Berita Terkini
Trending Tags

Menikmati Sajian Aneka Kue dari Ubi Ungu, Kini Diburu Pecinta Kuliner

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
  • visibility 468
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ubi ungu diolah menjadi berbagai jenis kue dengan tampilan menarik dan cita rasa khas. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Kreativitas mengolah bahan pangan lokal membawa berkah bagi Emi Atikah, seorang ibu rumah tangga asal Jalan Parang Ukel, Kelurahan Kadipaten, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo. Berawal dari melimpahnya ubi ungu di lingkungan sekitar dengan harga yang relatif murah, Emi berhasil menyulapnya menjadi aneka kue bernilai jual tinggi dengan omzet mencapai ratusan juta rupiah per bulan.

Ubi ungu yang selama ini identik dengan olahan sederhana seperti direbus atau digoreng, di tangan Emi diolah menjadi berbagai jenis kue dengan tampilan menarik dan cita rasa khas. Beragam produk yang dihasilkan antara lain donat, kue lumpur, nona manis, pie ubi, hingga puding berbahan dasar ubi ungu.

Dalam proses produksinya, Emi menggunakan ubi ungu segar yang dibeli langsung dari petani lokal. Ubi tersebut dikupas, dipotong kecil-kecil, kemudian dicuci dengan air mengalir untuk menghilangkan getah. Setelah bersih, ubi dikukus hingga matang sebelum dihaluskan dan dicampur dengan berbagai bahan lain untuk dijadikan adonan kue.

“Karena ubi ungu di sini sangat melimpah dan harganya lebih murah, akhirnya saya coba kombinasikan menjadi berbagai jenis kue,” ujar Emi Atikah saat ditemui di rumah produksinya.

Image Not Found
Salah seorang pembeli menikmati sajian olahan kue berbahan ubi ungu. Foto : Ega-Sinergia

Setelah adonan diolah dan dimasak, setiap kue diberi beragam topping seperti keju dan variasi lainnya agar tampil lebih menarik sekaligus menambah cita rasa. Meski terbilang belum lama dipasarkan, aneka kue ubi ungu ini langsung mendapat respons positif dari masyarakat, khususnya kalangan anak muda dan pecinta kuliner.

Selain tampilannya yang cantik, kue berbahan dasar ubi ungu juga dinilai lebih sehat. Ubi ungu dikenal kaya serat dan antioksidan, serta dianggap baik untuk membantu menjaga kestabilan gula darah.

Salah seorang pembeli, Shella Prasetia, mengaku menyukai olahan kue berbahan ubi ungu tersebut. “Rasanya lebih enak dan alami. Manisnya lebih terasa, santannya juga kerasa. Yang paling saya suka itu nona manis karena gurih dan lumer,” tuturnya.

Tak hanya diminati masyarakat umum, aneka kue ubi ungu produksi Emi juga banyak dipesan oleh sejumlah rumah sakit di Kabupaten Ponorogo. Kue-kue tersebut kerap disajikan untuk tenaga medis maupun pasien karena dinilai lebih aman dan memiliki nilai gizi yang baik.

“Kami memang bekerja sama dengan beberapa rumah sakit. Untuk pasien biasanya dipilihkan kue yang variatif, berbahan alami, dan tinggi serat. Ubi ungu nilai nutrisinya cukup tinggi sehingga lebih sehat,” jelas Emi.

