka ruang pertemuan antara pelaku UMKM, ekosistem usaha haji dan umrah, serta masyarakat. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Maidi Cek Lahan Kantor Kemenhaj dan TPS 3R Terpadu

    Wali Kota Maidi Cek Lahan Kantor Kemenhaj dan TPS 3R Terpadu

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 342
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi melakukan peninjauan dan pemantauan sarana dan prasarana pelayanan Pemerintah Kota Madiun pada Selasa (06/01/2026). Salah satunya terkait rencana pembangunan kantor Kementerian Haji dan Umroh di Kota Madiun. Salah satu titik lahan yang disiapkan berada di seputaran Jalan Ring Road di Kelurahan Winongo Kecamata Manguharjo. “Itu tanahnya […]

    Bagikan
  • KA Madiun Jaya New Generation: Sudah 10.571 Penumpang, Kamu Kapan Coba?

    KA Madiun Jaya New Generation: Sudah 10.571 Penumpang, Kamu Kapan Coba?

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 1.551
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – KA Madiun Jaya yang beroperasi sejak 21 Maret 2025 lalu mulai menjadi pilihan para pelanggan. Terbukti, jumlah penumpang KA Madiun Jaya 10.571 pelanggan telah menikmati perjalanan dari Stasiun Madiun – Pasar Senen PP. Dengan rincian sebanyak 2.573 penumpang menggunakan kelas layanan eksekutif dan 7.998 penumpang menggunakan kelas ekonomi. KA Madiun […]

    Bagikan
  • Soal Perbaikan Sekolah Rusak, Disdikpora Magetan Andalkan Program Revitalisasi dari Pemerintah Pusat

    Soal Perbaikan Sekolah Rusak, Disdikpora Magetan Andalkan Program Revitalisasi dari Pemerintah Pusat

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Magetan memastikan terus melakukan pendataan dan pemetaan terhadap bangunan sekolah yang mengalami kerusakan, baik di jenjang SD maupun SMP. Langkah tersebut dilakukan untuk menentukan skala prioritas perbaikan di tengah keterbatasan kemampuan anggaran daerah. Kepala Disdikpora Magetan, Suhardi, mengatakan setiap laporan kerusakan sekolah akan diverifikasi […]

    Bagikan
  • Pemilik Landak Jawa Divonis Percobaan, Jaksa Ajukan Banding

    Pemilik Landak Jawa Divonis Percobaan, Jaksa Ajukan Banding

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun menjatuhkan vonis pidana percobaan terhadap Darwanto, terdakwa kasus kepemilikan satwa dilindungi berupa landak jawa. Putusan tersebut dibacakan dalam sidang perkara pidana khusus lingkungan hidup nomor 31/Pidsus-LH/2025/PN Kab Madiun, Kamis (22/1/2026). Majelis hakim menyatakan Darwanto terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah sebagaimana dakwaan Jaksa Penuntut Umum […]

    Bagikan
  • Warga Serbu Penyaluran 20 Ton Beras Murah oleh Polres Ngawi

    Warga Serbu Penyaluran 20 Ton Beras Murah oleh Polres Ngawi

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Sebanyak 20 ton beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) disalurkan Polres Ngawi bersama Polsek jajaran kepada masyarakat, Senin (11/08/2025). Penyaluran dilakukan melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Mapolres Ngawi. Beras SPHP yang disediakan Perum Bulog Cabang Madiun itu dijual seharga Rp11.500 per kilogram. Tujuannya, menjaga kestabilan harga dan […]

    Bagikan
  • Hanya Fraksi Demokrat yang Bacakan Pandangan Umum LKP APBD 2025, Soroti Akurasi Anggaran hingga Nasib UMKM Magetan

    Hanya Fraksi Demokrat yang Bacakan Pandangan Umum LKP APBD 2025, Soroti Akurasi Anggaran hingga Nasib UMKM Magetan

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Fraksi Partai Demokrat menjadi satu-satunya fraksi yang membacakan pandangan umum dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Magetan dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025. Pembacaan tersebut dilakukan atas persetujuan seluruh peserta rapat, sementara fraksi-fraksi lainnya memilih […]

    Bagikan
expand_less