Dalam sehari, Emi Atikah mampu memproduksi sedikitnya 1.500 buah aneka kue ubi ungu. Setiap kue dijual dengan harga mulai Rp2.500 hingga Rp3.500 per buah. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa inovasi sederhana berbasis potensi lokal mampu memberikan nilai ekonomi tinggi sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat.(ega).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Buyung

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Disabilitas Internasional, Pemkab Madiun Dorong Kesetaraan dan Kesetiakawanan Sosial

    Hari Disabilitas Internasional, Pemkab Madiun Dorong Kesetaraan dan Kesetiakawanan Sosial

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Peringatan Hari Disabilitas Internasional yang dipadukan dengan momentum Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional berlangsung meriah di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Mojopurno, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Selasa (09/12/2025). Acara tersebut digelar oleh Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Sosial sebagai bentuk komitmen untuk memperkuat inklusivitas dan kebersamaan. Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menegaskan bahwa […]

    Bagikan
  • Buntut Pembubaran Bedah Buku “Reset Indonesia” Puluhan Mahasiswa Tuntut Copot Camat Madiun

    Buntut Pembubaran Bedah Buku “Reset Indonesia” Puluhan Mahasiswa Tuntut Copot Camat Madiun

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Madiun menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Madiun, Kecamatan Mejayan, Rabu (24/12/2025).  Aksi demonstrasi dipicu insiden pembubaran acara bedah dan diskusi buku karya kolektif Tim Indonesia Baru—yang ditulis Farid Gaban, Dandhy Laksono, Yusuf Priambodo, dan Benaya Harobu—yang […]

    Bagikan
  • Antusias Warga Menukarkan Uang yang Diadakan Bank Indonesia

    Antusias Warga Menukarkan Uang yang Diadakan Bank Indonesia

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Puluhan warga memanfaatkan layanan penukaran uang yang diadakan oleh Bank Indonesia (BI) Kediri di depan Masjid Agung Kota Madiun pada Selasa 4/3/2025. Penukaran uang ini di sambut antusias warga masyarakat yang ingin menukarkan uang menjadi nominal pecahan untuk persiapan Lebaran Idul Fitri mendatang. Tak hanya warga Kota Madiun, namun warga […]

    Bagikan
  • PDI Perjuangan Magetan Desak Pembentukan Satgasus dan Buka–Tutup Jalur di Area Rawan Longsor Sarangan

    PDI Perjuangan Magetan Desak Pembentukan Satgasus dan Buka–Tutup Jalur di Area Rawan Longsor Sarangan

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Dua kejadian tanah longsor yang terjadi berdekatan di kawasan Wisata Telaga Sarangan, Kecamatan Plaosan, pada Kamis (15/1/2026) dan Sabtu (17/1/2026). Ketua DPC PDI Perjuangan Magetan Diana Sasa meminta Pemerintah Kabupaten Magetan mengambil langkah cepat dan terukur untuk menjamin keselamatan warga maupun wisatawan. Menurutnya, kawasan Sarangan memasuki periode rawan bencana seiring tingginya […]

    Bagikan
  • Dikenal Pendiam, Keluarga Ungkap Sifat Terduga Pelaku Pembunuhan Nur Aini Play Button

    Dikenal Pendiam, Keluarga Ungkap Sifat Terduga Pelaku Pembunuhan Nur Aini

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Penyelidikan kasus pembunuhan seorang ibu rumah tangga di Desa Golan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, terus berkembang. Polisi menetapkan Aji Saputra (30), anak kandung korban, sebagai terduga kuat pelaku tunggal dalam kasus pembunuhan tersebut. Hingga kini, keberadaan terduga pelaku masih dalam pencarian aparat kepolisian. Kasus yang menewaskan Nur Aini ini masih menyisakan […]

    Bagikan
  • Limbah Kotoran Sapi di Pudak Ponorogo Kini Dikelola Jadi Pupuk dan Gas

    Limbah Kotoran Sapi di Pudak Ponorogo Kini Dikelola Jadi Pupuk dan Gas

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Limbah kotoran sapi yang selama ini menjadi persoalan lingkungan di Kecamatan Pudak, Kabupaten Ponorogo, kini mulai dikelola secara modern. Dukungan pemerintah daerah yang menggandeng investor membuat limbah tersebut tidak lagi mencemari sungai, melainkan bisa diolah menjadi produk yang bermanfaat. Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, menjelaskan bahwa saat ini telah dibangun tempat pengelolaan […]

    Bagikan
expand_less